Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

Jumat, 24 September 2021 | 10:58 WIB
Oleh : LES

Beijing, Beritasatu.com - Sebuah makalah yang ditulis oleh para peneliti dari University of Science and Technology of China dan University of Chinese Academy of Science menyebutkan bahwa virus corona telah menyebar di Amerika Serikat (AS) sejak September 2019.

Virus penyebab Covid-19 itu diperkirakan menyebar secara diam-diam di AS pada awal September 2019, demikian makalah pracetak yang diunggah di platform yang dikembangkan oleh Chinese Academy of Science (CAS), Kamis (23/9/2021) malam.

Makalah itu merupakan laporan hasil penelitian yang memadukan ilmu matematika dengan teknologi kecerdasan artifisial, serta analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap penularan penyakit.

Para peneliti memilih 12 di lokasi di AS yang mewakili untuk diteliti guna menemukan kasus infeksi pertama pada Agustus-Oktober 2019 atau lebih awal dari data resmi tentang kasus pertama Covid-19 di AS pada 20 Januari 2020.

Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pandemi Covid-19 di AS dimulai sekitar September 2019 dengan tingkat probabilitas yang sangat tinggi.

Selain itu, penelitian tersebut juga merujuk pada kasus terkonfirmasi di Kota Wuhan dan Provinsi Zhejiang, Tiongkok, untuk mendapatkan kesimpulan mengenai waktu terjadinya Covid-19.

Menurut para peneliti itu, penyebaran Covid-19 di Tiongkok kemungkinan dimulai pada akhir Desember 2019.

Sebuah penelitian yang mengambil data dari Lembaga Kesehatan Nasional AS pada 2 Januari-18 Maret 2020 menunjukkan bahwa pada bulan Juni terdapat tujuh warga di lima negara bagian, yakni Illinois, Massachusetts, Mississippi, Pennsylvania, dan Wisconsin yang terinfeksi.

Dari data tersebut para peneliti Tiongkok menyimpulkan bahwa kasus tersebut terjadi sebelum kasus pertama dilaporkan di AS pada 21 Januari 2020.

Mantan Kepala Bidang Epidemiologi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Tiongkok (CCDC) Zeng Guang mengatakan bahwa bukti-bukti dari penelitian itu mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memprioritaskan AS dalam penyelidikan tahap lanjut soal asal-usul Covid-19.

"WHO masih belum mengeluarkan cetak biru yang jelas untuk penyelidikan asal-usul virus corona tahap selanjutnya. AS harus menjadi prioritas utama dalam proses ini karena ada bukti bahwa virus tersebut telah beredar di negara itu beberapa bulan sebelum kasus pertama dan banyak laboratorium biologi rahasia," kata Guang seperti dikutip Global Times.

Dia juga mendorong WHO melacak orang-orang yang mengalami pneumonia di beberapa negara lain, seperti Italia dan Spanyol, dua tahun lalu sebelum wabah itu merebak di Wuhan.

Liang Wannian, ketua tim peneliti dari pihak Tiongkok dalam penyelidikan bersama tim pakar dari WHO di Wuhan pada awal 2021, mengatakan penelitian selanjutnya harus merujuk pada kerangka riset dan metode pengurutan asal virus seperti yang dilakukan di Tiongkok.

"WHO harus melakukan penelitian di negara-negara tempat ditemukan limbah, serum, jaringan manusia atau hewan atau swab dan sampel lainnya yang dinyatakan positif SARS-CoV-2 sebelum akhir 2019 untuk lebih memahami asal-usul virus di tempat-tempat tertentu yang memungkinkan penularan pada manusia," kata Wannian.

Beberapa penelitian mungkin telah diselesaikan sebagian atau didokumentasikan, kata dia menambahkan.

Sebelumnya WHO mendesak dilakukannya penyelidikan lagi di Tiongkok untuk mengetahui lebih lanjut asal-usul Covid-19.

Namun Tiongkok menolak penyelidikan itu karena pada penyelidikan sebelumnya tidak ada laporan WHO yang menyebutkan virus corona berasal dari laboratorium biologi di Wuhan.

Kasus pertama Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan antara akhir 2019 hingga Januari 2020.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

AS Akan Membela Taiwan dari Invasi Tiongkok

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan akan membela Taiwan jika Tiongkok menyerangnya, kata Presiden AS Joe Biden.

DUNIA | 22 Oktober 2021

ABK Positif Covid-19, Kapal Pesiar Ditahan Otoritas Hong Kong

Kapal bernama "Spectrum of the Seas" ditahan otoritas Hong Kong setelah seorang anak buah kapal positif Covid-19.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Tak Sengaja, Alec Baldwin Tembak Mati Wanita di Lokasi Shooting

Korban tewas adalah Halyna Hutchins, 42, yang bertugas sebagai direktur fotografi.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Biden Tegaskan Komitmen AS Membela Taiwan

Ketegangan militer antara Taiwan dan Tiongkok berada pada situasi terburuk dalam 40 tahun lebih.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Selandia Baru Bidik 90% Vaksinasi Covid-19 untuk Akhiri Lockdown

Selandia Baru akan mengakhiri penguncian wilayah (lockdown) ketat jika 90 persen populasi yang memenuhi syarat telah mendapat dosis penuh.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Junta Myanmar Tangkap Lagi 110 Tahanan yang Baru Dibebaskan

Junta Myanmar telah menangkap kembali lebih dari 110 orang tahanan politik dan pengunjuk rasa anti-kudeta yang dibebaskan dalam amnesti baru-baru ini.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Geng Haiti “400 Mawozo” Ancam Bunuh Misionaris yang Diculik

Sebanyak 16 warga AS dan satu Kanada, termasuk lima anak-anak, dari Christian Aid Ministries sedang melakukan perjalanan ketika diculik.

DUNIA | 22 Oktober 2021

Gobel Lakukan Diplomasi Herbal di Belarusia

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel melakukan diplomasi herbal melalui pertemuan dengan Ketua DPR Belarusia, Vladimir Andreichenko.

DUNIA | 22 Oktober 2021

India Berikan Satu Miliar Dosis Covid-19

India telah memberikan satu miliar dosis vaksin Covid-19 pada Kamis (21/10).

DUNIA | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Denmark Open: Jojo Tak Bisa Lanjutkan Pertandingan, Indonesia Hanya Kirim 2 Wakil ke Semifinal

Denmark Open: Jojo Tak Bisa Lanjutkan Pertandingan, Indonesia Hanya Kirim 2 Wakil ke Semifinal

OLAHRAGA | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings