Logo BeritaSatu
Konflik di Myanmar

Rumah Warga Dibakar, Tentara Junta Disebut Tembak Mati Pendeta yang Coba Padamkan Api

Kamis, 23 September 2021 | 09:50 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Yangon, Beritasatu.com - Sebagian besar penduduk kota Myanmar di dekat perbatasan India telah melarikan diri setelah bangunan dibakar oleh artileri di tengah pertempuran antara pasukan milisi yang menentang kekuasaan junta, menurut laporan penduduk dan media. Laporan portal berita Myanmar Now menyebutkan, tentara junta menembak mati seorang pendeta Kristen yang mencoba memadamkan api.

Pihak media pemerintah membantah laporan tersebut.

The Global New Light of Myanmar media milik junta militer mengatakan, kematian pendeta sedang diselidiki dan bahwa tentara telah disergap oleh sekitar 100 "teroris" dan kedua belah pihak terlibat baku tembak.

Seorang kerabat pendeta yang meninggal mengatakan kepada Reuters bahwa hanya segelintir rumah tangga yang tersisa di Thantlang, termasuk sekitar 20 anak di panti asuhan.

"Pembunuhan seorang pendeta Baptis dan pemboman rumah-rumah di Thantlang, negara bagian Chin adalah contoh terbaru dari neraka hidup yang disampaikan setiap hari oleh pasukan junta terhadap rakyat Myanmar," Thomas Andrews, pelapor khusus PBB untuk hak asasi manusia di Myanmar, mengatakan dalam pesan di Twitter.

Selama pertempuran akhir pekan lalu di Thantlang, sekitar 20 rumah dibakar, dengan foto-foto di media sosial menunjukkan bangunan dilalap api.

Salai Thang, seorang pemimpin masyarakat mengatakan, empat warga sipil telah tewas dan 15 terluka dalam beberapa minggu konflik dengan militer juga menggunakan serangan udara setelah pangkalan militer diserbu.

Pasukan pertahanan Chin, sebuah milisi yang menentang militer, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 30 tentara telah tewas.

Reuters tidak dapat secara independen mengkonfirmasi klaim apa pun dan seorang juru bicara militer tidak menjawab panggilan untuk meminta komentar.

Terjadi peningkatan pertumpahan darah di daerah-daerah seperti negara bagian Chin setelah Pemerintah Persatuan Nasional, sebuah pemerintahan bayangan bawah tanah yang dibentuk oleh penentang militer, mengumumkan pemberontakan pada 7 September dan menyerukan milisi yang baru dibentuk untuk menargetkan junta.

Upaya tentara pertahanan rakyat untuk melawan tentara yang diperlengkapi persenjataan dengan baik sering mengakibatkan warga sipil terjebak dalam baku tembak dan terpaksa melarikan diri.

Sekitar 10.000 orang biasanya tinggal di Thantlang di negara bagian Chin, tetapi sebagian besar telah pergi mencari perlindungan di daerah sekitarnya termasuk di India, kata seorang pemimpin masyarakat.

Di negara bagian Mizoram, India, kepala kelompok masyarakat sipil mengatakan, 5.500 orang dari Myanmar telah tiba hanya di dua distrik selama seminggu terakhir, saat mereka berusaha melarikan diri dari tindakan keras militer.

Di Mizoram, pendatang dari Myanmar dalam seminggu terakhir sebagian besar menyeberangi sungai Tiau dengan perahu, kata ketua Asosiasi Mizo Muda, sebuah kelompok masyarakat sipil, melalui telepon.

“Kami telah mendirikan tempat penampungan sementara menggunakan atap seng dan terpal untuk menampung para pengungsi ini murni atas dasar kemanusiaan,” kata Lalnuntluanga.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak pemerintah yang dipimpin oleh veteran pro-demokrasi Aung San Suu Kyi digulingkan pada 1 Februari lalu. Tindakan itu memicu kemarahan nasional, pemogokan, protes, dan munculnya milisi anti-junta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: reuters/channelnewsasia

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai denan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 38 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings