Mata Uang Kripto Merusak Efektivitas Sanksi AS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mata Uang Kripto Merusak Efektivitas Sanksi AS

Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Meningkatnya penggunaan mata uang kripto dapat merusak efektivitas sanksi ekonomi dan keuangan Amerika Serikat (AS). Seperti dilaporkan AFP, pada Senin (18/10/2021), Departemen Keuangan AS menyatakan mata uang kripto berpotensi merusak peran dolar Amerika.

Setelah meninjau sistem sanksi AS, Departemen Keuangan menemukan bahwa saat sanksi tetap menjadi alat kebijakan yang penting dan efektif, sanksi juga menghadapi tantangan baru termasuk meningkatnya risiko dari sistem pembayaran baru, meningkatnya penggunaan aset digital, dan penjahat dunia maya.

Sanksi perbendaharaan bekerja dengan memblokir target yakni individu, pejabat pemerintah atau perusahaan, dari menggunakan sistem keuangan AS. Pada dasarnya, sanksi memutus mereka dari perbankan atau mengambil untung dari perdagangan di sebagian besar dunia.

“Tetapi mata uang digital dan platform pembayaran alternatif menawarkan peluang kepada pelaku kejahatan untuk menahan dan mentransfer dana di luar sistem keuangan tradisional berbasis dolar,” kata laporan itu.

Mata uang digital pada gilirannya menawarkan insentif untuk menemukan cara baru menyembunyikan transaksi lintas batas" dan "membangun sistem keuangan dan pembayaran baru yang dimaksudkan untuk mengurangi peran global dolar.

"Kami menyadari risiko bahwa, jika dibiarkan, aset digital dan sistem pembayaran ini dapat membahayakan efektivitas sanksi kami," kata laporan itu.

Laporan tersebut menunjukkan penggunaan sanksi meningkat sepuluh kali lipat selama dua dekade terakhir. Setidaknya 9.421 penunjukan sanksi tahun ini dibandingkan dengan hanya 912 pada tahun 2000.

Departemen Keuangan menyatakan sanksi harus memiliki tujuan kebijakan yang jelas. Sanksi ditargetkan untuk menghindari kerugian ekonomi atau kemanusiaan yang tidak diinginkan, dan sedapat mungkin dikenakan dalam koordinasi dengan sekutu AS.

"Sanksi adalah alat yang sangat penting untuk memajukan kepentingan keamanan nasional kita," kata Wakil Menteri Keuangan Wally Adeyemo.

Namun, Adeyemo menambahkan bahwa di tengah tantangan, AS berkomitmen untuk bekerja dengan mitra dan sekutu untuk memodernisasi dan memperkuat alat penting ini".

Pada Selasa (19/10), Adeyemo memberikan kesaksian di hadapan Komite Perbankan Senat tentang masalah ini.

Menurut pernyataan siap yang dirilis oleh kantor Depkeu AS pada Senin malam, Adeyemo diharapkan untuk mengatakan bahwa pemerintah AS saat ini “harus menggunakan sanksi dalam koordinasi dan kolaborasi dengan sekutu aS, mengambil keuntungan dari dampak yang lebih besar yang datang dari bertindak bersama.

"Perbendaharaan harus memodernisasi infrastruktur sanksi, teknologi, dan tenaga kerjanya untuk beradaptasi dengan ancaman yang berkembang dari penjahat dunia maya, ransomware, dan lainnya," ujar Adeyemo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Positif Covid, Presiden Ceko Lantik PM dari Bilik Kaca

Presiden Ceko Milos Zeman positif Covid-19 sehingga harus melantik PM Petr Fiala dari bilik kaca.

DUNIA | 29 November 2021

Mantan PM Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh Wafat

Mantan Perdana Menteri Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh telah meninggal dunia di Prancis pada usia 77 tahun.

DUNIA | 28 November 2021

Cabut Pembatasan, Tiongkok Bakal Hadapi Gelombang Covid-19

Tiongkok akan menghadapi lebih dari 630.000 kasus Covid-19 per hari jika negara itu meninggalkan kebijakan nol toleransi dan mencabut pembatasan perjalanan.

DUNIA | 28 November 2021

Dukung Palestina, Indonesia Akan Tingkatkan Kerja Sama

Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang dengan Palestina guna mendukung perjuangan bangsa tersebut mencapai kemerdekaan.

DUNIA | 28 November 2021

Mau Melahirkan, Anggota Parlemen Ini Naik Sepeda ke RS

Anggota parlemen Selandia Baru Julie Anne Genter berangkat ke RS dengan mengendarai sepeda untuk menjalani persalinan, dan satu jam kemudian dia melahirkan.

DUNIA | 28 November 2021

Dubes Ade Padmo Dukung Kerja Sama Indonesia-Yordania

Dubes Ade Padmo Sarwono menyatakan IJBC sebagai mitra KBRI Amman akan terus bersinergi untuk membantu kerja sama Indonesia-Yordania.

DUNIA | 27 November 2021

Singapura Wajibkan Tes Antigen Pelancong dari Malaysia

Singapura mewajibkan semua pelancong yang tiba dari Malaysia melalui jalur perjalanan bagi orang yang sudah divaksin untuk melakukan tes cepat antigen.

DUNIA | 28 November 2021

Sembunyi di Roda Pesawat, Pria Guatemala Tiba di Miami

Penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat, tiba dengan selamat.

DUNIA | 28 November 2021

Warga Korut yang Kabur dari Penjara Tiongkok Ditangkap

Polisi Tiongkok telah menangkap seorang warga Korea Utara (Korut) yang melakukan pelarian berani dari penjara pada bulan Oktober.

DUNIA | 28 November 2021

Kerusuhan di Solomon, 3 Mayat Hangus Terbakar Ditemukan

Tiga mayat hangus ditemukan di sebuah gedung yang terbakar di kawasan Pecinan di ibu kota Kepulauan Solomon, Honiara.

DUNIA | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Ditaklukkan Sassuolo, Milan Telan Kekalahan Kandang Pertama

Ditaklukkan Sassuolo, Milan Telan Kekalahan Kandang Pertama

BOLA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings