Pengungsi Suriah Tewas Setelah Telan Bensin
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengungsi Suriah Tewas Setelah Telan Bensin

Minggu, 26 September 2021 | 08:06 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beirut, Beritasatu.com- Seorang pengungsi Suriah di Minieh, Lebanon utara, tewas pada Sabtu (25/9/2021) setelah secara tidak sengaja menelan sejumlah besar bensin. Seperti dilaporkan Arab News, korban menyedot bensin dari mobilnya karena khawatir ditangkap dalam operasi pasar gelap bahan bakar. Dia dibawa ke rumah sakit tetapi tidak bisa diselamatkan.

Abdulrahman Darwish, perwakilan Federasi Asosiasi Bantuan di Danniye, mengatakan pria itu biasa membuat kesepakatan di pasar gelap. Lebanon memang menderita krisis bahan bakar minyak (BBM) akut selama beberapa bulan terakhir.

“Dia pergi ke pompa bensin setiap hari, di mana dia menunggu dalam antrean berjam-jam untuk mendapatkan 40 liter bensin untuk kemudian menarik jumlah ini dari mobilnya dan menjualnya di pasar gelap dengan harga lebih tinggi kepada mereka yang tidak mau menunggu dalam antrean,” katanya kepada Arab News.

Darwish mengatakan aktivitas pasar gelap berkembang pesat selama krisis BBM. Para pemuda, warga Lebanon, dan pengungsi Suriah mendapati diri mereka menganggur di tengah krisis ekonomi yang keras di Lebanon. Mereka mencari uang dengan segala cara untuk mengamankan makanan, obat-obatan dan susu untuk keluarga mereka, dan telah menemukan peluang emas di pasar gelap.

Satu sumber keamanan mengatakan kepada Arab News bahwa pihak berwenang telah mengamati penurunan tingkat perampokan di utara dalam beberapa minggu terakhir. Saat ini, preman fokus pada pasar gelap daripada pencurian karena sangat menguntungkan.

“Setiap hari, puluhan dari mereka berkumpul di luar SPBU membentuk geng untuk mendapatkan bensin dan kemudian menjualnya di pasar gelap. Para pemuda yang menganggur telah menemukan kesempatan untuk mendapatkan uang dengan menggunakan cara-cara ilegal,” kata sumber itu.

Menurut daftar harga yang dikeluarkan oleh Kementerian Perekonomian pada hari Rabu, bahan bakar akan dijual sesuai dengan nilai tukar dolar, dengan US$ 1 senilai LBP14.000. Antrean di luar SPBU tetap ada, disertai perselisihan yang sering berujung pada kekerasan fisik bahkan penembakan.

Sebagian kalangan sudah memperkirakan penurunan aktivitas pasar gelap setelah ketersediaan BBM di pasar dan harga BBM diliberalisasi.

Namun, peluang kerja telah muncul di tengah kekacauan ini. Beberapa orang menyediakan layanan "menunggu", tinggal di dalam mobil alih-alih pemilik kendaraan untuk mengisi tangki dan mendapatkan hingga LBP100.000 untuk melakukannya.
Beberapa memesan tempat di luar pompa bensin pada malam hari dan menjual tempat di pagi hari untuk mereka yang menunggu di belakang.

Fadi Abu Shakra, perwakilan dari Serikat Distributor Bahan Bakar, mengatakan antrian tampak lebih pendek pada Senin (20/9) karena bahan bakar telah tersedia dan impor sedang berlangsung.

“Aktivitas para pedagang pasar gelap yang telah melelahkan kita kemungkinan besar akan turun,” katanya kepada Arab News.
Krisis ekonomi di Lebanon yang memuncak pada 2019 setelah menipisnya sumber daya keuangannya telah menyebabkan keruntuhan ekonomi total, di mana ratusan bisnis tutup dan ribuan karyawan diberhentikan.

Laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik menyebutkan, tingkat pengangguran pada 2020 meningkat menjadi 55% untuk mereka yang bekerja di sektor informal dan 45% untuk pekerja di ekonomi formal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenangan Taliban di Afghanistan Mendorong Radikal Pakistan

Gerakan Taliban Pakistan telah dikuatkan oleh kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Pemimpin Junta Myanmar Salahkan Oposisi Atas Aksi Kekerasan

Pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing menyalahkan oposisi atas aksi kekerasan yang terjadi.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Israel Perkirakan 2.000 Serangan Roket Hizbullah Per Hari

Israel tidak ingin berperang dengan Hizbullah Lebanon tetapi siap menghadapi sekitar 2.000 roket sehari dari kelompok bersenjata itu jika konflik pecah

DUNIA | 18 Oktober 2021

PM Jepang: Pelepasan Air Limbah Fukushima Tidak Bisa Ditunda

PM baru Jepang Fumio Kishida mengatakan rencana pembuangan massal air limbah yang disimpan di pembangkit nuklir Fukushima tidak bisa ditunda

DUNIA | 18 Oktober 2021

Mantan Presiden AS Clinton Pulang dari RS California

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton pada Minggu (18/10/2021) diizinkan pulang dari rumah sakit California Selatan.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Serangan Koalisi Arab Tewaskan 165 Pemberontak Houthi

Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi telah menewaskan 165 pemberontak Houthi yang didukung Iran.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Anak Perempuan Afghanistan Kehilangan Harapan Bisa Sekolah Lagi

Anak perempuan Afghanistan mulai kehilangan harapan untuk bisa sekolah lagi.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Meksiko Kedatangan 2.000 Migran Gelap dalam 24 Jam

Meksiko mencatat kedatangan hampir 2.000 migran di negara itu dalam satu hari secara tidak teratur.

DUNIA | 18 Oktober 2021


Tiongkok Kecam AS dan Kanada yang Kerahkan Kapal Perang ke Selat Taiwan

Tiongkok mengecam Amerika Serikat (AS) dan Kanada karena mengirim kapal perang ke Selat Taiwan

DUNIA | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kasus Covid-19


# Piala Thomas


# Kereta Cepat


# Merah Putih


# Formula E



TERKINI
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Ganja 1,3 Ton

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Ganja 1,3 Ton

MEGAPOLITAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings