Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%

Selasa, 28 September 2021 | 16:43 WIB
Oleh : LES

Washington, Beritasatu.com - Jumlah kasus pembunuhan di Amerika Serikat (AS) naik hampir 30 persen pada 2020 dan semua kejahatan kekerasan juga naik untuk kali pertama dalam empat tahun, kata FBI dalam laporan kriminal tahunan yang dirilis pada Senin (27/9/2021).

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

Kasus pembunuhan naik 29,4 persen pada 2020 dibanding 2019, lonjakan tahunan tertinggi sejak pencatatan nasional dimulai pada 1960-an, seperti dilansir New York Times dan Washington Post.

Kejahatan kekerasan secara keseluruhan naik 5,6 persen menjadi hampir 1,3 juta kasus.

Namun kejahatan properti turun 7,8 persen menjadi hampir 6,5 juta kasus dan itu merupakan penurunan tahunan ke-18 secara berturut-turut, kata FBI.

Program pelaporan kejahatan FBI, Uniform Crime Reporting (UCR), menghimpun data dari badan-badan penegak hukum di seluruh AS.

Persentase kenaikan lebih besar dalam kasus pembunuhan berasal dari kekerasan senjata, yaitu 76 persen (2020) berbanding 73 persen (2019).

Houston mencatat lonjakan 55 persen pembunuhan bersenjata, 343 kasus (2020) berbanding 221 kasus (2019), demikian laporan Washington Post.

Dalam kebijakan antikejahatan, Presiden AS Joe Biden fokus pada kekerasan senjata. Dia mendesak kerja sama yang lebih erat di antara para pemimpin lokal dan federal.

Biden telah berjanji akan mendorong perubahan total pada UU senjata api. Pada Juni dia mengungkapkan langkah-langkah untuk menekan arus senjata api yang digunakan dalam aksi kejahatan.

Langkah-langkah itu didasarkan pada perintah eksekutif pada April yang mencakup desakan dari Departemen Kehakiman untuk lebih mengendalikan "senjata hantu" yang bisa dirakit sendiri.

Pemerintahan Biden juga mengumumkan langkah-langkah untuk meminta pertanggungjawaban penjual senjata api nakal yang melanggar UU federal dan membantu negara-negara bagian mempekerjakan lebih banyak polisi dengan anggaran penanganan Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lockdown Berakhir, Warga Melbourne Nikmati Akhir Pekan

Melbourne, yang berpenduduk lima juta jiwa, telah menjalani lockdown selama 262 hari atau hampir sembilan bulan sejak Maret 2020.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Inggris Sebut Subvarian Delta AY.42 Kemungkinan Lebih Menular

Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengonfirmasi bahwa subvarian delta (Delta AY 4.2) ditetapkan sebagai varian dalam penyelidikan.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Tak Undang Pemimpin Junta ke KTT, Keputusan ASEAN Dikecam Myanmar

Kepala negara atau pemerintahan Myanmar memiliki hak penuh dan setara untuk berpartisipasi dalam KTT 10 negara anggota ASEAN.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Pakistan Beri Bantuan untuk Afghanistan

Pakistan akan memberikan lebih dari US$ 28 juta (Rp 395 miliar) bantuan kemanusiaan langsung ke Afghanistan

DUNIA | 23 Oktober 2021

Aksi Kejahatan Rasisme Anti-Asia di Los Angeles Meningkat Tajam

Kejahatan rasisme anti-Asia di wilayah terpadat di Amerika Serikat (AS) meningkat 76% pada 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Para Menkeu APEC Sepakat Tingkatkan Vaksinasi Covid-19

Para menteri keuangan dari kelompok perdagangan Asia-Pasifik APEC sepakat untuk meningkatkan vaksinasi Covid-19

DUNIA | 23 Oktober 2021

2022, Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah KTT Y20

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil secara terpisah menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Youth-20 (KTT Y20) Indonesia

DUNIA | 23 Oktober 2021

Gobel Ajak Produsen Traktor Belarusia Berinvestasi di Indonesia

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengajak pihak Belarus Tractor berinvestasi dan membangun pabrik di Indonesia.

DUNIA | 23 Oktober 2021

Putin Tolak Reformasi Hak Veto DK PBB

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menolak proposal rekannya dari Turki untuk menghapus hak veto anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

DUNIA | 23 Oktober 2021

Sri Lanka Pesan Vaksin Penguat Covid untuk Pekerja Garda Depan

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa pada Jumat (22/10/2021) memerintahkan pekerja garis depan dan staf pariwisata untuk diberikan dosis ketiga vaksin Covid-19

DUNIA | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Neymar Pulih, Trio MNM Siap Lawan Marseille di Laga Tandang

Neymar Pulih, Trio MNM Siap Lawan Marseille di Laga Tandang

BOLA | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings