Akibat Karantina yang Terlambat, Ribuan Warga Inggris Meninggal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Karantina yang Terlambat, Ribuan Warga Inggris Meninggal

Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:36 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Kegagalan Inggris untuk memberlakukan karantina pada hari-hari awal pandemi Covid-19 menyebabkan ribuan kasus kematian yang tidak perlu dan berada di antara kesalahan kebijakan kesehatan masyarakat terburuk. Seperti dilaporkan AP, Selasa (12/10/2021), kesimpulan itu dilontarkan anggota parlemen dalam laporan komprehensif pertama Inggris tentang pandemic Covid-19.

“Penundaan mematikan berasal dari kegagalan menteri pemerintah Inggris untuk mempertanyakan rekomendasi dari penasihat ilmiah, yang mengakibatkan tingkat pemikiran kelompok yang berbahaya yang menyebabkan mereka mengabaikan strategi yang lebih agresif yang diadopsi di Asia Timur dan Tenggara untuk membatasi infeksi,” kata laporan itu.

Hanya ketika Layanan Kesehatan Nasional Inggris berisiko kewalahan oleh infeksi yang meningkat pesat, pemerintah Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson akhirnya memerintahkan karantina pada akhir Maret 2020.

"Keputusan tentang penguncian dan jarak sosial selama minggu-minggu awal pandemi - dan saran yang mengarah ke sana - peringkat sebagai salah satu kegagalan kesehatan masyarakat terpenting yang pernah dialami Inggris," kata laporan bersama dari komite sains dan kesehatan parlemen.

“Meskipun menyakitkan, Inggris harus belajar pelajaran apa yang dapat diambil dari mengapa ini terjadi jika kita ingin memastikan hal itu tidak terulang,” tambah laporan itu.

Anggota parlemen mengatakan penyelidikan mereka dirancang untuk mengungkap mengapa Inggris berkinerja "jauh lebih buruk" daripada banyak negara lain selama periode awal pandemi. Inggris telah mencatat lebih dari 137.000 kematian akibat virus corona, jumlah korban tertinggi di Eropa setelah Rusia.

Sebaliknya, pejabat pemerintah mengatakan sudah melakukan apa yang mereka bisa dengan informasi yang mereka miliki di saat krisis.

“Itu adalah pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami mempelajarinya saat kami melewatinya, dan tentu saja dengan melihat ke belakang, ada hal-hal yang kami ketahui tentangnya sekarang yang tidak kami ketahui saat itu,” kata menteri kabinet Stephen Barclay kepada Sky News.

Keluarga yang berduka bereaksi terhadap laporan parlemen dengan kemarahan, marah karena orang-orang yang meninggal karena Covid-19 hanya sedikit disebutkan dalam dokumen setebal 150 halaman itu. Mereka mengatakan komite bersama hanya tertarik untuk “berbicara dengan rekan dan teman mereka”.

"Laporan yang dihasilkannya menggelikan dan lebih tertarik pada argumen politik tentang apakah Anda dapat membawa laptop ke rapat daripada pengalaman mereka yang secara tragis kehilangan orang tua, pasangan, atau anak-anak karena Covid-19," kecam Hannah Brady, juru bicara untuk Keluarga Bereka Covid-19 untuk Keadilan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ledakan di Masjid Afghanistan Tewaskan 16 Orang

Kelompok Syiah di Afghanistan kerap menjadi sasaran serangan ISIS.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Badai Mengamuk di Yunani, Layanan Publik Ditutup

Yunani akan menutup layanan publik dan membatasi lalu lintas di dua jalan utama di ibu kota Athena pada Jumat (15/10/2021)

DUNIA | 15 Oktober 2021

Tiru Squid Game, Iklan Kepolisian Mumbai Jadi Viral

Iklan layanan masyarakat kepolisian kota Mumbai, India menjadi viral karena meniru serial popular di Netflix, Squid Game.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Setelah Penerbangan Terakhir, Maskapai Alitalia Diserahkan ke ITA

Alitalia mengoperasikan penerbangan terakhirnya pada Kamis (15/10/2021) setelah 75 tahun melayani penumpang.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di RS

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton dirawat di rumah sakit di California selatan.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Korban Jiwa Badai Kompasu di Filipina Bertambah Jadi 19 Orang

Korban tewas akibat badai yang memicu tanah longsor dan banjir bandang di seluruh Filipina telah meningkat menjadi sedikitnya 19 orang.

DUNIA | 15 Oktober 2021

AS Gabung Lagi dengan Dewan HAM PBB

Amerika Serikat (AS) kembali bergabung dengan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Kamis (14/10/2021)

DUNIA | 15 Oktober 2021

Investigasi Asal Usul Covid-19 Bergantung pada Tim WHO Terakhir

WHO mengatakan gugus tugas yang baru dibentuk bisa menjadi "kesempatan terakhir" untuk menemukan kebenaran tentang asal-usul pandem

DUNIA | 15 Oktober 2021

Dipaksa Taliban Pangkas Harga, Pakistan Airlines Hentikan Operasi

Pakistan Airlines (PIA) menangguhkan penerbangan ke Afghanistan setelah berseteru dengan pemerintah Taliban

DUNIA | 15 Oktober 2021

2060, Rusia Berkomitmen Capai Netralitas Karbon

Rusia akan bertujuan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.

DUNIA | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Terowongan Belanda


# Pasien Covid-19


# PON Papua



TERKINI
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings