Logo BeritaSatu

Warga India Pertanyakan Urgensi Foto PM Modi di Sertifikat Vaksin

Rabu, 20 Oktober 2021 | 23:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Sejumlah warga India mempertanyakan urgensi keberadaan foto Perdana Menteri Narendra Modi di sertifikat vaksin Covid-19. Seperti dilaporkan BBC, Senin (18/10/2021), pengadilan di negara bagian Kerala di India selatan akan mendengarkan petisi minggu depan dari seorang warga yang tidak senang keberadaan foto PM Modi itu.

Pria, yang dikenal sebagai Peter M, menginginkan sertifikat baru tanpa foto Modi karena dia menganggap foto Modi telah melanggar hak-hak dasarnya. Peter M adalah aktivis hak informasi berusia 62 tahun dan anggota partai Kongres oposisi utama India.

"Dengan meletakkan fotonya di sertifikat saya, dia menyusup ke ruang pribadi warga. Ini tidak konstitusional dan saya meminta perdana menteri yang terhormat untuk segera menghentikan tindakan yang salah dan memalukan ini," ujar Peter kepada BBC di telepon dari rumahnya. di Kecamatan Kottayam.

"Itu tidak pantas dalam demokrasi dan sama sekali tidak berguna bagi bangsa atau individu mana pun," tambahnya.

Selain detail pribadi individu tersebut, sertifikat vaksin yang dikeluarkan oleh kementerian kesehatan India memuat foto Modi bersama dengan dua pesan dalam bahasa Inggris dan bahasa lokal.

Pada Agustus, Menteri Kesehatan junior Bharati Pravin Pawar mengatakan kepada parlemen bahwa foto dan kutipan teks itu dimasukkan untuk kepentingan publik yang lebih besar. Foto dan teks itu mendorong orang mengikuti perilaku yang sesuai dengan Covid bahkan setelah inokulasi.

“Tapi mereka yang telah menggunakan vaksin sudah yakin akan kegunaannya dan pesan dalam sertifikat tidak lebih dari berkhotbah kepada orang yang bertobat” sindir Peter M.

"Tuan Modi bukan PM pertama kami dan ini bukan program vaksinasi pertama India. Tetapi kampanye melawan Covid-19 dan program vaksin diproyeksikan sebagai pertunjukan satu orang, alat propaganda untuk perdana menteri." tambahnya.

Peter M sangat gusar karena dia harus membayar sendiri suntikan vaksin di rumah sakit swasta. Dia mengeluhkan antrean panjang untuk janji temu di rumah sakit pemerintah yang memberikan vaksin Covid-19 gratis.

"Saya membayar 750 rupee [US$10 atau Rp 140.829] untuk setiap dosis, jadi mengapa foto Tuan Modi harus ada di sertifikat saya?" tanyanya.

Pengadilan Tinggi Kerala memberi pemerintah federal dan negara bagian dua minggu untuk menanggapi. BBC menghubungi dua juru bicara dari Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Modi, tetapi mereka menolak untuk mengomentari petisi Peter M.

Foto perdana menteri pada sertifikat vaksin Covid-19 juga telah dikritik oleh pesaing politiknya. Beberapa negara bagian yang dikuasai oposisi bahkan telah mengganti fotonya dengan gambar menteri utama mereka sendiri.

Pemimpin senior partai Kongres Priyanka Gandhi Vadra menuduh Modi menggunakan vaksin untuk "publisitas pribadi". Sementara, Mamata Banerjee, kepala menteri negara bagian Benggala Barat, mengatakan dia juga harus meletakkan fotonya di akta kematian.

"Seandainya saya bukan pendukung dia, saya tidak menyukainya tapi saya harus membawa ini. Kenapa? Di mana kebebasan orang?" tanya Banerjee pada konferensi pers.

"Anda mewajibkan foto Anda di akta Covid. Sekarang tempel juga di akta kematian," tambahnya.

Foto itu juga menyebabkan kebingungan bagi orang India yang bepergian ke luar negeri - Vice news baru-baru ini melaporkan bahwa petugas imigrasi, yang tidak mengenal wajah Modi, menuduh beberapa pelancong melakukan penipuan.

Peter M khawatir jika dibiarkan, Modi akan selanjutnya mulai memasang fotonya di sekolah dan sertifikat cuti kuliah anak-anak.

Kekhawatiran Peter berakar pada kenyataan bahwa foto Modi terkadang muncul di tempat yang tidak seharusnya. Baru-baru ini, satu iklan pemerintah dengan gambar perdana menteri dihapus dari email resmi pengadilan setelah ada keberatan dari Mahkamah Agung.

Kecintaan perdana menteri untuk difoto dan swafoto sudah terkenal. Dia memiliki banyak pengikut di media sosial dan demonstrasinya selalu dihadiri oleh puluhan ribu orang di seluruh negeri.

Para pendukung Modi mengatakan tidak ada salahnya memajang foto perdana menteri pada sertifikat vaksin karena dia adalah salah satu wajah yang paling dikenal di negara India.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erupsi Gunung Semeru, Relawan Pertaruhkan Nyawa Evakuasi Warga

Awan panas guguran dari Gunung Semeru mengakibatkan sejumlah wilayah di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diguyur hujan abu vulkanik.

NEWS | 5 Desember 2022

Perempuan Pelaku Penganiayaan Balita di Bantaeng Ditangkap

Setelah buron beberapa lama, HS, pelaku penganiayaan balita di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, akhirnya ditangkap polisi, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 5 Desember 2022

5 Berita Terpopuler, Erupsi Gunung Semeru hingga Konser Rizky Febian

Bencana erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur dan konser mini Rizky Febian di Stasiun MRT Hotel Indonesia menjadi berita terpopuler Beritasatu.com.

NEWS | 5 Desember 2022

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Wisata Kuliner Medan, Mie Balap yang Selalu Ramai

Wisata Kuliner Medan, Mie Balap yang Selalu Ramai

LIFESTYLE | 14 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE