Banjir di India, 19 Warga Kerala Tewas dan Puluhan Hilang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Banjir di India, 19 Warga Kerala Tewas dan Puluhan Hilang

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:04 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Sedikitnya 19 orang tewas dalam banjir di India selatan setelah hujan lebat menyebabkan sungai meluap, memutus akses kota dan desa. Seperti dilaporkan BBC, Minggu (17/10/2021), beberapa rumah hanyut dan orang-orang terperangkap di distrik Kottayam di negara bagian Kerala.

"Curah hujan di Kerala terus mengganggu kehidupan normal di negara bagian selatan pada hari Minggu, dengan sebanyak 18 orang kehilangan nyawa mereka dalam insiden terkait hujan sejauh ini, dan puluhan lainnya hilang setelah banjir bandang dan tanah longsor di beberapa daerah," lapor surat kabar lokal Hindustan Times.

Tentara India, angkatan udara, dan angkatan laut telah bergabung dengan lembaga pemerintah setempat dalam upaya penyelamatan. Para pejabat manajemen bencana telah mendesak anjing pelacak untuk bekerja.

Ketua Menteri Kerala Pinarayi Vijayan mengatakan semua lembaga pemerintah telah diarahkan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelamatkan orang-orang dari daerah yang terkena dampak dan mengevakuasi mereka yang tinggal di daerah rawan tanah longsor dan banjir.

"Kamp-kamp bantuan telah dimulai di daerah-daerah yang terkena dampak. Orang-orang harus berhati-hati di dalam kamp dan mengamati perilaku Covid-19 dengan menjaga jarak fisik yang diperlukan dan memakai masker," bunyi pernyataan.

Video dari Kottayam menunjukkan penumpang bus diselamatkan setelah kendaraan mereka terendam air banjir. Hujan deras selama berhari-hari di Kerala telah menyebabkan tanah longsor yang mematikan dan militer India telah bergabung dengan upaya penyelamatan.

"Helikopter telah digunakan untuk menerbangkan pasokan dan personel ke beberapa bagian distrik Kottayam, tempat orang-orang terperangkap di bawah puing-puing oleh tanah longsor," kata para pejabat, Minggu.

Akibat banjir, bagian jalan juga tersapu dan sejumlah pohon tumbang. Perahu nelayan digunakan untuk mengevakuasi penduduk yang terperangkap di Kollam dan kota-kota pesisir lainnya.

Puluhan orang dilaporkan hilang dan ada kekhawatiran jumlah korban tewas bisa meningkat lebih lanjut.

Penduduk setempat bergabung dengan tim penyelamat pada hari Minggu untuk membantu menghilangkan lumpur, batu dan pohon tumbang dari daerah yang terkena bencana saat pencarian korban terus berlanjut.

Pusat-pusat pengungsian telah didirikan di berbagai daerah di seluruh negara bagian.

Tidak jarang hujan deras menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kerala, tempat lahan basah dan danau yang dulunya berfungsi sebagai pelindung alami dari banjir telah hilang karena meningkatnya urbanisasi dan konstruksi.

Pada 2018, sekitar 400 orang tewas dan lebih dari satu juta lainnya mengungsi akibat banjir terparah di Kerala dalam satu abad.

Penilaian yang dilakukan oleh pemerintah federal pada tahun yang sama menemukan bahwa negara bagian, yang memiliki 44 sungai yang mengalir melaluinya, termasuk di antara 10 yang paling rentan terhadap banjir.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Anak Meningkat di Afsel, Diduga Omicron

Dikhawatirkan varian baru Covid-19 Omicron dapat menimbulkan risiko yang lebih besar bagi anak kecil daripada varian virus corona lainnya.

DUNIA | 4 Desember 2021

Jepang Dorong Kerja Sama dengan Indonesia di Laut Sulu

Menlu Jepang Hayashi Yoshimasa mendorong peningkatan kerja sama dengan Indonesia, termasuk kerja sama di Laut Sulu.

DUNIA | 4 Desember 2021

Pasukan Taliban Sita Senjata dari Provinsi Panjshir

Pasukan Taliban Afghanistan menemukan dan menyita berbagai senjata dari provinsi Panjshir timur.

DUNIA | 4 Desember 2021

Eropa Bakal Buka Misi Diplomatik Bersama di Afghanistan

Sejumlah negara Eropa akan membuka misi diplomatik bersama di Afghanistan, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron.

DUNIA | 4 Desember 2021

Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Bertemu Biden

PM Jepang Fumio Kishida kemungkinan membatalkan perjalanannya ke Amerika Serikat bulan ini untuk berdialog dengan Presiden Joe Biden

DUNIA | 4 Desember 2021

Bom Rakitan Guncang Kota Kabul

Sebuah ledakan bom rakitan mengguncang Police District 4 Kabul, ibu kota Afghanistan pada Sabtu (4/12/2021) tanpa adanya laporan korban.

DUNIA | 4 Desember 2021

Salah Amputasi Kaki Pasien, Ahli Bedah Didenda Rp 43 Juta

Pengadilan Austria telah mendenda seorang ahli bedah 2.700 euro (Rp 43 juta) karena keliru mengamputasi kaki seorang pasien.

DUNIA | 4 Desember 2021

Taliban Terbitkan Dekrit Perlindungan Hak Perempuan

Pemimpin tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada pada hari Jumat mengeluarkan dekrit khusus mengenai hak-hak perempuan

DUNIA | 4 Desember 2021

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan, dampak Omicron cukup signifikan pada ekonomi global.

DUNIA | 4 Desember 2021

Brasil Sudah Vaksinasi Covid 90% Populasi

Brasil telah memvaksinasi 90% dari populasi targetnya yang berjumlah 177 juta orang dengan setidaknya satu dosis vaksin untuk melawan Covid-19.

DUNIA | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 4 Desember 2021

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings