AS Tawarkan Uang Duka untuk Korban Serangan Drone di Afghanistan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Tawarkan Uang Duka untuk Korban Serangan Drone di Afghanistan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:53 WIB
Oleh : LES

Washington, Beritasatu.com - Pentagon telah menawarkan sejumlah uang duka kepada keluarga dari 10 warga sipil yang tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) di Kabul, Afghanistan. Serangan itu terjadi pada 29 Agustus, dua hari sebelum tenggat penarikan pasukan AS dari negara itu.

Departemen Pertahanan AS mengatakan, telah membuat komitmen yang mencakup "pembayaran uang duka sukarela" dan bekerja sama dengan Departemen Luar Negeri untuk menawarkan relokasi ke AS kepada keluarga korban.

Colin Kahl, Wakil Menteri Pertahanan AS Bidang Kebijakan, menggelar rapat virtual pada Kamis dengan Steven Kwon, pendiri dan presiden Nutrition & Education International, lembaga bantuan yang mempekerjakan Zemari Ahmadi, yang tewas dalam serangan drone itu, kata Sekretaris Pers Pentagon John Kirby, Jumat malam.

Ahmadi dan warga sipil lain yang tewas dalam serangan itu adalah korban tidak bersalah dan tidak terkait dengan ISIS-K atau ancaman terhadap pasukan AS, kata Kirby.

Dari 10 korban tewas, tujuh di antaranya adalah anak-anak.

Pentagon sebelumnya mengatakan, serangan pada 29 Agustus itu menyasar seorang pengebom bunuh diri ISIS yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi pasukan AS di bandara saat mereka menyelesaikan tahap akhir penarikan dari Afghanistan.

Namun, sejumlah laporan segera bermunculan dan mengatakan bahwa serangan drone AS di sebuah kawasan permukiman di bagian barat Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul telah membunuh warga sipil termasuk anak-anak.

Video dari tempat kejadian menunjukkan pecahan-pecahan dari sebuah mobil yang berserakan di halaman sebuah gedung.

Pentagon kemudian mengatakan serangan itu adalah sebuah "kesalahan tragis".

Serangan itu terjadi tiga hari setelah pengebom bunuh diri ISIS membunuh 13 tentara AS dan puluhan warga sipil Afghanistan yang berkerumun di luar gerbang bandara untuk memperebutkan kursi dalam penerbangan evakuasi, menyusul kejatuhan ibu kota Kabul ke tangan Taliban.

Pembunuhan warga sipil itu juga memunculkan pertanyaan tentang masa depan serangan kontraterorisme AS di Afghanistan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

India Laporkan Kasus Ketiga Omicron

India melaporkan kasus ketiga varian Omicron pada Sabtu (4/11/2021) saat jumlah keseluruhan kasus Covid-19 hampir mencapai 35 juta.

DUNIA | 4 Desember 2021

Massa Sengaja Berfoto di Depan Mayat yang Terbakar

Sebanyak 120 orang ditangkap di Pakistan setelah seorang manajer pabrik Sri Lanka dipukuli hingga tewas dan dibakar oleh massa.

DUNIA | 4 Desember 2021

Tuduhan Penistaan, Pria Sri Lanka Dibakar Massa di Pakistan

Sebanyak 120 orang telah ditangkap di Pakistan setelah seorang manajer pabrik Sri Lanka dipukuli hingga tewas dan dibakar oleh massa.

DUNIA | 4 Desember 2021

Kasus Covid-19 Anak Meningkat di Afsel, Diduga Omicron

Dikhawatirkan varian baru Covid-19 Omicron dapat menimbulkan risiko yang lebih besar bagi anak kecil daripada varian virus corona lainnya.

DUNIA | 4 Desember 2021

Jepang Dorong Kerja Sama dengan Indonesia di Laut Sulu

Menlu Jepang Hayashi Yoshimasa mendorong peningkatan kerja sama dengan Indonesia, termasuk kerja sama di Laut Sulu.

DUNIA | 4 Desember 2021

Pasukan Taliban Sita Senjata dari Provinsi Panjshir

Pasukan Taliban Afghanistan menemukan dan menyita berbagai senjata dari provinsi Panjshir timur.

DUNIA | 4 Desember 2021

Eropa Bakal Buka Misi Diplomatik Bersama di Afghanistan

Sejumlah negara Eropa akan membuka misi diplomatik bersama di Afghanistan, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron.

DUNIA | 4 Desember 2021

Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Bertemu Biden

PM Jepang Fumio Kishida kemungkinan membatalkan perjalanannya ke Amerika Serikat bulan ini untuk berdialog dengan Presiden Joe Biden

DUNIA | 4 Desember 2021

Bom Rakitan Guncang Kota Kabul

Sebuah ledakan bom rakitan mengguncang Police District 4 Kabul, ibu kota Afghanistan pada Sabtu (4/12/2021) tanpa adanya laporan korban.

DUNIA | 4 Desember 2021

Salah Amputasi Kaki Pasien, Ahli Bedah Didenda Rp 43 Juta

Pengadilan Austria telah mendenda seorang ahli bedah 2.700 euro (Rp 43 juta) karena keliru mengamputasi kaki seorang pasien.

DUNIA | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Massa Sengaja Berfoto di Depan Mayat yang Terbakar

Massa Sengaja Berfoto di Depan Mayat yang Terbakar

DUNIA | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings