AS Bubarkan Ribuan Pengungsi di Kolong Jembatan Texas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Bubarkan Ribuan Pengungsi di Kolong Jembatan Texas

Sabtu, 25 September 2021 | 14:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Houston, Beritasatu.com- Aparat keamanan Amerika Serikat (AS) membubarkan kamp pengungsi darurat di kolong jembatan Texas, Amerika Serikat (AS) yang berbatasan dengan Meksiko. Seperti dilaporkan Xinhua, Sabtu (25/9/2021), para migran yang tersisa, sebagian besar warga Haiti, telah meninggalkan lokasi pada Jumat (24/9).

Tim CNN menangkap gambar di bawah Jembatan Internasional Del Rio dari dua bus terakhir saat mereka berangkat ke pusat pemrosesan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS tepat sebelum tengah hari waktu setempat, Jumat. Pada waktu puncak, ada hampir 15.000 migran yang tinggal di bawah jembatan awal bulan ini.

“Masuknya migran yang melonjak di Del Rio adalah hasil dari mulut ke mulut atau posting media sosial yang menyebutkan bahwa perbatasan di Del Rio dibuka,” bunyi laporan CNN yang mengutip Kepala Patroli Perbatasan AS Raul Ortiz.

Awal pekan ini, pihak berwenang Texas menutup perbatasan di Del Rio dengan menempatkan "dinding kendaraan" yang membentang bermil-mil sebagai penghalang darurat di sepanjang tepi sungai Rio Grande yang memisahkan kota perbatasan Texas dari Ciudad Acuna di Meksiko.

Menurut Gubernur Texas dari Partai Republik Greg Abbott, negara bagian menghabiskan US$ 3 miliar (Rp42,8 triliun) untuk mengatasi keamanan perbatasan. Aparat akan terus menggerakkan penegakan hukum negara bagian untuk mengurangi gelombang orang yang mencoba menyeberangi perbatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Outlet media lokal The El Paso Times melaporkan pada Kamis bahwa Polisi Negara Bagian Meksiko juga menjaga tepi selatan Rio Grande dengan kendaraan yang berkeliling di sepanjang jalan yang membentang di sepanjang sungai.

Gedung Putih menghadapi kritik keras dari Partai Republik dan Demokrat atas masalah ini. Partai Republik mengecam pemerintahan Presiden Joe Biden karena "kurangnya tindakan" dalam mengekang krisis imigrasi sementara Demokrat mengkritik deportasi besar-besaran para migran Haiti.

Rekaman video dan gambar yang menunjukkan petugas perbatasan AS yang sedang berpatroli di Del Rio tampaknya menggunakan cambuk terhadap migran yang beredar awal pekan ini, memicu kemarahan publik atas perlakuan bermusuhan yang "tidak manusiawi".

Pada Jumat, Biden menyebut gambar-gambar ini "tidak Amerika" dan "sangat memalukan" bagi pemerintah AS, bersumpah untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab.

"Melihat orang-orang diperlakukan seperti itu, kuda-kuda nyaris melindas mereka dan orang-orang diikat. Itu keterlaluan. Saya berjanji orang-orang itu akan dihukum," kata Biden menanggapi pertanyaan wartawan di Gedung Putih.

Penyelidikan di Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) terhadap perlakuan agen perbatasan terhadap migran saat ini sedang berlangsung dan diharapkan akan selesai minggu depan. Penggunaan patroli kuda telah dihentikan di Del Rio, kata pejabat DHS, Kamis.

Daniel Foote, utusan khusus AS untuk Haiti yang ditunjuk dua bulan lalu, mengundurkan diri pada Kamis atas keputusan "tidak manusiawi" pemerintah Biden untuk mendeportasi ribuan warga Haiti yang berusaha memasuki Amerika Serikat.

Dalam surat pengunduran diri kepada Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Foote, seorang diplomat karir, mengatakan pendekatan AS ke Haiti "tetap sangat cacat."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tiongkok Rancang Aturan yang Bisa Hukum Orang Tua Atas Kelakuan Buruk Anaknya

Orang tua di Tiongkok yang anak-anaknya menunjukkan "perilaku yang sangat buruk" atau melakukan kejahatan dapat menghadapi hukuman.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

Kepergian Khalilzad terjadi setelah ia tidak dilibatkan dalam pembicaraan resmi pertama antara pemerintah Joe Biden dengan Taliban.

DUNIA | 19 Oktober 2021


Komisi Eropa Apresiasi Komitmen Indonesia Atasi Perubahan Iklim Dunia

Timmermans mengungkapkan, ada ambisi yang jelas dari Indonesia, yaitu menjadi salah satu pemimpin iklim di ASEAN.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Donald Trump Gugat Komite DPR yang Selidiki Kerusuhan di Capitol

Menurut Trump, komite itu meminta catatan Gedung Putih tentang dirinya secara tidak sah.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Sudah Divaksin Lengkap Namun Meninggal, Ini Penjelasan Medis Dokter dari Kasus Colin Powell

Mantan Menlu AS Colin Powell meninggal karena komplikasi Covid-19. Keluarganya mengumumkan, dia telah divaksinasi lengkap.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN, Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

Pemerintahan junta militer Myanmar telah membebaskan ratusan tahanan politik dari penjara Insein, termasuk juru bicara partai Aung San Suu Kyi.

DUNIA | 19 Oktober 2021

Tersangka Pembunuh yang Dapat Simpati Publik Tiongkok, Akhirnya Tewas dalam Pelarian

Tingkat simpati dan dukungan sangat tidak biasa bagi seorang tersangka pembunuh di Tiongkok, di mana pelaku pembunuhan dapat dihukum mati.

DUNIA | 19 Oktober 2021

5 Orang Tewas Diserang di Norwegia, Polisi: Korban Ditikam Bukan Dipanah

Korban, empat perempuan dan satu pria berusia 52-78 tahun tewas dalam serangan 13 Oktober di Kota Kongsberg, yang berjarak sekitar 70 km dari Ibu Kota Oslo.

DUNIA | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings