Logo BeritaSatu

Kemenangan Taliban di Afghanistan Mendorong Radikal Pakistan

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:54 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Peshawar, Beritasatu.com- Gerakan Taliban Pakistan telah dikuatkan oleh kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan. Selama beberapa tahun, Taliban Pakistan melancarkan serangan kekerasan terhadap pemerintah Islamabad. Seperti dilaporkan AP, Senin (18/10/2021), di wilayah suku Pakistan yang keras di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan, ada peringatan yang tenang dan terus-menerus beredar bahwa Taliban akan kembali.

Taliban Pakistan tampaknya bersiap untuk merebut kembali kendali atas wilayah kesukuan yang mereka hilangkan hampir tujuh tahun lalu dalam satu operasi besar oleh militer Pakistan.

Hingga kini, Taliban Pakistan sudah meningkatkan pengaruh mereka. Kontraktor lokal melaporkan biaya tambahan yang dikenakan Taliban pada setiap kontrak dan pembunuhan orang-orang yang menentangnya.

Pada awal September, misalnya, seorang kontraktor bernama Noor Islam Dawar membangun kanal kecil tidak jauh dari kota Mir Ali dekat perbatasan Afghanistan. Nilainya tidak lebih dari US$ 5.000 (Rp 70 juta).

Namun, Taliban datang memanggil, menuntut bagian mereka sebesar US$ 1.100 (Rp 15,4 juta). Menurut kerabat dan aktivis local, Dawar tidak punya apa-apa untuk diberikan dan memohon pengertian mereka. Seminggu kemudian dia tewas, ditembak oleh orang-orang bersenjata tak dikenal. Keluarga Dawar menyalahkan Taliban.

Taliban Pakistan, yang dikenal sebagai Tehrik-e-Taliban atau TTP, adalah organisasi terpisah dari Taliban Afghanistan, meskipun mereka memiliki ideologi garis keras yang sama dan bersekutu.

TTP muncul pada awal 2000-an dan meluncurkan kampanye pemboman dan serangan lainnya, bersumpah untuk menjatuhkan pemerintah Pakistan dan merebut kendali di banyak daerah suku. Tindakan keras militer tahun 2010-an berhasil menekannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di Tengah Situasi Bencana, Menteri Keuangan Pakistan Mengundurkan Diri

Menteri Keuangan Pakistan, Miftah Ismail mengatakan akan secara resmi mengundurkan diri di tengah situasi bencana banjir dan kesulitan ekonomi.

NEWS | 27 September 2022

Pasukan Cadangan Rusia Dibekali Senjata Tua dan Berkarat

Pasukan cadangan Rusia yang dimobilisasi hanya dibekali senjata tua dan berkarat untuk terjun ke medan perang di Ukraina

NEWS | 27 September 2022

Survei Jelang Pemilu AS, Ukraina Tidak Penting bagi Pemilih

Survei menemukan persoalan Ukraina tidak terlalu penting bagi para pemilih jelang pemilu AS.

NEWS | 27 September 2022

Sidang Majelis Umum PBB, Menlu Retno Tawarkan Paradigma Kolaborasi

Di Sidang Majelis Umum PBB, Menlu Retno menawarkan paradigma kolaborasi sebagai solusi untuk menghadapi tantangan global.

NEWS | 27 September 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Enggan Temui Lukas Enembe di Papua: Kami yang Panggil

KPK Enggan Temui Lukas Enembe di Papua: Kami yang Panggil

NEWS | 51 detik yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings