Thailand Akan Beli 200.000 Dosis Pil Anti-Covid-19 dari Merck
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Thailand Akan Beli 200.000 Dosis Pil Anti-Covid-19 dari Merck

Selasa, 5 Oktober 2021 | 23:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Pemerintah Thailand sedang dalam pembicaraan dengan pembuat obat Amerika Serikat (AS) Merck & Co untuk membeli 200.000 dosis pil antivirus eksperimental untuk pengobatan Covid-19.

Seperti dilaporkan Reuters, Thailand menjadi negara Asia terbaru yang berebut pasokan obat setelah tertinggal dari negara-negara Barat untuk vaksin.

Somsak Akksilp, direktur jenderal Departemen Layanan Medis, mengatakan Thailand saat ini sedang mengerjakan perjanjian pembelian untuk obat antivirus buatan Merck, yang dikenal sebagai molnupiravir.

Korea Selatan, Malaysia dan Taiwan menyatakan sedang dalam pembicaraan untuk membeli pengobatan potensial. Sementara Filipina, yang menjalankan uji coba pil tersebut, menyatakan pihaknya berharap penelitian domestiknya akan memungkinkan akses ke pengobatan tersebut.

Semua negara menolak untuk memberikan rincian tentang negosiasi pembelian.

Ketergesaan memesan obat datang setelah data dari uji klinis sementara yang dirilis pada Jumat (1/10) menunjukkan pil itu dapat mengurangi sekitar 50 % kemungkinan rawat inap atau kematian untuk pasien yang berisiko penyakit parah dari Covid-19.

Pil molnupiravir, yang dirancang untuk memasukkan kesalahan ke dalam kode genetik virus, akan menjadi obat antivirus oral pertama untuk Covid-19.

Banyak negara Asia ingin mengunci pasokan lebih awal setelah mereka dilanda keterbatasan pasokan dalam peluncuran vaksin mereka tahun ini, menempatkan mereka di belakang negara-negara kaya yang membeli ratusan juta dosis.

"Kami sekarang sedang mengerjakan perjanjian pembelian dengan Merck yang diharapkan selesai minggu ini, kami telah memesan 200.000 dosis sebelumnya," ujarnya.

Somsak mengatakan pil molnupiravir bisa tiba segera setelah Desember, meskipun kesepakatan itu akan tunduk pada persetujuan pil oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS dan regulator Thailand.

Merck dikenal dengan nama MSD di luar AS dan Kanada. Perwakilan di kantor Merck Thailand tidak dapat segera dihubungi.

Kasus Covid-19 yang dikonfirmasi harian di Thailand turun di bawah 10.000 pada hari Senin (4/10) untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juli. Negara ini telah memberikan 55,5 juta dosis vaksin Covid-19 sejauh ini, menginokulasikan sepenuhnya sekitar 31% dari populasi.

Diperkirakan, Merck bisa memproduksi 10 juta dosis obat molnupiravir pada akhir tahun 2021. Perusahaan juga memiliki kontrak pemerintah AS untuk memasok 1,7 juta dosis molnupiravir dengan harga US$ 700 (Rp 9,98 juta) per dosis. Perusahaan telah m merencanakan pendekatan penetapan harga berjenjang berdasarkan kriteria pendapatan negara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Varian Omicron, Maroko Tangguhkan Penerbangan Internasional

Maroko akan menangguhkan semua penerbangan penumpang internasional reguler selama dua minggu karena kekhawatiran pada varian baru Covid-19 Omicron.

DUNIA | 29 November 2021

Laos Berharap Kereta Peluru Dorong Peningkatan Ekonomi

Pemerintah Laos berharap kereta peluru dapat mendorong peningkatan ekonomi negara.

DUNIA | 29 November 2021

Botswana Temukan Lagi 15 Kasus Omicron

Menteri Kesehatan Botswana Edwin Dikoloti mengatakan telah mendeteksi 15 kasus lagi varian virus corona Omicron, pada Minggu (28/11/2021)

DUNIA | 29 November 2021

Filipina Beli Lagi 20 Juta Dosis Vaksin Covid Pfizer

Filipina akan membeli tambahan 20 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech.

DUNIA | 29 November 2021

Pidato Pertama, Pemimpin Taliban Minta Bantuan Internasional

Pemimpin Taliban, Mullah Mohammad Hassan Akhund meminta bantuan internasional untul Afghanistan.

DUNIA | 29 November 2021

WHO Belum Pastikan Omicron Penyebab Sakit Parah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan belum dapat memastikan apakah varian baru Omicron lebih menular atau menyebabkan sakit parah.

DUNIA | 29 November 2021

Prancis Deteksi Sejumlah Kasus Terduga Omicron

Kementerian Kesehatan Prancis telah menemukan delapan kemungkinan kasus varian Omicron.

DUNIA | 29 November 2021

Mesir Izinkan Vaksin Covid Pfizer untuk Remaja

Mesir mengesahkan penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer untuk remaja berusia 12-15 tahun pada Minggu (28/11/2021).

DUNIA | 29 November 2021

Varian Omicron, WHO Minta Negara Tetap Buka Perbatasan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendorong negara-negara untuk tetap membuka perbatasan, meskipun ada kekhawatiran varian Omicron dari Covid-19.

DUNIA | 29 November 2021

Varian Omicron, Saudi Hentikan Penerbangan 14 Negara Afrika

Arab Saudi menangguhkan sementara penerbangan ke dan dari tujuh negara Afrika karena merebaknya Omicron.

DUNIA | 29 November 2021


TAG POPULER

# Razia Vaksinasi Covid-19


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Ameer Azzikra


# Omicron


# Indonesia Terbuka



TERKINI
Alasan Ahmad Sahroni Bersedia Jadi Ketua OC Formula E

Alasan Ahmad Sahroni Bersedia Jadi Ketua OC Formula E

MEGAPOLITAN | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings