Aktivis HAM di PBB: Jangan Biarkan Taliban Membodohi Kalian
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aktivis HAM di PBB: Jangan Biarkan Taliban Membodohi Kalian

Rabu, 22 September 2021 | 18:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Rapper dan aktivis HAM Afghanistan, Sonita Alizadeh meminta para pemimpin dunia berhati-hati dan tidak membiarkan Taliban membodohi semua orang. Seperti dilaporkan Reuters, Rabu (22/9/2021), Alizadeh mendesak para pemimpin dunia untuk membela hak-hak perempuan dan anak perempuan setelah Taliban kembali berkuasa di Afghanistan.

Sonita Alizadeh meninggalkan tanah airnya bersama keluarga ketika terakhir Afghanistan diperintah oleh Taliban lebih dari dua dekade lalu. Saat itu, perempuan tidak bisa bekerja, harus menutupi wajah mereka, dan anak perempuan dilarang sekolah.

Pada Selasa, Alizadeh mendesak para pemimpin dunia untuk membela hak-hak perempuan dan anak perempuan sekarang Taliban telah kembali berkuasa.

"Apa yang masih tersisa dari orang-orang kami? Dan apa yang tersisa dari pencapaian 20 tahun itu? Jangan terkecoh dengan topeng yang ditampilkan Taliban di berita," kata Alizadeh dalam acara virtual di sela-sela Majelis Umum PBB tingkat tinggi tahunan.

"Kita tidak punya waktu," pintanya.

Alizadeh mendesak masyarakat internasional untuk tidak mengakui Taliban, menjamin hak-hak perempuan dan anak-anak, memastikan akses internet bagi rakyat Afghanistan, memasukkan lebih banyak warga Afghanistan dalam pengambilan keputusan dan membiarkan anak perempuan tetap bersekolah.

"Sepertinya kita semua tahu apa yang harus dilakukan. Tapi pertanyaannya, siapa yang akan mengambil tindakan hari ini?" kata Alizadeh.

Taliban mengatakan mereka telah berubah sejak pemerintahan 1996-2001, ketika mereka juga melarang perempuan meninggalkan rumah tanpa kerabat laki-laki, dan komunitas internasional mengatakan mereka akan memegang komitmen mereka, meskipun tidak jelas bagaimana hal itu akan dilakukan.

"Ada ketakutan nyata dan gamblang di kalangan perempuan Afghanistan akan kembalinya penindasan brutal dan sistemik Taliban terhadap perempuan dan anak perempuan selama tahun 90-an," kata kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet pada acara PBB yang sama, Selasa.

Taliban menimbulkan skeptisisme tentang janji mereka tentang hak-hak perempuan dan anak perempuan ketika mereka mengatakan pekan lalu bahwa mereka akan membuka sekolah untuk anak laki-laki usia sekolah menengah tetapi tidak untuk anak perempuan.

Bulan lalu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan keinginan Taliban untuk pengakuan internasional adalah satu-satunya pengaruh global untuk menekan pemerintah yang inklusif dan menghormati hak, terutama bagi perempuan, di Afghanistan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Saat Korsel Gelar Pameran Senjata, Korut Uji Coba Rudal Balistik

Satu rudal balistik diluncurkan sekitar pukul 10.17 waktu setempat dari sekitar Sinpo, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

DUNIA | 19 Oktober 2021

CDC AS Tempatkan Singapura di Kategori Level Tertinggi Risiko Covid-19

Negara-kota ultramodern Singapura telah naik dari Level 3 (risiko tinggi) untuk Covid-19, ke Level 4, kategori risiko tertinggi badan tersebut.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Pfizer Ajukan Otorisasi Vaksin Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun di Kanada

Vaksin Pfizer-BioNTech yang sama ini disetujui di Kanada untuk usia 12 tahun ke atas.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Uni Eropa Evaluasi Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Vaksin tersebut didapati mampu menghasilkan respons imun yang kuat pada usia 5-11 tahun dalam uji klinis yang melibatkan 2.268 partisipan.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Singapura Memperluas Skema Kedatangan Tanpa Karantina bagi Pendatang dengan Vaksin

Pendatang yang divaksinasi penuh dari delapan negara akan dapat memasuki Singapura tanpa karantina mulai Selasa (19/10/2021).

DUNIA | 18 Oktober 2021

Kuartal III-2021, Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Melambat

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok melambat lebih dari yang diharapkan pada kuartal III-2021.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Mantan Menlu Amerika Colin Powell Meninggal Akibat Covid

Popularitasnya melesat setelah Perang Teluk 1991 ketika pasukan multinasional di bawah PBB mengusir pasukan Irak dari Kuwait.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Akibat Pandemi, 59.757 Calon Jemaah Tunda Ibadah Umrah

Terdapat 59.757 calon jemaah umrah tertunda keberangkatannya akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Kemenag Siapkan Skema Ibadah Umrah di Masa Pandemi

Kementerian Agama telah menyusun skema penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah pada masa pandemi Covid-19.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Kemenangan Taliban di Afghanistan Mendorong Radikal Pakistan

Gerakan Taliban Pakistan telah dikuatkan oleh kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Merah Putih


# Penembakan Laskar FPI


# Cuaca Ekstrem


# Pasien Covid-19


# Ganjar Pranowo



TERKINI
Rafael Leao: Partai Porto Lawan Milan Seperti Final

Rafael Leao: Partai Porto Lawan Milan Seperti Final

BOLA | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings