SPD Diproyeksi Menang di Pemilu Jerman, Biden: Mereka solid
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

SPD Diproyeksi Menang di Pemilu Jerman, Biden: Mereka solid

Senin, 27 September 2021 | 10:39 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Berlin, Beritasatu.com – Partai Sosial Demokrat (SPD) Jerman diproyeksikan menang tipis pada pemilu nasional hari Minggu (26/9/2021), yang untuk pertama kalinya sejak 2005 mengakhiri 16 tahun pemerintahan yang dipimpin konservatif di bawah Angela Merkel. Presiden AS Joe Biden juga mengomentari menenai keunggulan SPD dalam semua jajak pendapat di Pemilu Jerman.

“Mereka solid,” ujar Biden kepada wartawan di Washington.

SPD berada di jalur untuk meraih 26 persen suara, di atas 24,5 persen suara dukungan blok konservatif CDU/CSU pimpinan Merkel. Sementara Olaf Scholz (63) dibidik jadi kanselir dari SPD keempat pascaperang setelah Willy Brandt, Helmut Schmidt dan Gerhard Schroeder.

Dengan tidak ada blok besar yang menguasai mayoritas, dan keduanya enggan mengulangi "koalisi besar" mereka yang canggung selama empat tahun terakhir, hasil yang paling mungkin adalah aliansi tiga arah yang dipimpin oleh Sosial Demokrat atau konservatif Merkel.

Perhatian sekarang akan beralih ke diskusi informal diikuti oleh negosiasi koalisi yang lebih formal, yang bisa memakan waktu berbulan-bulan, meninggalkan Merkel yang bertanggung jawab dalam jabatan sementara.

Merkel yang berencana untuk mundur setelah pemilihan, menjadikan pemungutan suara ini sebagai peristiwa yang mengubah era untuk menentukan arah masa depan ekonomi terbesar Eropa.

Merkel telah berdiri di panggung Eropa hampir sejak menjabat pada tahun 2005, ketika George W Bush menjabat Presiden AS, Jacques Chirac di Istana Elysee di Paris (Prancis) dan Perdana Menteri Inggris saat itu Tony Blair.

Setelah Pemilu Jerman, tampaknya para sekutu Berlin di Eropa dan sekitarnya harus menunggu berbulan-bulan sebelum mereka dapat melihat apakah pemerintah yang baru siap untuk terlibat dalam isu-isu asing sejauh yang mereka inginkan.

Perselisihan antara pihak Washington dan Paris mengenai kontrak kapal selam pesanan Australia, telah menempatkan Jerman di posisi yang canggung di antara sekutu. Tetapi ini juga memberi Berlin kesempatan untuk membantu memulihkan hubungan dan memikirkan kembali sikap bersama mereka terhadap Tiongkok.

Di sektor kebijakan ekonomi Eropa, Presiden Prancis Emmanuel Macron ingin sekali membentuk kebijakan fiskal bersama, yang didukung oleh Partai Hijau Jerman tetapi ditolak oleh blok konservatif CDU/CSU dan FDP.

“Jerman akan berakhir dengan kanselir yang agak lemah yang akan berjuang untuk mendukung segala jenis reformasi fiskal ambisius di tingkat UE (Uni Eropa)," kata Naz Masraff di konsultan risiko politik Eurasia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: channelnewsasia/reuters

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Zuckerberg Setuju Tuntutan Hanoi, Aktivis: Facebook Alat Propaganda Pemerintah Vietnam

Sebuah laporan mengatakan bahwa CEO Mark Zuckerberg secara pribadi telah menandatangani desakan dari Hanoi untuk membatasi posting "anti-negara".

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: Indonesia Ingin ASEAN Jadi Lokomotif Stabilitas dan Kesejahteraan

Pada KTT ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual, Jokowi berharap ASEAN dapat menjadi lokomotif stabilitas dan kesejahteraan kawasan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Lonjakan Kasus Covid-19, Tiongkok Lockdown Kota Berpenduduk 4 Juta Warga

Warga Lanzhou akan diminta untuk tinggal di rumah, kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Kasus Kematian Covid-19 di Rusia Sentuh Rekor Baru dalam 8 Hari Terakhir

Satgas penanganan Covid-19 Rusia juga melaporkan 36.446 infeksi baru, dibanding dengan 37.930 infeksi sehari sebelumnya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: ASEAN dan Korea Berpotensi Besar di Sektor Ekonomi Hijau dan Digital

Ia menerangkan potensi ekonomi digital ASEAN diperkirakan mencapai US$ 200 miliar pada tahun 2025 mendatang.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Disayangkan Sikap Myanmar Tak Menyambut Baik Uluran Tangan ASEAN

Presiden memandang Myanmar “tidak menyambut baik uluran tangan ASEAN sebagai keluarga, untuk membantu Myanmar keluar dari krisis politiknya”.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Australia Umumkan Target Emisi Nol pada 2050

Australia akan berkomitmen pada target emisi nol karbon bersih pada tahun 2050.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Turki Capai Tingkat Vaksinasi Covid hingga 115 Juta Dosis

Turki telah memberikan lebih dari 115 juta dosis vaksin Covid-19 sejak memulai kampanye vaksinasi pada Januari.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Nigeria Luncurkan Uang Digital eNaira di Tengah Harapan dan Skeptisme

Nigeria menjadi negara Afrika pertama yang meluncurkan mata uang digital, eNaira.

DUNIA | 26 Oktober 2021

PBB: Dunia Sudah Keluar Jalur Hadapi Pemanasan Global

Konsentrasi gas rumah kaca mencapai rekor tahun lalu dan dunia semakin "jauh dari jalur" dalam membatasi kenaikan suhu

DUNIA | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Fahri Hamzah


# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Mendagri Minta Plt Dirjen Bina Bangda Tuntaskan Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

Mendagri Minta Plt Dirjen Bina Bangda Tuntaskan Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

NASIONAL | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings