Qatar Kecewa Atas Kebijakan Taliban Soal Pendidikan Anak Perempuan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Qatar Kecewa Atas Kebijakan Taliban Soal Pendidikan Anak Perempuan

Jumat, 1 Oktober 2021 | 10:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Doha, Beritasatu.com- Qatar menyatakan kebijakan Taliban dalam pendidikan anak perempuan di Afghanistan “sangat mengecewakan” dan “langkah mundur”. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Kamis (30/9/2021), Qatar meminta pimpinan kelompok untuk merujuk ke Doha bagaimana menjalankan system syariah Islam.

Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengacu pada, antara lain, penolakan Taliban untuk mengizinkan siswa sekolah menengah perempuan Afghanistan untuk melanjutkan studi mereka, beberapa minggu setelah kelompok itu mengambil alih kekuasaan.

Sheikh Mohammed berbicara pada konferensi pers pada Kamis (30/9) dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell di Doha. Dalam konferensi pers bersama dengan Josep Borrell dari Uni Eropa, Sheikh Mohammed meminta Taliban untuk mempertahankan kemajuan yang dicapai dalam beberapa tahun terakhir.

"Tindakan baru-baru ini yang sayangnya kita lihat di Afghanistan, sangat mengecewakan melihat beberapa langkah mundur," katanya.

Qatar telah menjadi perantara utama di Afghanistan setelah penarikan pasukan AS bulan lalu. Qatar juga membantu mengevakuasi ribuan orang asing dan Afghanistan, melibatkan penguasa baru Taliban dan mendukung operasi di bandara Kabul.

“Kami perlu terus melibatkan mereka dan mendesak mereka untuk tidak mengambil tindakan seperti itu, dan kami juga telah mencoba untuk menunjukkan kepada Taliban bagaimana negara-negara Muslim dapat menjalankan hukum mereka, bagaimana mereka dapat menangani masalah-masalah perempuan,” kata Sheikh Mohammed.

“Salah satu contohnya adalah Negara Qatar, yang merupakan negara Muslim; sistem kami adalah sistem Islam [tetapi] kami memiliki jumlah perempuan melebihi laki-laki dalam angkatan kerja, pemerintahan dan pendidikan tinggi,” tambahnya.

Taliban telah dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia dalam beberapa pekan terakhir, termasuk secara terbuka mengikat mayat empat orang yang diduga penculik dari derek di Herat pekan lalu.

Menampilkan tersangka penculikan yang tewas, yang tewas dalam baku tembak, adalah hukuman publik paling terkenal sejak Taliban berkuasa bulan lalu.

Kejadian ini telah dilihat sebagai tanda bahwa Taliban akan mengadopsi langkah-langkah menakutkan yang serupa dengan aturan mereka sebelumnya dari tahun 1996 hingga 2001.

Taliban mengikuti interpretasi hukum Islam yang sangat ketat yang memisahkan laki-laki dan perempuan, dan juga memangkas akses perempuan untuk bekerja.

Sheikh Mohammed meminta Taliban untuk mempertahankan dan melestarikan keuntungan yang dibuat dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi dia memperingatkan komunitas internasional dan negara-negara "sahabat" untuk tidak mengisolasi Afghanistan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Imlek di Filipina, Warga Tetap Bisa Makan Tikoy dan Kirim Angpao Elektronik

Warga Filipina keturunan Tionghoa tetap bisa merayakan Imlek dengan aman dari rumah, seperti makan tikoy dan mengirim angpao secara elektronik.

DUNIA | 28 Januari 2022

Kasus Covid-19 Berkurang, Yunani Izinkan Lagi Musik di Bar dan Restoran

Yunani akan mengizinkan lagi musik di restoran dan bar serta memperpanjang jam operasionalnya setelah mencabut beberapa pembatasan.

DUNIA | 28 Januari 2022

Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

Indonesia dimasukkan dalam daftar negara hijau atau aman (green list country) oleh pemerintah Qatar.

DUNIA | 28 Januari 2022

AS Tekan Tiongkok untuk Beri Kelonggaran Aturan Covid-19 bagi Diplomat

AS mengatakan pada Kamis (27/1/2022), pihaknya meminta Tiongkok untuk melonggarkan aturan karantina Covid-19 bagi para diplomat.

DUNIA | 28 Januari 2022

Ternyata Subvarian BA.2 Pertama Kali Diidentifikasi di Negara Tetangga Indonesia

Banyak yang belum tahu kalau turunan Omicron ini telah diidentifikasi sejak November 2021, dari negara tetangga Indonesia.

DUNIA | 28 Januari 2022

Deteksi 10 Kasus, Finlandia Belum Temukan Asal Masuknya Subvarian BA.2

Otoritas kesehatan di Finlandia Barat Daya telah mendeteksi 10 kasus subvarian Omicron, BA.2.

DUNIA | 28 Januari 2022

2 Orang Tewas Akibat Longsoran Salju di Turki

Dua orang tewas akibat longsoran salju di kota Erzurum, Turki bagian timur, kata Otoritas Bencana dan Darurat (AFAD) negara itu.

DUNIA | 28 Januari 2022

Pria di Jepang Tembak dan Sandera Pekerja Medis

Seorang pria Jepang dilaporkan, menyerang dua pekerja medis yang melakukan kunjungan ke sebuah rumah di Fujimino, barat Tokyo.

DUNIA | 28 Januari 2022

Pemerintah Perlu Maksimalkan Pengaruh Indonesia Secara Internasional

Kaum muda menilai pemerintah Indonesia perlu memaksimalkan kepemimpinan di kancah perpolitikan internasional, untuk memperkuat diplomasi Indonesia.

DUNIA | 28 Januari 2022

Vaksin Booster Mampu Kurangi Rawat Inap hingga 800.000 Pasien di Eropa

Vaksin dosis booster menurut badan kesehatan masyarakat Uni Eropa mampu mengurangi sedikitnya setengah juta pasien rawat inap di Eropa.

DUNIA | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Jaga Kekayaan Desa Adat Bali, Kapolri Kukuhkan Bankamda dan Sipandu Beradat

Jaga Kekayaan Desa Adat Bali, Kapolri Kukuhkan Bankamda dan Sipandu Beradat

NASIONAL | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings