Presiden SBY Lantik Enam Dubes Baru

Presiden SBY Lantik Enam Dubes Baru
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbincang dengan enam dubes baru RI seusai acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/11) sore. (foto: abror/presidensby.info) (Foto: presidensby.info)
Rabu, 14 November 2012 | 17:26 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantik enam Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk bertugas di sejumlah negara sahabat.
 

Didampingi Wakil Presiden Boediono, SBY melantik enam orang Dubes baru tersebut di  Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/11) sore.
 
Pengangkatan enam dubes baru tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 105/P/Tahun 2012.
 
Kepala Negara memimpin pelantikan dengan membacakan sumpah jabatan yang diikuti secara serempak oleh keenam Dubes.
 
"Demi Allah saya bersumpah untuk diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh, langsung ataupun tak langsung, dengan nama atau dalih apapun, tiada memberikan sesuatu kepada siapapun juga. Bahwa saya untuk melakukan atau pun tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini, tiada sekali-kali menerima dari siapapun juga langsung atau pun tak langsung sesuatu janji atau pemberian," kata SBY saat membacakan sumpah jabatan diikuti oleh para dubes.
 
 Keenam dubes baru tersebut adalah:
 1. Teguh Wardoyo (Kerajaan Yordania Hasyimiah merangkap Otoritas Nasional Palestina berkedudukan di Abu Dhabi)
 2. Zakaria Anshar (Republik Tanzania merangkap Republik Burundi, Uni Comorros, dan Republik Rwanda berkedudukan di Dar Es Salaam)
 3. M Burhan Muhammad (Republik Islam Pakistan berkedudukan di Islamabad)
 4. Djumantoro Purwokoputro Purbo (Republik Slowakia berkedudukan di Bratislava)
 5. Rizali Wilmar Indrakesuma (India berkedudukan di New Delhi)
 6.. Iwan Wiranataatmadja (Republik Rakyat Bangladesh dan Republik Demokratik Nepal berkedudukan di Dhaka)

Dalam acara pelantikan ini SBY didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Boediono didampingi oleh Ibu Herawati Boediono.
 
Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan pejabat negara turut hadir seperti Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Sedangkan pejabat negara yang hadir seperti Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo.