Harga Rumah Baru di Tiongkok Mengalami Penurunan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Rumah Baru di Tiongkok Mengalami Penurunan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:44 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Beijing, Beritasatu.com - Harga rumah baru di Tiongkok bulan lalu turun untuk pertama kalinya dalam enam tahun, menurut data terbaru pada Rabu (20/10/2021). Ini diakibatkan sektor properti berjuang setelah tindakan keras pemerintah, sementara gagal bayar kewajiban di beberapa pengembang besar menambah kekhawatiran penularan dari krisis Evergerande.

Pembacaan terbaru mengikuti angka resmi yang menunjukkan industri real estat dan konstruksi menyusut pada kuartal III-2021, untuk pertama kalinya sejak tahap awal pandemi. Hasil rilis kini menjadi hambatan besar bagi ekonomi nomor dua dunia tersebut.

Angka yang dirilis Rabu menunjukkan bahwa biaya rumah baru di 70 kota besar dan menengah terlihat menurun tipis pada September 2021, menurut pernyataan Biro Statistik Nasional (NBS) tanpa memberikan persentase yang tepat. Perhitungan Bloomberg menemukan angka tersebut turun sekitar 0,08%.

Itu merupakan penurunan pertama sejak April 2015.

Harga di pasar sekunder turun 0,19% yang merupakan penurunan bulanan kedua, kata Bloomberg.

Proyeksi terbaru akan dianggap sangat mengkhawatirkan, karena September biasanya dilihat sebagai musim puncak untuk pasar dalam negeri. Namun koreksi terjadi saat perusahaan properti menjadi sorotan, setelah pemerintah mulai menekan jumlah pinjaman perusahaan.

Hal ini pada gilirannya membatasi kemampuan mereka untuk terus membangun dan menjual proyek, memberi tekanan lebih besar pada laba bersih perusahaan.

Korban terbesar dari tindakan keras tersebut adalah Evergrande Tiongkok, salah satu pengembang properti terbesar di negara itu, yang tertatih-tatih karena berjuang membayar utang lebih dari US$ 300 miliar.

Perusahaan tersebut telah melewatkan beberapa pembayaran obligasi, sedangkan masa tenggang 30 hari untuk pembayaran obligasi luar negeri akan habis Sabtu (23/10/2021).

Kondisi ini membuat investor khawatir tentang apa yang akan terjadi. Namun, perusahaan masih dapat memenuhi kewajiban domestiknya.

Kekhawatiran bahwa perusahaan dapat runtuh dan mengirimkan gelombang kejut ke ekonomi Tiongkok, dan mungkin secara global, telah mengguncang pasar awal bulan ini. Meski demikian, pemerintah Tiongkok mengatakan dampak apa pun akan dapat diatasi.

Beberapa pesaing properti domestik dalam beberapa minggu terakhir telah gagal membayar utang dan peringkat utang mereka diturunkan.

Sinic Holdings yang terdaftar di bursa Hong Kong menjadi yang terbaru yang melewatkan pembayaran, menurut data S&P Global Ratings Rabu.

S&P mengatakan non-pembayaran terbaru akan memicu cross defaults, yakni secara otomatis membuat perusahaan gagal bayar pada pinjaman lainnya. Ketentuan ini juga mempercepat tuntutan pembayaran kembali utang perusahaan lainnya. Beberapa di antara (utang perusahaan lainnya) sudah jatuh tempo.

Pesaing di kelas properti menengah Fantasia juga gagal memenuhi kewajiban dalam beberapa minggu terakhir, yang memicu penurunan peringkat utang perusahaan ke kondisi gagal bayar selektif oleh S&P dan CCC oleh Fitch Ratings.

Sektor properti Tiongkok telah berada di bawah pengawasan ketat sejak regulator mengumumkan pembatasan rasio utang tiga kali lipat yang berbeda, dalam skema yang dijuluki tiga garis merah tahun lalu.

Terlepas dari kekhawatiran tentang sektor ini, kepala ekonomi Asia Oxford Economics Louis Kuijs menyerukan aturan yang sifatnya bertahap. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Inggris Sediakan Vaksin Penguat Covid hingga Januari 2022

Vaksin penguat Covid-19 akan ditawarkan kepada semua orang di Inggris yang memenuhi syarat hingga akhir Januari 2022.

DUNIA | 1 Desember 2021

Panel Kesehatan AS Dukung Pil Anticovid Merck

Satu panel ahli kesehatan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (1/12/2021), telah memilih untuk merekomendasikan Molnupiravir, pil antivirus Merck dalam pengobatan Covid-19.

DUNIA | 1 Desember 2021

Covax Alokasikan 4,7 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut

Jaringan berbagi vaksin global Covax telah menyisihkan 4,73 juta dosis vaksin Covid-19 Astrazeneca untuk pengiriman ke Korea Utara (Korut).

DUNIA | 1 Desember 2021

WHO: Lansia Tak Divaksinasi Covid Tunda Perjalanan 

WHO menyarankan orang berusia 60 dan lebih tua yang tidak divaksinasi atau sebelumnya tidak memiliki Covid-19 untuk menunda perjalanan terkait Omicron.

DUNIA | 1 Desember 2021

Sejak 2019, Kelaparan di Amerika Latin Meningkat 30%

Jumlah orang yang kelaparan di Amerika Latin dan Karibia telah meningkat 30% sejak 2019 untuk mencapai level tertinggi dalam 15 tahun.

DUNIA | 1 Desember 2021

Lebanon Terima Bantuan Medis Tiongkok

Lebanon pada Senin (29/11/2021) menerima bantuan medis dari Tiongkok

DUNIA | 1 Desember 2021

Satu dari Tiga Staf Parlemen Australia Alami Pelecehan

Satu dari tiga staf di parlemen Australia telah dilecehkan secara seksual.

DUNIA | 1 Desember 2021

Akibat Omicron, Afsel Akan Catat 10.000 Kasus Covid Per Hari

Afrika Selatan (Afsel) mungkin akan mencatat 10.000 kasus Covid-19 setiap hari pada minggu ini akibat varian Omicron.

DUNIA | 1 Desember 2021

Yunani Akan Denda Warga Penolak Vaksin Covid-19

Yunani akan mendenda orang berusia di atas 60 tahun yang menolak vaksin Covid-19.

DUNIA | 1 Desember 2021

Bong Go Mundur dari Kandidat Presiden Filipina

Kandidat presiden Filipina Christopher “Bong Go”, yang mendapat dukungan dari Presiden Rodrigo Duterte, telah mundur dari persaingan secara mengejutkan.

DUNIA | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Korsel Laporkan 5 Kasus Pertama Omicron

Korsel Laporkan 5 Kasus Pertama Omicron

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings