Inflasi Pabrik Tiongkok Capai Level Tertinggi dalam 25 Tahun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Inflasi Pabrik Tiongkok Capai Level Tertinggi dalam 25 Tahun

Kamis, 14 Oktober 2021 | 23:51 WIB
Oleh : Grace El Dora / LES

Beijing, Beritasatu.com - Inflasi pabrik Tiongkok mencapai level tertinggi dalam seperempat abad karena melonjaknya biaya komoditas bulan lalu. Rilis angka Kamis (14/10/2021) menambah kekhawatiran bahwa harga yang lebih tinggi dapat berdampak ke rantai pasokan dan ke dalam ekonomi global.

Pembukaan kembali dari lockdown di seluruh dunia telah meningkatkan permintaan energi, bersamaan dengan persediaan yang rendah. Hal ini diperburuk oleh upaya pemerintah Tiongkok untuk memenuhi tujuan lingkungan dengan memangkas target emisi.

Indeks harga produsen (PPI) yang mengukur biaya barang di gerbang pabrik mencapai 10,7%, kata Biro Statistik Nasional (NBS), menandai lompatan terbesar dalam datanya sejak Oktober 1996.

Indeks tersebut telah mencapai level tertinggi selama 13 tahun pada Agustus 2021. Hal ini mencerminkan lonjakan harga komoditas dan menumpuknya tekanan pada bisnis.

Banyak pabrik terpaksa menghentikan operasinya karena pemadaman listrik yang disebabkan oleh target pengurangan emisi, melonjaknya harga batu bara, dan kekurangan pasokan.

Pihak berwenang Tiongkok sejak itu memerintahkan tambang untuk memperluas produksi. Perusahaan energi diberitahu untuk memastikan ada pasokan bahan bakar yang memadai untuk musim dingin.

"Pada September, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kenaikan harga batubara dan beberapa produk industri padat energi, kenaikan harga produk industri terus meningkat," kata ahli statistik senior NBS Dong Lijuan dalam sebuah pernyataan, Kamis.

Dong menambahkan bahwa di antara 40 sektor industri yang disurvei, 36 sektor mengalami kenaikan harga termasuk pertambangan batu bara, yang mengalami kenaikan 74,9%.

Untuk saat ini, ada beberapa tanda kekurangan listrik yang mempengaruhi harga barang-barang konsumen jadi, kata Sheana Yue, asisten ekonom di Capital Economics.

Indeks harga konsumen (CPI) yang adalah ukuran utama inflasi ritel mencapai 0,7% pada September, sedikit turun dari rilis Agustus.

Tetapi Zhiwei Zhang, kepala ekonom di Pinpoint Asset Management, memperingatkan bahwa dengan harga melonjak dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tanda-tanda perlambatan, risiko stagflasi meningkat di Tiongkok serta seluruh dunia.

"Tujuan ambisius netralitas karbon menempatkan tekanan terus-menerus pada harga komoditas, yang akan diteruskan ke perusahaan hilir," tambah Zhang.

Pemerintah Tiongkok telah menetapkan target untuk mencapai emisi karbon puncak pada 2030 dan menjadi netral karbon pada 2060.

Ketika pihak berwenang mencari cara untuk meredakan krisis energi, para ekonom memperingatkan risiko memburuknya inflasi pabrik.

Kabinet negara itu, Dewan Negara, mengatakan bulan ini bahwa harga listrik akan diizinkan naik hingga 20% terhadap patokan atau dua kali lipat tingkat batas saat ini. Kondisi ini membantu produsen listrik mencatat keuntungan untuk meningkatkan pasokan.

Tetapi langkah seperti itu menambah tekanan inflasi, membuat pihak berwenang dengan tugas rumit mencoba menjinakkan harga sementara juga perlu meningkatkan ekonomi yang lesu. Data produk domestik bruto (PDB) kuartal ketiga akan dirilis minggu depan.

Ahli strategi senior Tiongkok ANZ Research Zhaopeng Xing mengatakan langkah pembatasan harga listrik kemungkinan akan meningkatkan PPI utama. Ia juga memperingatkan proyeksi September tidak akan menjadi puncaknya, serta memperkirakan angka yang lebih tinggi akan terjadi pada Oktober atau November.

Yue, bagaimanapun, memperkirakan inflasi gerbang pabrik akan moderat. "Harga batubara dan logamkemungkinan akan turun kembali karena konstruksi properti melambat," ungkapnya.

Para analis sebelumnya memperingatkan pukulan yang membayangi dari krisis listrik pada aspek lain dari ekonomi Tiongkok seperti perdagangan luar negeri, sementara gangguan pasokan mungkin akan menyaring rantai pasokan.

Itu terjadi ketika bank sentral di seluruh dunia mulai mengurangi kebijakan moneter uang longgar yang diberlakukan pada awal pandemi. Ini yang merupakan kunci untuk mendukung ekonomi, tetapi sekarang mendorong kenaikan inflasi.

Kekhawatiran tentang sektor properti Tiongkok juga membuat bank sentral Tiongkok (PboC) memompa lebih banyak uang ke pasar dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah telah berusaha untuk menghentikan risiko limpahan dari raksasa real estat Tiongkok Evergrande yang tertatih-tatih, yang terjebak dalam rawa utang senilai US$ 300 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penggerebekan di Segitiga Emas, Polisi Laos Sita Narkoba Jumlah Terbesar di Asia

Lebih dari 55 juta tablet metamfetamin dan lebih dari 1,5 ton kristal metamfetamin disita polisi Laos pada hari Rabu (27/10/2021).

DUNIA | 28 Oktober 2021

Lockdown di 3 Kota Tiongkok, 6 Juta Orang Diperintahkan Tetap Tinggal di Rumah

Gelombang baru tersebut mendorong para pejabat pekan ini untuk mengunci Lanzhou, kota berpopulasi lebih dari empat juta orang.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Jokowi Dorong Kerja Sama Konkret ASEAN-Rusia untuk Cegah Rivalitas Tajam

ASEAN dan Rusia memiliki kesamaan kepentingan dan aspirasi dalam melihat kawasan yang aman dan makmur.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Ada Pasukan AS yang Ditempatkan di Taiwan untuk Melatih Tentara

Pengakuan secara resmi ini dapat semakin memperuncing hubungan AS-Tiongkok.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Gelar Acara Melanggar Aturan Covid-19, Barisan Nasional Kena Denda Rp 34 Juta

Salah satu pelanggaran yang terjadi dan dilaporkan kepada sekretaris eksekutif BN Mohamad Sahfri Ab Aziz adalah pelanggaran menjaga jarak.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Kasus Baru Covid-19 di Belanda Sentuh Angka Tertinggi

Dalam tujuh hari terakhir, tercatat 41.409 kasus baru dengan rata-rata 5.916 kasus per hari.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Australia Buka Perbatasan 1 November, Warga Divaksin Lengkap Bisa ke Luar Negeri

Warga Australia sekarang dapat mempersiapkan diri untuk memulai perjalanan ke luar negeri secara aman ketika perbatasan dibuka kembali.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Singapura Periksa Lonjakan Kasus Covid-19 yang Tidak Biasa

Kementerian kesehatan sedang melihat lonjakan kasus (Covid-19) yang tidak biasa ini dalam waktu yang relatif singkat, dan terus memantau dengan cermat.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Biden: Kemitraan AS dengan ASEAN Penting untuk Indo-Pasifik Bebas Terbuka

Biden mengikuti konferensi tingkat tinggi (KTT) AS-ASEAN bersama para pemimpin negara anggota ASEAN dan sekretaris jenderal (sekjen) ASEAN.

DUNIA | 28 Oktober 2021

Tesla Nikmati Uang Negara, Tapi Elon Musk Takut Pajak

Elon Musk ternyata mulai berkelit untuk menghindari pajak. Padahal secara tidak langsung, Tesla dibangun dengan dukungan uang negara pemerintah Amerika Serikat

DUNIA | 28 Oktober 2021


TAG POPULER

# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Elon Musk


# Putri Mako


# Kapolres Nunukan



TERKINI
Tim Gubernur Anies Baswedan Dikalahkan DPRD DKI 3-0

Tim Gubernur Anies Baswedan Dikalahkan DPRD DKI 3-0

MEGAPOLITAN | 38 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings