Senin, 7 Agustus 2023

ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Penulis: Herman | Editor: FMB
Rabu, 22 September 2021 | 12:53 WIB
Para pelancong dengan penerbangan Singapore Airlines SQ325 mengambil bagasi di ruang bagasi di Bandara Changi, Singapura pada Rabu 8 September 2021.
Para pelancong dengan penerbangan Singapore Airlines SQ325 mengambil bagasi di ruang bagasi di Bandara Changi, Singapura pada Rabu 8 September 2021. (Xinhua / Then Chih Wey)

Jakarta, Beritasatu.com - Asian Development Bank (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 menjadi 3,5% year on year (yoy) dari sebelumnya 4,5%. Tidak hanya Indonesia, tetapi juga negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN.

Misalnya untuk Malaysia dari proyeksi sebelumnya sebesar 6,0% menjadi 4,7%, Thailand dari 3,0% menjadi 0,8%, lalu Vietnam dari 6,7% menjadi 3,8%. Untuk Filipina, proyeksinya tetap 4,5%. Sedangkan Singapura naik dari 6,0% menjadi 6,5%.

“Hampir semua proyeksi ekonomi menurun di Kawasan Asia Tenggara dan juga Asia Selatan. Pemulihan memang akan tetap berlangsung, tetapi melambat,” kata Senior Country Economist ADB Henry Ma dalam webinar Asian Development Outlook 2021 Update, Rabu (22/9/2021).

Secara keseluruhan, ADB juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara menjadi 3,1%. Padahal sebelumnya ADB memproyeksikan ekonomi Asia Tenggara tumbuh sebesar 4,4%.

Henry menyampaikan, Indonesia dan negara lain di Kawasan ASEAN pada 2021 ini menghadapi economic headwinds (tantangan ekonomi) yang membuat laju ekonominya tertahan. Hal ini tidak terlepas dari adanya varian baru Covid-19 yang menyebabkan gelombang baru Covid-19.

“Ekonomi mengalami headwinds di tengah-tengah wabah baru. Namun wabah sudah mulai berkurang dan pertumbuhan mulai baik lagi, walaupun dalam laju yang sedang,” kata Henry.



Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

BERITA TERKAIT

Indonesia dan ADB Perkuat Kerja Sama Capai Ekonomi Berkelanjutan

Indonesia dan ADB Perkuat Kerja Sama Capai Ekonomi Berkelanjutan

EKONOMI
DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

NASIONAL
ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

OTOTEKNO
Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

EKONOMI
Ada 15.000 Perusahaan Jepang di ASEAN, Investasi 2022 Capai US$ 26,7 Miliar

Ada 15.000 Perusahaan Jepang di ASEAN, Investasi 2022 Capai US$ 26,7 Miliar

EKONOMI
Tiongkok Sumber Investasi Terbesar ASEAN, Nilainya US$ 13,8 Miliar

Tiongkok Sumber Investasi Terbesar ASEAN, Nilainya US$ 13,8 Miliar

EKONOMI

BERITA TERKINI

Dipinang Sandiaga Uno Masuk Tim Pemenangan Ganjar, Khofifah Tak Mau Buru-buru

BERSATU KAWAL PEMILU 7 menit yang lalu
1060864

Apple Dinilai Lambat Adopsi Teknologi AI, Ini Kata Tim Cook

OTOTEKNO 8 menit yang lalu
1060860

Raffi Ahmad Takut Adiknya Diperlakukan Kasar oleh Jeje Govinda

LIFESTYLE 38 menit yang lalu
1060862

Mahasiswa UI Dibunuh, Ketua Himpunan Sastra Rusia Tak Sangka Stafnya Tewas di Tangan Teman Kontrakannya

MEGAPOLITAN 48 menit yang lalu
1060857

BAF Lions Run 2023, Ajang Lari Amal Galang Donasi Entaskan Kelaparan

SPORT 2 jam yang lalu
1060856

Soal Maju Jadi Cawapres, Khofifah Belum Dapat Lampu Hijau dari PBNU

BERSATU KAWAL PEMILU 3 jam yang lalu
1060855

PMN Dibatalkan, Waskita Kembalikan Uang Negara Rp 3 Triliun

EKONOMI 4 jam yang lalu
1060854

Pengasuh Ponpes Kauman Puji Kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur Jateng

NUSANTARA 4 jam yang lalu
1060840

Wisata Taman Rekreasi Pesawat, Nikmati Detik-Detik Pesawat Terbang dan Kuliner Seru

NUSANTARA 5 jam yang lalu
1060853

Hasil Newcastle United vs Villarreal: The Magpies Menang Telak 4-0

SPORT 5 jam yang lalu
1060861
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Meregang Nyawa di Pelintasan Sebidang

Opini Text

Identitas Indonesia

Identitas Indonesia

Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno