PM Jepang: Pelepasan Air Limbah Fukushima Tidak Bisa Ditunda
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PM Jepang: Pelepasan Air Limbah Fukushima Tidak Bisa Ditunda

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:36 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Tokyo, Beritasatu.com- Perdana Menteri baru Jepang Fumio Kishida mengatakan, , pada Minggu (17/10/2021), rencana pembuangan massal air limbah yang disimpan di pembangkit nuklir Fukushima tidak dapat ditunda. Seperti dilaporkan AP, rencana itu akan dilakukan meskipun ada kekhawatiran dari penduduk setempat.

Berbicara pada kunjungan pertama ke fasilitas tersebut sejak menjabat, Fumio Kishida mengatakan pemerintahnya akan bekerja untuk meyakinkan penduduk di sekitar pabrik tentang keamanan teknis proyek pembuangan air limbah.

Pabrik Fukushima Daiichi mengalami tiga kali kehancuran pada tahun 2011 setelah gempa bumi besar dan tsunami.

Tur singkat Kishida ke fasilitas oleh operatornya, Tokyo Electric Power Company Holdings, berfokus pada penghentian pembangkit yang sedang berlangsung, dan sejumlah besar air yang diolah tetapi masih mengandung radioaktif yang tersimpan di sana.

"Saya sangat yakin bahwa masalah air adalah masalah penting yang tidak boleh ditunda," kata Kishida kepada wartawan setelah tur.

Pemerintah dan TEPCO mengumumkan rencana pada bulan April untuk mulai melepaskan air ke Samudra Pasifik pada musim semi 2023 selama rentang beberapa dekade.

Rencana tersebut telah ditentang keras oleh para nelayan, penduduk, dan tetangga Jepang, termasuk termasuk Tiongkok dan Korea Selatan.

Air pendingin yang terkontaminasi terus bocor dari reaktor yang rusak sejak bencana. Air telah dipompa dari ruang bawah tanah dan disimpan di sekitar 1.000 tangki yang menurut operator akan mencapai kapasitasnya akhir tahun depan.

Pejabat Jepang mengatakan pembuangan air sangat diperlukan untuk pembersihan pabrik, dan pelepasannya ke laut adalah pilihan yang paling realistis.

Kishida mengatakan pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi kekhawatiran pembuangan air akan merugikan perikanan lokal dan industri lainnya.

“Kami akan memberikan penjelasan tentang keamanan (pembuangan) dari sudut pandang ilmiah dan transparansi untuk menghilangkan berbagai kekhawatiran,” kata Kishida.

Jepang telah meminta bantuan dari Badan Energi Atom Internasional untuk memastikan pembuangan tersebut memenuhi standar keamanan global.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Salah Amputasi Kaki Pasien, Ahli Bedah Didenda Rp 43 Juta

Pengadilan Austria telah mendenda seorang ahli bedah 2.700 euro (Rp 43 juta) karena keliru mengamputasi kaki seorang pasien.

DUNIA | 4 Desember 2021

Taliban Terbitkan Dekrit Perlindungan Hak Perempuan

Pemimpin tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada pada hari Jumat mengeluarkan dekrit khusus mengenai hak-hak perempuan

DUNIA | 4 Desember 2021

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan, dampak Omicron cukup signifikan pada ekonomi global.

DUNIA | 4 Desember 2021

Brasil Sudah Vaksinasi Covid 90% Populasi

Brasil telah memvaksinasi 90% dari populasi targetnya yang berjumlah 177 juta orang dengan setidaknya satu dosis vaksin untuk melawan Covid-19.

DUNIA | 4 Desember 2021

Iran Nyatakan Tuntutan Kesepakatan Nuklir

Pemerintah Iran telah menyampaikan dua rancangan teks yang berisi proposal Iran tentang penghapusan sanksi dan pembatasan nuklir.

DUNIA | 4 Desember 2021

Saat Omicron Menyebar, Eropa Lampaui 75 Juta Kasus Covid

Eropa melampaui 75 juta kasus virus corona pada Jumat (3/12/2021) saat varian Omicron menyebar.

DUNIA | 4 Desember 2021

Orang Australia Jadi Jawara Peminum Sedunia

Orang Australia telah dicap sebagai peminum terberat di dunia karena mengonsumsi alkohol hingga hampir tidak sadarkan diri.

DUNIA | 4 Desember 2021

AS Janji Cegah Invasi Rusia ke Ukraina

Amerika Serikat (AS) berjanji untuk mencegah invasi Rusia ke Ukraina.

DUNIA | 4 Desember 2021

Soal Omicron, Ilmuwan WHO Minta Dunia Tidak Panik

Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendesak orang untuk tidak panik atas munculnya varian virus corona Omicron

DUNIA | 4 Desember 2021

Kasus Covid Melonjak, Korsel Akan Perketat Aturan 

Korea Selatan pada Jumat (3/12/2021) memutuskan untuk memperketat aturan anti-virus mulai minggu depan di tengah melonjaknya jumlah kasus Covid-19.

DUNIA | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Data Suspek Covid-19 sampai 4 Desember 2021

Data Suspek Covid-19 sampai 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings