Di Sidang PBB, Biden Janji Gencarkan Diplomasi Tanpa Henti
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Di Sidang PBB, Biden Janji Gencarkan Diplomasi Tanpa Henti

Rabu, 22 September 2021 | 00:03 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bersumpah akan era baru “diplomasi tanpa henti” saat dunia menghadapi Covid, perubahan iklim, dan Tiongkok. Seperti dilaporkan CNBC, Selasa (21/9/2021), langkah itu akan memungkinkan AS untuk beralih ke tantangan global lainnya seperti pandemi Covid, perubahan iklim, dan Tiongkok yang ambisius.

“Saat kami menutup periode perang tanpa henti ini, kami membuka era baru diplomasi tanpa henti,” kata Biden berpidato di pertemuan Majelis Umum PBB ke-76 yang diperkecil karena pandemi Covid-19. Mayoritas pemimpin menyampaikan pidato yang direkam sebelumnya.

Pidato Biden kepada badan yang beranggotakan 193 itu, yang pertama sejak ia menjabat pada Januari, datang ketika ia berusaha untuk membangun kembali aliansi yang hancur di bawah pemerintahan pendahulunya dan merebut kembali posisi kepemimpinan global.

“Ketika Amerika Serikat mengalihkan fokus kami ke prioritas dan kawasan seperti Indo-Pasifik yang paling penting hari ini dan besok kami akan melakukannya dengan sekutu dan mitra kami melalui kerja sama lembaga multilateral seperti PBB untuk memperkuat kolektif kami. kekuatan dan kecepatan,” kata Biden dari mimbar pembicara hijau.

“Alih-alih melanjutkan perang di masa lalu, kami memusatkan perhatian dan mencurahkan sumber daya kami untuk tantangan yang memegang kunci masa depan kolektif kami,” kata presiden.

Masa depan kolektif itu tegang oleh pandemi yang berkelanjutan, ketidakpastian perubahan iklim, serta meningkatnya ketegangan tidak hanya dengan Tiongkok, tetapi juga di dalam aliansi NATO itu sendiri. Keputusan minggu lalu oleh Inggris dan AS untuk mencapai kesepakatan militer dengan Australia meninggalkan Prancis di sela-sela, menciptakan pertikaian diplomatik.

“Kekuatan militer AS harus menjadi alat pilihan terakhir kami, bukan yang pertama. Itu tidak boleh digunakan sebagai jawaban untuk setiap masalah yang kita lihat di seluruh dunia,” tambahnya.

Di bawah pengawasan Biden, penarikan sekitar 3.000 tentara AS dari Afghanistan pada akhir perang terlama AS berakhir dengan bencana ketika Taliban melakukan serangkaian kemenangan mengejutkan di medan perang. Meskipun kalah jumlah dengan militer Afghanistan, yang telah lama dibantu oleh pasukan koalisi AS dan NATO, Taliban merebut istana presiden di Kabul pada 15 Agustus.

Biden memerintahkan pengerahan ribuan tentara AS ke Kabul untuk membantu mengevakuasi staf Kedutaan Besar AS dan mengamankan perimeter bandara. Sementara itu, ribuan warga Afghanistan mengerumuni landasan di bandara dengan putus asa untuk melarikan diri dari kekuasaan Taliban.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terkait Pandora Papers, Presiden Ekuador Tolak Bersaksi di Parlemen

Laporan itu mengklaim, Lasso yang menjabat pada Mei, mengendalikan 14 perusahaan lepas pantai, sebagian besar di Panama.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Disebut Ikut Kesepakatan Abraham, Malaysia Bantah Mau Normalisasi dengan Israel

Malaysia berdiri dengan komitmen yang teguh dalam mendukung Palestina dan perjuangan melawan pendudukan Israel.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Presiden G-20 Women’s Forum Dukung Jessica Widjaja

Jessica mendapatkan dukungan dari Presiden G20 Italia, Chiara Corraza sebagai presidensi menuju G20 2022.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Kuwait Hapus Pembatasan bagi Penerima Vaksin Covid-19

Negara Teluk Persia itu telah kembali menjalani kehidupan normal secara perlahan saat kasus harian Covid-19 terus melandai.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Krisis Energi Memukul Pemulihan Ekonomi Global

Krisis energi melanda banyak negara di dunia yang sedang dalam pemulihan ekonomi global.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Warga India Pertanyakan Urgensi Foto PM Modi di Sertifikat Vaksin

Sejumlah warga India mempertanyakan urgensi keberadaan foto Perdana Menteri Narendra Modi di sertifikat vaksin Covid-19.

DUNIA | 20 Oktober 2021

November, Hawaii Akan Terbuka untuk Pelancong yang Divaksin Covid-19

Hawaii akan terbuka untuk pelancong yang sudah divaksinasi lengkap untuk urusan bisnis atau kesenangan, mulai 1 November.

DUNIA | 20 Oktober 2021

Israel Deteksi Kasus Pertama Varian Delta Baru

Kasus pertama varian Delta Covid-19 baru yakni "AY4.2" terdeteksi di Israel pada Selasa (19//10/2021).

DUNIA | 20 Oktober 2021

PM Australia: Teknologi, Cara Terbaik untuk Capai Target Iklim

Target bersih nol emisi karbon pada tahun 2050 akan menjadi "sangat positif" bagi Australia jika itu dapat dicapai melalui teknologi dan bukan harga karbon.

DUNIA | 20 Oktober 2021

Mata Uang Kripto Merusak Efektivitas Sanksi AS

Meningkatnya penggunaan mata uang kripto dapat merusak efektivitas sanksi ekonomi dan keuangan Amerika Serikat (AS)

DUNIA | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Kurs Rupiah Melemah ke Rp 14.110 Pagi Ini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 14.110 Pagi Ini

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings