Pemerintah Inggris Adakan Pertemuan Darurat Terkait Harga Gas yang Melambung
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Inggris Adakan Pertemuan Darurat Terkait Harga Gas yang Melambung

Selasa, 21 September 2021 | 13:59 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

London, Beritasatu.com - Pemerintah Inggris mengadakan pertemuan darurat dengan kelompok-kelompok dari sektor energi dan konsumen pada Senin (20/9/2021). Ini dilakukan setelah negara mengalami rekor harga gas yang di dalam negeri mengancam tagihan besar energi maupun mempersulit masa depan pemasok.

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson berusaha meyakinkan tentang prospek konsumen yang terkena lonjakan tagihan energi di musim dingin yang akan datang ini.

Selain itu, ada kemungkinan lebih banyak perusahaan energi kecil di Inggris bangkrut karena biaya tagihan energi yang lebih tinggi.

Menghadapi situasi yang bergerak cepat, Menteri Bisnis Inggris Kwasi Kwarteng mengadakan pertemuan meja bundar dengan perusahaan-perusahaan dari industri energi dan kelompok konsumen.

Berbicara selama kunjungan ke Amerika Serikat (AS), Johnson mengatakan orang harus diyakinkan. “Dalam arti bahwa ya ada banyak masalah jangka pendek, tidak hanya di negara kita ... tetapi di seluruh dunia yang disebabkan oleh persediaan gas dan segala jenis kekurangan,” kata Johnson, Senin (20/9).

"Kita harus mencoba dan memperbaikinya secepat mungkin, pastikan kita memiliki persediaan yang kita inginkan, pastikan kita tidak membiarkan perusahaan yang kita andalkan bangkrut. Kita harus melakukan semua yang kita bisa," jelasnya, lewat laporan media Inggris.

Harga gas alam di Inggris telah mencapai rekor tertinggi, ditambah dengan adanya kebakaran memusnahkan titik vital yang menghubungkan jaringan listrik negara itu ke Prancis.

Harga grosir untuk gas telah meroket 70% sejak Agustus 2021, menambah inflasi yang sudah kuat karena aktivitas ekonomi dibuka kembali setelah penguncian pandemi.

Harga di pasaran telah melonjak 203% sejak Januari 2021.

Banyak perusahaan kecil pemasok energi telah muncul di pasar Inggris selama beberapa tahun terakhir, meraih sejumlah besar pelanggan dari pemain mapan seperti British Gas.

Tetapi pada Senin, CEO perusahaan energi kecil Green Peter McGirr mengatakan prospek bisnisnya terlihat suram.

"Kami hanya tidak memiliki kantong yang dalam untuk terus melewati krisis ini. Saya pikir semua pemasok merasakan sedikit (masalah) ini, tetapi beberapa dari mereka memiliki lebih banyak kantong (dana) untuk mencoba dan keluar dari badai," tuturnya.

McGirr menyerukan perlunya dukungan pemerintah atau banyak perusahaan mungkin tidak akan bertahan untuk membayar tagihan energi selama musim dingin.

Kurangnya angin atmosfer untuk lokasi turbin, ditambah dengan pemadaman nuklir yang sedang berlangsung, dan penghentian tambang batu bara oleh pemerintah yang sadar masalah iklim, telah membuat sebagian Eropa bergulat dengan krisis energi.

Pemerintah Rusia mengatakan pipa gas Nord Stream 2 yang baru selesai ke Jerman akan mengurangi kekurangan energi selama musim dingin.

Tetapi pemerintah AS dan sekutu Uni Eropa, Ukraina, sangat menentang proyek yang didukung pemerintah Rusia tersebut. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tiongkok Rancang Aturan yang Bisa Hukum Orang Tua Atas Kelakuan Buruk Anaknya

Orang tua di Tiongkok yang anak-anaknya menunjukkan "perilaku yang sangat buruk" atau melakukan kejahatan dapat menghadapi hukuman.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

Kepergian Khalilzad terjadi setelah ia tidak dilibatkan dalam pembicaraan resmi pertama antara pemerintah Joe Biden dengan Taliban.

DUNIA | 19 Oktober 2021


Komisi Eropa Apresiasi Komitmen Indonesia Atasi Perubahan Iklim Dunia

Timmermans mengungkapkan, ada ambisi yang jelas dari Indonesia, yaitu menjadi salah satu pemimpin iklim di ASEAN.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Donald Trump Gugat Komite DPR yang Selidiki Kerusuhan di Capitol

Menurut Trump, komite itu meminta catatan Gedung Putih tentang dirinya secara tidak sah.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Sudah Divaksin Lengkap Namun Meninggal, Ini Penjelasan Medis Dokter dari Kasus Colin Powell

Mantan Menlu AS Colin Powell meninggal karena komplikasi Covid-19. Keluarganya mengumumkan, dia telah divaksinasi lengkap.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN, Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

Pemerintahan junta militer Myanmar telah membebaskan ratusan tahanan politik dari penjara Insein, termasuk juru bicara partai Aung San Suu Kyi.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tersangka Pembunuh yang Dapat Simpati Publik Tiongkok, Akhirnya Tewas dalam Pelarian

Tingkat simpati dan dukungan sangat tidak biasa bagi seorang tersangka pembunuh di Tiongkok, di mana pelaku pembunuhan dapat dihukum mati.

DUNIA | 19 Oktober 2021

5 Orang Tewas Diserang di Norwegia, Polisi: Korban Ditikam Bukan Dipanah

Korban, empat perempuan dan satu pria berusia 52-78 tahun tewas dalam serangan 13 Oktober di Kota Kongsberg, yang berjarak sekitar 70 km dari Ibu Kota Oslo.

DUNIA | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings