Kemenangan Taliban di Afghanistan Mendorong Radikal Pakistan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemenangan Taliban di Afghanistan Mendorong Radikal Pakistan

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:54 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Peshawar, Beritasatu.com- Gerakan Taliban Pakistan telah dikuatkan oleh kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan. Selama beberapa tahun, Taliban Pakistan melancarkan serangan kekerasan terhadap pemerintah Islamabad. Seperti dilaporkan AP, Senin (18/10/2021), di wilayah suku Pakistan yang keras di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan, ada peringatan yang tenang dan terus-menerus beredar bahwa Taliban akan kembali.

Taliban Pakistan tampaknya bersiap untuk merebut kembali kendali atas wilayah kesukuan yang mereka hilangkan hampir tujuh tahun lalu dalam satu operasi besar oleh militer Pakistan.

Hingga kini, Taliban Pakistan sudah meningkatkan pengaruh mereka. Kontraktor lokal melaporkan biaya tambahan yang dikenakan Taliban pada setiap kontrak dan pembunuhan orang-orang yang menentangnya.

Pada awal September, misalnya, seorang kontraktor bernama Noor Islam Dawar membangun kanal kecil tidak jauh dari kota Mir Ali dekat perbatasan Afghanistan. Nilainya tidak lebih dari US$ 5.000 (Rp 70 juta).

Namun, Taliban datang memanggil, menuntut bagian mereka sebesar US$ 1.100 (Rp 15,4 juta). Menurut kerabat dan aktivis local, Dawar tidak punya apa-apa untuk diberikan dan memohon pengertian mereka. Seminggu kemudian dia tewas, ditembak oleh orang-orang bersenjata tak dikenal. Keluarga Dawar menyalahkan Taliban.

Taliban Pakistan, yang dikenal sebagai Tehrik-e-Taliban atau TTP, adalah organisasi terpisah dari Taliban Afghanistan, meskipun mereka memiliki ideologi garis keras yang sama dan bersekutu.

TTP muncul pada awal 2000-an dan meluncurkan kampanye pemboman dan serangan lainnya, bersumpah untuk menjatuhkan pemerintah Pakistan dan merebut kendali di banyak daerah suku. Tindakan keras militer tahun 2010-an berhasil menekannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Museum Nasional Afghanistan Dibuka Kembali

Museum Nasional Afghanistan dibuka sekali lagi.

DUNIA | 7 Desember 2021

Pengungsi Rohingya Tuntut Facebook Rp 2.157 Triliun

Pengungsi Rohingya menuntut Facebook senilai US$150 miliar (Rp 2.157 triliun) karena memicu ujaran kebencian Myanmar.

DUNIA | 7 Desember 2021

Italia Perketat Pembatasan untuk Orang yang Tidak Divaksin

Italia telah memberlakukan pembatasan yang lebih ketat untuk orang yang tidak divaksinasi Covid-19.

DUNIA | 7 Desember 2021

Tuntut Bebas, PBB Kecam Vonis Penjara terhadap Suu Kyi

PBB mengecam junta Myanmar atas keyakinan dan hukuman terhadap pemimpin terguling Aung San Suu Kyi selama empat tahun penjara.

DUNIA | 7 Desember 2021

Bahrain Masukkan Nigeria ke Daftar Merah Perjalanan

Bahrain memasukkan Nigeria ke dalam daftar merah perjalanan terkait penyebaran kasus Omicron Covid-19.

DUNIA | 7 Desember 2021

Kasus Omicron di Inggris Naik 50% dalam 24 Jam

Kasus varian Omicron di Inggris naik hingga 50% dalam 24 jam.

DUNIA | 7 Desember 2021

Tiongkok Terapkan Aturan Baru untuk Dukung Pasar Properti

Tiongkok  Senin (6/12/2021) mengumumkan penurunan rasio cadangan dan memperbarui dukungan untuk pasar perumahan.

DUNIA | 7 Desember 2021

Malala Yousafzai Desak AS Bela Perempuan Afghanistan

Aktivis hak asasi manusia Malala Yousafzai mendesak Amerika Serikat (AS) untuk mengambil tindakan bagi perempuan dan anak perempuan Afghanistan.

DUNIA | 7 Desember 2021

Covid-19, CDC AS Larang Warga AS ke Prancis dan Yordania

CDC AS menyarankan warga Amerika agar tidak bepergian ke Prancis, Yordania, Portugal, dan Tanzania, dengan alasan kekhawatiran Covid-19.

DUNIA | 7 Desember 2021

Adama Barrow Terpilih Lagi Jadi Presiden Gambia

Adama Barrow memenangkan masa jabatan kedua dalam pemilihan presiden (pilpres) Gambia.

DUNIA | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Gelombang Ketiga Covid-19


# Investor Milenial


# Darmawan Prasodjo


# Houston Rockets


# Massindo Group



TERKINI
Jangan Sembarangan Pilih Hand Sanitizer

Jangan Sembarangan Pilih Hand Sanitizer

KESEHATAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings