Ada 17 Teroris di Kalangan Menteri, Mustahil Pemerintah Taliban Dapat Pengakuan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ada 17 Teroris di Kalangan Menteri, Mustahil Pemerintah Taliban Dapat Pengakuan

Senin, 27 September 2021 | 09:31 WIB
Oleh : LES

Roma, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Italia Luigi Di Maio pada Minggu (26/9/2021) mengatakan, pemerintahan Taliban di Afghanistan tidak bisa mendapat pengakuan. Karena ada 17 teroris di kalangan para menterinya dan hak asasi kaum perempuan serta anak perempuan masih dilanggar.

Namun ia mendesak negara-negara di dunia mencegah krisis keuangan Afghanistan yang dapat memicu eksodus.

Italia memegang kepresidenan bergilir tahunan G-20 dan akan menjadi tuan rumah KTT khusus mengenai Afghanistan.

"Pengakuan terhadap pemerintahan Taliban mustahil, sebab terdapat 17 teroris di kalangan para menteri dan hak asasi kaum perempuan serta anak perempuan masih dilanggar," kata Di Maio, yang memimpin pertemuan para menteri luar negeri G-20 di New York pekan lalu, kepada stasiun TV milik negara Rai 3.

Akan tetapi warga Afghanistan harus mulai menerima bantuan finansial yang dibekukan setelah Taliban menguasai negara itu bulan lalu, katanya.

"Untuk sementara mereka tidak bisa membayar gaji. Jelas, kita harus menjauhkan Afghanistan dari kegagalan dan arus migrasi yang tak terkendali yang dapat mengganggu stabilitas negara-negara tetangga," katanya.

"Ada cara untuk mengamankan dukungan finansial tanpa memberikan uang kepada Taliban. Kami juga sepakat bahwa bagian dari bantuan kemanusiaan harus selalu diperuntukkan bagi perlindungan kaum perempuan dan anak-anak perempuan".

Negara-negara G-20 bersama dengan negara tetangga Afghanistan berkomitmen memerangi terorisme, dan berupaya melindungi HAM, ucap Di Maio.

Disinggung soal tanggal pasti KTT khusus Afghanistan, Di Maio mengatakan bahwa pertemuan itu akan digelar "beberapa pekan ke depan."

"Tanggalnya belum diumumkan, tetapi kondisinya sudah siap untuk menggelar KTT G-20, yang akan dipimpin oleh Perdana Menteri Mario Draghi,", katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PM Sudan Ditahan di Kediaman Ketua Dewan Militer

Hamdok dan sejumlah menteri pemerintahan sipil ditangkap oleh militer Sudan pada Senin (25/10/2021) di tengah situasi genting di negara tersebut.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Beri Kesaksian di Pengadilan, Suu Kyi Bantah Dakwaan Penghasutan

ung San Suu Kyi membantah dakwaan penghasutan yang mengkhawatirkan publik, dalam kesaksian pengadilan pertamanya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Harapkan 3 Hal Ini Jadi Fokus Hubungan ASEAN dengan AS

Ketiga hal tersebut adalah stabilitas kawasan, pemulihan pascapandemi dan kesehatan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Dorong Kemitraan Saling Menghormati ASEAN dan Tiongkok

Jokowi mendorong ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok (RTT) terus menjalankan kemitraan yang saling menghormati dan saling menguntungkan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Konflik dengan Taiwan Disebut Upaya Tiongkok Alihkan Perhatian Domestik

Tiongkok meningkatkan ketegangan dengan Taiwan untuk mengalihkan perhatian domestik dari perlambatan ekonomi dan kekurangan pasokan listrik.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Zuckerberg Setuju Tuntutan Hanoi, Aktivis: Facebook Alat Propaganda Pemerintah Vietnam

Sebuah laporan mengatakan bahwa CEO Mark Zuckerberg secara pribadi telah menandatangani desakan dari Hanoi untuk membatasi posting "anti-negara".

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: Indonesia Ingin ASEAN Jadi Lokomotif Stabilitas dan Kesejahteraan

Pada KTT ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual, Jokowi berharap ASEAN dapat menjadi lokomotif stabilitas dan kesejahteraan kawasan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Lonjakan Kasus Covid-19, Tiongkok Lockdown Kota Berpenduduk 4 Juta Warga

Warga Lanzhou akan diminta untuk tinggal di rumah, kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Kasus Kematian Covid-19 di Rusia Sentuh Rekor Baru dalam 8 Hari Terakhir

Satgas penanganan Covid-19 Rusia juga melaporkan 36.446 infeksi baru, dibanding dengan 37.930 infeksi sehari sebelumnya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: ASEAN dan Korea Berpotensi Besar di Sektor Ekonomi Hijau dan Digital

Ia menerangkan potensi ekonomi digital ASEAN diperkirakan mencapai US$ 200 miliar pada tahun 2025 mendatang.

DUNIA | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings