Laporan Tahunan 2021, Bagaimana Kebebasan Berinternet di Indonesia?
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Laporan Tahunan 2021, Bagaimana Kebebasan Berinternet di Indonesia?

Selasa, 21 September 2021 | 13:31 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Paris, Beritasatu.com - Freedom on the Net, pada Selasa (21/9/2021) mengeluarkan laporan tahunan 2021 mengenai kebebasan berinternet di negara-negara di dunia. Disusun oleh lembaga think-tank Freedom House AS, survei tersebut memberi negara-negara skor 100 untuk tingkat kebebasan Internet yang dinikmati warga, termasuk sejauh mana mereka menghadapi pembatasan konten yang dapat mereka akses.

Islandia menduduki peringkat teratas, diikuti oleh Estonia dan Kosta Rika, negara pertama di dunia yang menyatakan akses Internet sebagai hak asasi manusia. Di sisi lain, Tiongkok dinobatkan sebagai penyalahguna kebebasan Internet terburuk di dunia, menjatuhkan hukuman penjara berat untuk perbedaan pendapat online.

Lalu bagaimana dengan posisi Indonesia?

Laporan tahun 2020 menempatkan Indonesia di posisi ke-49.

Dalam situs freedomhouse.org disebutkan, kebebasan internet di Indonesia menurun karena meningkatnya disinformasi dan propaganda pro-pemerintah, serta serangan teknis yang menargetkan aktivis, jurnalis, dan masyarakat sipil.

Pemerintah kembali membatasi akses internet selama masa pertanggungan, pada Agustus dan September 2019, konektivitas terbatas di tengah protes di provinsi Papua dan Papua Barat. Namun, pengadilan kemudian memutuskan untuk mendukung kelompok masyarakat sipil, menyatakan pembatasan itu melanggar hukum.

Sementara itu, kritik terhadap pemerintah, jurnalis, dan pengguna biasa terus menghadapi tuntutan pidana dan pelecehan sebagai pembalasan atas aktivitas online mereka.

Untuk tahun 2021, Indonesia menempati peringkat ke-48 dalam laporan kebebasan berinternet.

Disebutkan, kebebasan internet di Indonesia menurun selama periode cakupan, karena peraturan baru yang memberlakukan persyaratan penghapusan dan pendaftaran pada berbagai perusahaan teknologi. Akses internet di Papua kembali terganggu, dengan beberapa gangguan bertepatan dengan peristiwa yang berkaitan dengan kemerdekaan Papua.

Sementara itu, kritik terhadap pemerintah, jurnalis, dan pengguna biasa terus menghadapi tuntutan pidana dan pelecehan sebagai pembalasan atas aktivitas online mereka. Wartawan, outlet berita, dan lembaga think tank menghadapi lebih banyak serangan teknis untuk pelaporan online mereka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenangan Taliban di Afghanistan Mendorong Radikal Pakistan

Gerakan Taliban Pakistan telah dikuatkan oleh kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Pemimpin Junta Myanmar Salahkan Oposisi Atas Aksi Kekerasan

Pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing menyalahkan oposisi atas aksi kekerasan yang terjadi.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Israel Perkirakan 2.000 Serangan Roket Hizbullah Per Hari

Israel tidak ingin berperang dengan Hizbullah Lebanon tetapi siap menghadapi sekitar 2.000 roket sehari dari kelompok bersenjata itu jika konflik pecah

DUNIA | 18 Oktober 2021

PM Jepang: Pelepasan Air Limbah Fukushima Tidak Bisa Ditunda

PM baru Jepang Fumio Kishida mengatakan rencana pembuangan massal air limbah yang disimpan di pembangkit nuklir Fukushima tidak bisa ditunda

DUNIA | 18 Oktober 2021

Mantan Presiden AS Clinton Pulang dari RS California

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton pada Minggu (18/10/2021) diizinkan pulang dari rumah sakit California Selatan.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Serangan Koalisi Arab Tewaskan 165 Pemberontak Houthi

Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi telah menewaskan 165 pemberontak Houthi yang didukung Iran.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Anak Perempuan Afghanistan Kehilangan Harapan Bisa Sekolah Lagi

Anak perempuan Afghanistan mulai kehilangan harapan untuk bisa sekolah lagi.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Meksiko Kedatangan 2.000 Migran Gelap dalam 24 Jam

Meksiko mencatat kedatangan hampir 2.000 migran di negara itu dalam satu hari secara tidak teratur.

DUNIA | 18 Oktober 2021


Tiongkok Kecam AS dan Kanada yang Kerahkan Kapal Perang ke Selat Taiwan

Tiongkok mengecam Amerika Serikat (AS) dan Kanada karena mengirim kapal perang ke Selat Taiwan

DUNIA | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Jembatan Gantung


# Merah Putih


# Piala Thomas


# Luhut Pandjaitan


# Kasus Covid-19



TERKINI
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6,658,76, Dekati Rekor All Time High

IHSG Ditutup Menguat ke Level 6,658,76, Dekati Rekor All Time High

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings