AS Janji Sumbangkan 500 juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Negara Lain
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Janji Sumbangkan 500 juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

Kamis, 23 September 2021 | 08:32 WIB
Oleh : LES

Washington, Beritasatu.com - Amerika Serikat (AS) pada Rabu (22/9/2021) berjanji untuk membeli lagi 500 juta dosis vaksin Covid-19 untuk disumbangkan ke negara lain setelah mendapat tekanan untuk berbagi pasokannya ke seluruh dunia. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menegur para pemimpin dunia karena distribusi vaksin Covid-19 yang tidak adil.

Gedung Putih menjadi tuan rumah pertemuan puncak virtual yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi global. Pemerintahan Presiden Joe Biden ingin menunjukkan bahwa dia memimpin dengan memberi contoh.

"Untuk mengalahkan pandemi di sini, kita harus mengalahkannya di mana-mana," kata Biden, memulai KTT, yang diikuti para pemimpin dari Kanada, Indonesia, Afrika Selatan dan Inggris, serta kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Ini merupakan krisis," katanya tentang pandemi yang melanda sejak awal 2020, menewaskan sedikitnya 4.913.000 orang.

Vaksin tambahan membuat sumbangan AS ke seluruh dunia menjadi lebih dari 1,1 miliar dosis, jauh dari 5 miliar hingga 6 miliar dosis yang menurut para ahli kesehatan global dibutuhkan oleh negara-negara miskin.

Vaksin dari Pfizer Inc dan BioNTech SE akan dibuat di Amerika Serikat dan dikirim ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah mulai Januari, kata pejabat senior AS menjelang pengumuman tersebut.

"Ini adalah komitmen besar AS. Bahkan untuk setiap satu dosis vaksin yang kami berikan di negara ini hingga saat ini, kami sekarang menyumbangkan tiga dosis vaksin ke negara lain," kata pejabat itu kepada wartawan.

Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan pemerintah akan membayar sekitar US$ 7 atau sekitar Rp 99.000 per dosis.

Pada Juni, pemerintahan Biden setuju untuk membeli dan menyumbangkan 500 juta dosis vaksin.

Berdasarkan ketentuan kontrak itu, Amerika Serikat akan membayar Pfizer dan BioNTech sekitar 3,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 49 triliun untuk vaksin Covid-19.

Amerika Serikat juga mendapat kecaman karena merencanakan suntikan penguat (booster) untuk orang Amerika yang divaksin penuh sementara jutaan orang di seluruh dunia masih tidak memiliki akses ke vaksin yang menyelamatkan jiwa.

Fasilitas COVAX, yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI), mengirimkan lebih dari 286 juta dosis vaksin Covid-19 ke 141 negara, menurut data GAVI.

Pada September, organisasi yang menjalankan fasilitas tersebut harus memangkas target pengiriman 2021 mereka hampir 30 persen menjadi 1,425 miliar dosis.

Tingkat vaksinasi di beberapa negara, termasuk Haiti dan Republik Demokratik Kongo, kurang dari 1 persen, menurut Reuters

"Penundaan vaksinasi berarti populasi global akan "terkena varian baru yang menyerang kita dengan keganasan yang lebih besar," kata Presiden Kolombia Ivan Duque, Rabu.

"Kekebalan global membutuhkan solidaritas, jadi penimbunan tidak boleh terjadi di saat orang lain membutuhkan vaksin," kata Duque.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

AS Akan Membela Taiwan dari Invasi Tiongkok

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan akan membela Taiwan jika Tiongkok menyerangnya, kata Presiden AS Joe Biden.

DUNIA | 22 Oktober 2021

ABK Positif Covid-19, Kapal Pesiar Ditahan Otoritas Hong Kong

Kapal bernama "Spectrum of the Seas" ditahan otoritas Hong Kong setelah seorang anak buah kapal positif Covid-19.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Tak Sengaja, Alec Baldwin Tembak Mati Wanita di Lokasi Shooting

Korban tewas adalah Halyna Hutchins, 42, yang bertugas sebagai direktur fotografi.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Biden Tegaskan Komitmen AS Membela Taiwan

Ketegangan militer antara Taiwan dan Tiongkok berada pada situasi terburuk dalam 40 tahun lebih.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Selandia Baru Bidik 90% Vaksinasi Covid-19 untuk Akhiri Lockdown

Selandia Baru akan mengakhiri penguncian wilayah (lockdown) ketat jika 90 persen populasi yang memenuhi syarat telah mendapat dosis penuh.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Junta Myanmar Tangkap Lagi 110 Tahanan yang Baru Dibebaskan

Junta Myanmar telah menangkap kembali lebih dari 110 orang tahanan politik dan pengunjuk rasa anti-kudeta yang dibebaskan dalam amnesti baru-baru ini.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Geng Haiti “400 Mawozo” Ancam Bunuh Misionaris yang Diculik

Sebanyak 16 warga AS dan satu Kanada, termasuk lima anak-anak, dari Christian Aid Ministries sedang melakukan perjalanan ketika diculik.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Gobel Lakukan Diplomasi Herbal di Belarusia

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel melakukan diplomasi herbal melalui pertemuan dengan Ketua DPR Belarusia, Vladimir Andreichenko.

DUNIA | 22 Oktober 2021

India Berikan Satu Miliar Dosis Covid-19

India telah memberikan satu miliar dosis vaksin Covid-19 pada Kamis (21/10).

DUNIA | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Bursa Eropa Menguat karena Kekhawatiran Krisis Properti Tiongkok Mereda

Bursa Eropa Menguat karena Kekhawatiran Krisis Properti Tiongkok Mereda

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings