Belum Diberi Akses, Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Tak Dapat Jalankan Tugasnya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Belum Diberi Akses, Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Tak Dapat Jalankan Tugasnya

Sabtu, 25 September 2021 | 16:43 WIB
Oleh : LES

New York, Beritasatu.com - Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Erywan Yusof belum dapat menjalankan tugasnya untuk membantu penyelesaian krisis yang dipicu kudeta militer di negara itu, kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Sabtu (25/9/2021). Dijelaskan, karena mendapat akses untuk bertemu semua pihak di Myanmar, tugas utusan khusus tersebut belum bisa berjalan. Hal ini menyebabkan upaya penyelesaian krisis di negara itu belum menunjukkan kemajuan signifikan.

Hal itu disampaikan Retno saat membahas perkembangan situasi terakhir di Myanmar dalam sejumlah pertemuan dengan para mitra di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).

“Dari aspek politik saya sampaikan Utusan Khusus ASEAN belum dapat menjalankan tugasnya karena beliau memerlukan akses untuk bertemu dengan semua pihak,” kata Retno saat memberi keterangan pers secara virtual dari New York.

Menurut dia, hal itu menyebabkan upaya penyelesaian krisis di Myanmar “belum menunjukkan kemajuan yang signifikan”.

Sebagai utusan khusus, Erywan Yusof mengatakan dirinya masih bernegosiasi dengan militer mengenai persyaratan kunjungannya ke Myanmar dan berupaya mendapatkan akses untuk menemui pemimpin pemerintah terpilih yang digulingkan, Aung San Suu Kyi.

“Ada kebutuhan mendesak untuk mengunjungi Myanmar sekarang. Tetapi saya pikir sebelum itu semua, saya perlu memiliki jaminan,” kata Menlu Brunei Darussalam itu kepada Reuters, awal September lalu.

Menurut Erywan, dia harus mendapat gambaran yang jelas tentang apa yang harus dia lakukan dan apa saja tindakan yang diperbolehkan oleh militer Myanmar ketika dia berkunjung.

Dia ingin mengunjungi Myanmar sebelum akhir Oktober ketika para pemimpin ASEAN bertemu, tetapi mengatakan belum ada tanggal final tentang rencana kunjungan itu.

“Mereka belum mengajukan syarat, tetapi mereka belum jelas tentang persyaratan itu,” tutur Erywan, merujuk pada junta Myanmar.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari 2021.

Kudeta itu mengakhiri satu dekade pemerintahan demokratis di Myanmar dan memicu kemarahan di dalam dan luar negeri atas kembalinya kekuasaan militer.

Lebih dari 1.120 orang tewas sejak kudeta, menurut hitungan PBB. Banyak korban jatuh oleh tindakan keras pasukan keamanan terhadap pemogokan dan protes pro-demokrasi, sementara ribuan orang telah ditangkap.

Pasukan perlawanan bersenjata muncul di berbagai daerah. Mereka bentrok dengan militer sehingga ribuan orang terpaksa melarikan diri, termasuk ke negara tetangga India dalam beberapa hari terakhir.

Krisis semakin diperparah dengan pandemi Covid-19, yang memicu desakan internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Myanmar.

Menlu Retno mengatakan bahwa bantuan kemanusiaan dari Indonesia akan dikirim sebelum akhir September dan disalurkan oleh AHA Centre sebagai koordinator dukungan kemanusiaan di bawah ASEAN.

Sebelumnya, Indonesia telah menyumbangkan peralatan kesehatan senilai US$ 200.000 (sekitar Rp 2,9 miliar) berupa masker KN95, alat pelindung diri, serta sarung tangan medis untuk membantu rakyat Myanmar memerangi Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terkait Pandora Papers, Presiden Ekuador Tolak Bersaksi di Parlemen

Laporan itu mengklaim, Lasso yang menjabat pada Mei, mengendalikan 14 perusahaan lepas pantai, sebagian besar di Panama.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Disebut Ikut Kesepakatan Abraham, Malaysia Bantah Mau Normalisasi dengan Israel

Malaysia berdiri dengan komitmen yang teguh dalam mendukung Palestina dan perjuangan melawan pendudukan Israel.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Presiden G-20 Women’s Forum Dukung Jessica Widjaja

Jessica mendapatkan dukungan dari Presiden G20 Italia, Chiara Corraza sebagai presidensi menuju G20 2022.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Kuwait Hapus Pembatasan bagi Penerima Vaksin Covid-19

Negara Teluk Persia itu telah kembali menjalani kehidupan normal secara perlahan saat kasus harian Covid-19 terus melandai.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Krisis Energi Memukul Pemulihan Ekonomi Global

Krisis energi melanda banyak negara di dunia yang sedang dalam pemulihan ekonomi global.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Warga India Pertanyakan Urgensi Foto PM Modi di Sertifikat Vaksin

Sejumlah warga India mempertanyakan urgensi keberadaan foto Perdana Menteri Narendra Modi di sertifikat vaksin Covid-19.

DUNIA | 20 Oktober 2021

November, Hawaii Akan Terbuka untuk Pelancong yang Divaksin Covid-19

Hawaii akan terbuka untuk pelancong yang sudah divaksinasi lengkap untuk urusan bisnis atau kesenangan, mulai 1 November.

DUNIA | 20 Oktober 2021

Israel Deteksi Kasus Pertama Varian Delta Baru

Kasus pertama varian Delta Covid-19 baru yakni "AY4.2" terdeteksi di Israel pada Selasa (19//10/2021).

DUNIA | 20 Oktober 2021

PM Australia: Teknologi, Cara Terbaik untuk Capai Target Iklim

Target bersih nol emisi karbon pada tahun 2050 akan menjadi "sangat positif" bagi Australia jika itu dapat dicapai melalui teknologi dan bukan harga karbon.

DUNIA | 20 Oktober 2021

Mata Uang Kripto Merusak Efektivitas Sanksi AS

Meningkatnya penggunaan mata uang kripto dapat merusak efektivitas sanksi ekonomi dan keuangan Amerika Serikat (AS)

DUNIA | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Kurs Rupiah Melemah ke Rp 14.110 Pagi Ini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 14.110 Pagi Ini

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings