Logo BeritaSatu

PM Australia Tolak Komitmen Hapus Bahan Bakar Fosil Bertahap

Minggu, 26 September 2021 | 15:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Perdana Menteri Australia Scott Morrison menolak berkomitmen untuk menghapus bahan bakar fosil secara bertahap menjelang konferensi iklim besar COP26.

Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (26/9/2021), sang wakil, Barnaby Joyce bahkan menggandakan target yang berlawanan untuk emisi bersih-nol gas rumah kaca.

Australia adalah pengekspor batu bara dan gas utama dunia. Negara ini berada di bawah tekanan yang semakin besar untuk mencapai target pengurangan emisi menjelang konferensi iklim PBB COP26 November di Skotlandia.

Dana Moneter Internasional (IMF) meminta Australia untuk menetapkan target "terikat waktu" untuk mencapai emisi nol bersih pada hari Jumat (24/9), ketika lembaga itu memperingatkan bahwa Australia harus bersiap untuk biaya pinjaman yang jauh lebih tinggi jika gagal berkomitmen pada nol bersih. target pada tahun 2050, seperti yang telah dilakukan banyak rekan.

Dalam wawancara dengan media Australia setelah pertemuan puncak di Washington, Morrison mengatakan pemerintahnya masih mengerjakan rencana emisinya. Dia menolak berkomitmen untuk membatasi bahan bakar fosil yang merupakan bagian utama dari pendapatan ekspor Australia.

Morrison mengatakan kepada penyiar SBS dalam satu wawancara yang ditayangkan pada Sabtu (25/9) malam bahwa dia tidak siap untuk segera menarik kembali industri bahan bakar fosil.

“Tidak harus, karena perubahan itu akan terjadi seiring waktu. Kami sedang mengerjakan teknologi transisi dan bahan bakar dan teknologi utama yang akan ada selama 20, 30 tahun ke depan yang dapat membuat kita mencapai nol. Ini tidak terjadi dalam semalam,” katanya.

Morrison, yang memiliki slogan "teknologi bukan pajak" yang sebagian besar tidak terdefinisi, adalah bagian dari pemerintah yang menggagalkan skema penetapan harga karbon setelah memenangkan pemilihan 2013 sambil menentang mekanisme tersebut sebagai pajak.

Wakil perdana menterinya, skeptis perubahan iklim Barnaby Joyce, pada Minggu menentang target nol bersih.

"Kami melihatnya melalui mata untuk memastikan tidak ada yang tidak masuk akal, atau hilangnya pekerjaan regional," ujar Joyce, yang partai Nasionalnya mewakili sebagian besar pemilih pedesaan, kepada Australian Broadcasting Corporation.

Joyce mengatakan hasil dari industri pertambangan dan pertanian sangat penting bagi orang-orang di kota-kota regional, dari penata rambut hingga penyedia layanan mobil.

"Anda harus ingat, bahan bakar fosil adalah ekspor terbesar negara Anda dan jika Anda mengambil ekspor terbesar negara Anda, Anda harus menerima standar hidup yang lebih rendah," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kepala Sekolah Berperan Penting Gelorakan Indonesia Hebat

Kepemimpinan Indonesia diawali dan digelorakan dari sekolah-sekolah, dari anak-anak didik yang memiliki semangat untuk meraih cita-cita.

NEWS | 27 September 2022

Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe Dibatasi 6.000 Orang Undangan

Pemakaman kenegaraan Shizo Abe dibatasi maksimal untuk 6.000 orang undangan. Banyak politisi oposisi memilih untuk menghindar.

NEWS | 27 September 2022

OTT Hakim Agung, KPK Soroti Lemahnya Pengawasan di MA

Terkait OTT Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati, KPK menyoroti lemahnya pengawasan di internal peradilan. 

NEWS | 27 September 2022

Disebut “Shadow Team” oleh Nadiem, Ini Peran GovTech Edu

GovTech Edu merupakan sebuah unit independen yang dibentuk Telkom untuk menghadapi tantangan besar yang ingin diselesaikan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 September 2022

Istima Ulama NTB Deklarasi Dukung Ganjar Jadi Presiden

Ratusan tuan guru, ulama, kiai, hingga cendekiawan muslim di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo jadi presiden

NEWS | 27 September 2022

Seragam Baru Polisi Lalu Lintas Akan Dilengkapi Body Camera

Anggota polisi lalu lintas atau polantas akan memiliki seragam baru yang dilengkapi dengan body camera atau bodycam

NEWS | 27 September 2022

Rekam Medis Digital Hadapi Tantangan Perlindungan Data Pribadi

Tantangan implementasi rekam medis digital saat ini bukan hanya pengelolaan data medis tetapi juga termasuk perlindungan data pribadi pasien.

NEWS | 27 September 2022

Trem Kota Bogor Diusulkan Terkoneksi LRT Cibubur-Baranangsiang

Trem Kota Bogor diudulkan agar terkoneksi dengan dengan light rail transit (LRT) koridor Cibubur-Baranangsiang.

NEWS | 27 September 2022

IPW Jelaskan Posisi Anggota DPR Terkait Private Jet Brigjen Hendra

IPW menjelaskan posisi anggota DPR yang meminta kepolisian menyelidiki penggunaan private jet oleh Brigjen Hendra Kurniawan yang diduga milik bandar judi.

NEWS | 27 September 2022

Pemkot: Trem di Kota Bogor Butuh Anggaran Rp 1,2 Triliun

Pemkot Bogor membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk mewujudkan pembangunan trem

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Erick Thohir Incar Investasi dari Adani Group

Erick Thohir Incar Investasi dari Adani Group

EKONOMI | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings