India Sita Heroin Afghanistan Senilai Rp 38,9 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

India Sita Heroin Afghanistan Senilai Rp 38,9 Triliun

Rabu, 22 September 2021 | 23:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Ahmedabad, Beritasatu.com- Otoritas India telah menyita hampir 3 ton heroin yang berasal dari Afghanistan senilai sekitar 200 miliar rupee (Rp 38,9 triliun). Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (21/9/2021), penyitaan itu terjadi di tengah kekacauan menyusul berkuasanya Taliban di Afghanistan.

Afghanistan memang dikenal sebagai produsen heroin terbesar di dunia. Afghanistan memasok antara 80 dan 90% dari produksi global. Tetapi sejak mengambil alih kekuasaan, Taliban menyatakan rencana untuk melarang perdagangan narkoba, tanpa memberikan rincian tentang caranya.

“Dua orang telah ditangkap sehubungan dengan penyitaan itu dan penyelidikan sedang berlangsung,” kata seorang pejabat di Gujarat, yang menolak disebutkan namanya karena tidak berwenang untuk berbicara di depan umum.

“Direktorat Intelijen Pendapatan (DRI), badan anti-penyelundupan terkemuka India, menyita dua kontainer di Pelabuhan Mundra Gujarat barat pada 15 September setelah menerima intelijen bahwa kontainer mengandung narkotika, kata pejabat itu.

“Kontainer telah diimpor oleh satu perusahaan di kota pesisir selatan Vijayawada. Investigasi yang dilakukan sejauh ini juga mengungkapkan keterlibatan warga negara Afghanistan, yang sedang diselidiki,” tambah pejabat itu.

Pejabat DRI menolak berkomentar.

“Narkotika itu dikirim menuju ke Delhi dan dua orang yang ditangkap itu telah meminta izin ekspor-impor berdasarkan alamat rumah di Vijayawada,” kata polisi di Vijayawada dalam satu pernyataan, Senin.

Pejabat Gujarat, menambahkan kontainer-kontainer tersebut dinyatakan mengandung bahan setengah jadi dari Afghanistan dan telah dikirim dari Pelabuhan Bandar Abbas di Iran ke pelabuhan Gujarat Mundra. Sementara tes forensik mengonfirmasi keberadaan heroin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anak Perempuan Afghanistan Kehilangan Harapan Bisa Sekolah Lagi

Anak perempuan Afghanistan mulai kehilangan harapan untuk bisa sekolah lagi.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Meksiko Kedatangan 2.000 Migran Gelap dalam 24 Jam

Meksiko mencatat kedatangan hampir 2.000 migran di negara itu dalam satu hari secara tidak teratur.

DUNIA | 18 Oktober 2021


Tiongkok Kecam AS dan Kanada yang Kerahkan Kapal Perang ke Selat Taiwan

Tiongkok mengecam Amerika Serikat (AS) dan Kanada karena mengirim kapal perang ke Selat Taiwan

DUNIA | 18 Oktober 2021

Kongo Akan Dirikan Maskapai Penerbangan Nasional

Geng bersenjata menculik hingga 17 misionaris Kristen Amerika, termasuk anak-anak, di Haiti.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Kamboja Persingkat Waktu Karantina untuk Pelancong yang Sudah Divaksin Covid-19

Kamboja telah memutuskan untuk mengurangi masa karantina bagi para pelancong yang divaksinasi lengkap setelah sebagian besar penduduknya divaksinasi

DUNIA | 18 Oktober 2021

Masjidil Haram di Makkah Hapus Aturan Pembatasan Sosial

Masjidil Haram di kota suci Makkah, Arab Saudi menghapus aturan pembatasan sosial pada Minggu (17/10/2021).

DUNIA | 18 Oktober 2021

Banjir di India, 19 Warga Kerala Tewas dan Puluhan Hilang

Sedikitnya 19 orang tewas dalam banjir di India selatan setelah hujan lebat menyebabkan sungai meluap, memutus kota dan desa.

DUNIA | 18 Oktober 2021

2021, Emisi Karbon dari Negara Kaya Meningkat Pesat

Studi baru mengungkap emisi karbon meningkat dengan kuat dan meningkat di 20 negara terkaya di dunia

DUNIA | 18 Oktober 2021

Konflik Dorong 12,8 Juta Rakyat Nigeria Kelaparan

Sedikitnya 12,8 juta rakyat Nigeria menghadapi kelaparan akibat konflik yang berkepanjangan.

DUNIA | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kasus Covid-19


# Piala Thomas


# Kereta Cepat


# Merah Putih


# Formula E



TERKINI
Insiden di Piala Thomas, LADI Menolak Disalahkan Sepenuhnya

Insiden di Piala Thomas, LADI Menolak Disalahkan Sepenuhnya

OLAHRAGA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings