Jika Tolak Vaksin Penguat, Warga Israel dan Bahrain Akan Kehilangan Status Vaksinasi Covid
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jika Tolak Vaksin Penguat, Warga Israel dan Bahrain Akan Kehilangan Status Vaksinasi Covid

Senin, 18 Oktober 2021 | 10:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Manamah, Beritasatu.com- Israel dan Bahrain ingin penduduk yang memenuhi syarat untuk mengambil vaksin penguat Covid-19. Seperti dilaporkan CNBC, Rabu (13/10/2021), mereka yang tidak melakukannya berisiko kehilangan status vaksinasi lengkap mereka, dan hak istimewa yang menyertainya.

Setelah kampanye vaksinasi awal yang cepat, Israel dan Bahrain meluncurkan dosis vaksin penguat ke sebagian besar populasi mereka.

Pakar kesehatan terbagi secara luas tentang perlunya program vaksin penguat. Sebagian besar setuju kemanjuran vaksin akan berkurang seiring waktu, tetapi para ahli tidak setuju apakah suntikan vaksin penguat diperlukan untuk semua orang.

Di Israel, orang yang divaksinasi diberi apa yang disebut "pintu hijau" yang memungkinkan mereka memasuki hotel, restoran, dan banyak tempat dalam ruangan lainnya.

Orang yang telah pulih dari Covid-19 juga dapat diberikan izin masuk hijau di bawah serangkaian pedoman yang berbeda.

Pada 3 Oktober, Israel mengubah kriteria izin hijau dan mempersingkat validitasnya. Menurut penasihat pemerintah, izin tersebut akan kedaluwarsa enam bulan setelah seseorang menerima dosis kedua.

"Siapa pun yang memiliki izin hijau dan setelah 3/10 tidak memenuhi kriteria baru akan kehilangan izin hijau," kata juru bicara kementerian kesehatan Israel kepada CNBC.

Dosis ketiga harus diberikan sebelum izin hijau baru dapat dikeluarkan, setidaknya satu minggu setelah vaksin penguat. Izin itu juga akan kedaluwarsa enam bulan setelah dosis ketiga.

Tidak jelas apakah lebih banyak vaksin penguat mungkin diperlukan di masa depan untuk dipertimbangkan divaksinasi sepenuhnya. Juru bicara kementerian kesehatan Israel menyatakan perkembangan situasi virus dan tingkat morbiditas akan menentukan "validitas lanjutan dari izin hijau" enam bulan setelah dosis ketiga.

Associated Press melaporkan aksi protes pecah di Israel atas kebijakan baru, dan diperkirakan 2 juta orang bisa kehilangan Green Pass mereka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 merek fesyen dituding terkait dengan deforestasi hutan Amazon.

DUNIA | 30 November 2021

30 Badak Putih Afsel Dipindahkan ke Rwanda

Tiga puluh badak putih yang terancam punah telah tiba di Rwanda setelah perjalanan panjang dari Afrika Selatan (Afsel).

DUNIA | 30 November 2021

Bank Dunia Akan Cairkan Rp 7,13 Triliun Dana Afghanistan

Bank Dunia sedang menyelesaikan proposal untuk memcairkan hinggaUS$ 500 juta (Rp 7,13 triliun) dari dana bantuan Afghanistan yang dibekukan ke badan-badan kemanusiaan.

DUNIA | 30 November 2021

Hadapi Omicron, Filipina Luncurkan Program Vaksinasi Massal

Filipina meluncurkan upaya ambisius untuk memvaksinasi sembilan juta orang terhadap Covid-19 dalam tiga hari

DUNIA | 30 November 2021

PBB: Paspor dan Vaksin Covid Bantu Pariwisata Eropa Pulih

Penggunaan luas “paspor” dan vaksin Covid-19 membantu pariwisata pulih lebih cepat di Uni Eropa (UE) daripada di bagian lain dunia pada kuartal ketiga 2021.

DUNIA | 30 November 2021

Pertama Kali, Kemlu Selenggarakan Sekolah Dinas Hibrida

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyelenggarakan sekolah dinas luar negeri (sekdilu) secara hibrida untuk pertama kali.

DUNIA | 30 November 2021

WHO: Omicron Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian baru Omicron akan memicu lonjakan sangat tinggi kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

DUNIA | 30 November 2021

Presiden Korsel Desak Pemberian Vaksin Penguat

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin (29/11/2021), mendesak pemberian suntikan vaksin penguat yang cepat terhadap Covid-19

DUNIA | 30 November 2021

Varian Omicron, Kuba Perketat Pembatasan

Kuba akan meningkatkan pembatasan mulai 4 Desember untuk penumpang dari negara-negara Afrika tertentu karena kekhawatiran varian virus corona, Omicron

DUNIA | 30 November 2021

Taliban Mulai Perangi Narkoba di Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menjanjikan Afghanistan yang bebas narkotika saat mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

DUNIA | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

KESEHATAN | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings