Filipina Siap Buka Sekolah untuk Pertama Kalinya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Filipina Siap Buka Sekolah untuk Pertama Kalinya

Selasa, 21 September 2021 | 08:27 WIB
Oleh : Grace El Dora / LES

Manila, Beritasatu.com – Pemerintah Filipina akan membuka kembali hingga 120 sekolah untuk kelas tatap muka terbatas, untuk pertama kalinya sejak awal pandemi Covid-19. Para pejabat pemerintah mengatakan, langkah tersebut disetujui oleh Presiden Rodrigo Duterte, Senin (20/9/2021).

Kebanyakan negara saat ini telah membuka kembali sebagian atau seluruh sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Namun Filipina masih menutup sekolah sejak Maret 2020.

“Kita harus uji coba tatap muka (kelas) karena ini bukan hanya masalah pendidikan, ini masalah kesehatan mental anak-anak. Ini juga masalah ekonomi karena kita bisa kehilangan satu generasi jika tidak bertatap muka di kelas," kata juru bicara kepresidenan Harry Roque kepada wartawan.

Di bawah pedoman yang disetujui oleh Duterte pada Senin, sebanyak seratus sekolah umum di daerah yang dianggap minimal risiko penularan virus akan diizinkan untuk mengambil bagian dalam uji coba dua bulan.

Sebanyak 20 sekolah swasta juga dapat berpartisipasi.

Ruang kelas akan terbuka untuk anak-anak di taman kanak-kanak hingga kelas tiga sekolah dasar, sekolah menengah atas. Tetapi jumlah siswa dan jam yang dihabiskan dalam pelajaran tatap muka masih dibatasi.

Sekolah yang ingin ambil bagian akan dinilai kesiapannya dan perlu persetujuan dari pemerintah lokal untuk dibuka kembali. Persetujuan tertulis dari orang tua akan diperlukan.

“Kalau kelas percobaan aman, kalau efektif nanti kita tingkatkan secara bertahap,” kata Menteri Pendidikan Leonor Briones, Senin.

Duterte menolak usulan sebelumnya untuk percontohan pembukaan kembali sekolah, karena takut anak-anak dapat tertular Covid-19 dan menginfeksi kerabat yang lanjut usia.

Tetapi ada seruan yang berkembang dari dana anak-anak (UNICEF), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan banyak guru agar pembelajaran di sekolah dapat dilakukan secara langsung, di tengah kekhawatiran penutupan yang berkepanjangan memperburuk krisis pendidikan di negara tersebut.

Namun tidak jelas kapan uji coba akan dimulai atau sekolah mana yang akan dilibatkan.

Program pembelajaran campuran, yang melibatkan kelas daring, materi cetak, dan pelajaran yang disiarkan secara daringm elevisi dan media sosial, akan terus berlanjut.

France Castro dari Aliansi Guru Peduli mengatakan kepada AFP bahwa keputusan itu sudah lama tertunda.

Anak-anak berusia lima belas tahun di Filipina berusaha dalam membaca, matematika, dan sains, menurut data dari Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

hingga saat ini, sebagian besar siswa bersekolah di sekolah umum di mana ukuran kelas besar, metode pengajaran yang ketinggalan zaman, kurangnya investasi dalam infrastruktur dasar seperti toilet, dan kemiskinan telah dijadikan alasan yang menyebabkan anak-anak muda tertinggal dalam pendidikan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gobel Lakukan Diplomasi Herbal di Belarusia

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel melakukan diplomasi herbal melalui pertemuan dengan Ketua DPR Belarusia, Vladimir Andreichenko.

DUNIA | 22 Oktober 2021

India Berikan Satu Miliar Dosis Covid-19

India telah memberikan satu miliar dosis vaksin Covid-19 pada Kamis (21/10).

DUNIA | 22 Oktober 2021

Thailand Umumkan 45 Negara Bisa Masuk Tanpa Karantina, Indonesia Belum Termasuk

Dari daftar 45 negara, Indonesia belum termasuk. Sementara Singapura yang masuk kategori risiko tinggi Covid-19 oleh CDC AS masuk dalam daftar.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Taiwan Siap Bekerja Sama untuk Capai Masa Depan Dunia yang Bersih

Menteri Chang Tzi-chin mengatakan, pihaknya siap menjalin kerja sama dengan negara lain untuk menciptakan dunia yang lebih bersih.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Saham Evergrande Jatuh Setelah Gagal Diakuisisi

Harga saham raksasa properti Tiongkok Evergrande jatuh pada Kamis (21/10/2021) setelah melanjutkan perdagangan di Hong Kong.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Bicara di PBB, Wanita Afghanistan Minta Taliban Tak Diberi Kursi Perwakilan

PBB perlu memberikan kursi itu kepada seseorang yang menghormati hak semua orang di Afghanistan.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Jasad Pasangan Blogger Wisata Gabby Petito Ditemukan di Florida

Bagian tubuh manusia yang ditemukan di sebuah kawasan belantara di Florida, adalah jasad Brian Laundrie, pasangan blogger wisata Gabby Petito yang tewas.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Barbados Pilih Presiden Pertama Ganti Ratu Inggris sebagai Kepala Negara

Barbados telah memilih presidennya yang pertama untuk menggantikan Ratu Inggris Elizabeth II sebagai kepala negara.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Studi: Nyamuk Alien dari Asia Timur Kuasai Italia

Spesies nyamuk invasif dari Asia Timur perlahan menyebar ke seluruh Italia.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Banjir Bandang Melanda Malaysia, 1.000 Orang Dievakuasi

Lebih dari 1.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka setelah hujan lebat menyebabkan banjir bandang di beberapa negara bagian, pada Rabu (20/10/2021).

DUNIA | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Korban Pinjol Jangan Ragu Ajukan Perlindungan di LPSK

Korban Pinjol Jangan Ragu Ajukan Perlindungan di LPSK

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings