Senin, 7 Agustus 2023

KTT ASEAN Tanpa Junta Myanmar, AS: Langkah Siginifikan Namun Belum Cukup

Penulis: LES
Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:52 WIB
Pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing (kiri) disambut saat kedatangannya di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta di Tangerang, untuk menghadiri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) soal krisis Myanmar, Sabtu 24 April 2021.
Pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing (kiri) disambut saat kedatangannya di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta di Tangerang, untuk menghadiri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) soal krisis Myanmar, Sabtu 24 April 2021. (AFP/Setpres / Dokumentasi)

Washington, Beritasatu.com - Amerika Serikat (AS) menganggap, keputusan ASEAN untuk mengecualikan pimpinan Myanmar dari KTT sangat signifikan tetapi masih banyak yang dilakukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh negara tersebut pascakudeta militer 1 Februari, kata pejabat senior AS.

"Ini mencerminkan sebuah langkah yang sangat signifikan," kata Edgard Kagan, direktur senior untuk Asia Timur dan Oseania di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih pada acara yang digelar lembaga kajian Center for Strategic and International Studies (CSIS), di Washington, Rabu (20/10/2021).

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang beranggotakan 10 negara, pekan lalu memutuskan untuk mengundang perwakilan nonpolitik Myanmar ke KTT ASEAN pada 26-28 Oktober. Keputusan itu merupakan penghinaan bagi pemimpin militer Myanmar Min Aung Hlaing.

Namun, menurut Kagan langkah ASEAN itu tidak cukup.

"Jelas, menurut kami ini tidak cukup, dan menyelesaikan tantangan yang ditimbulkan oleh kudeta di Myanmar, serta kesulitan-kesulitan luar biasa yang kini dihadapi oleh rakyat di Myanmar akibat kudeta ... membutuhkan upaya yang lebih luas dan saya rasa lebih efektif".

Kagan tidak menyebutkan secara spesifik langkah-langkah yang dimaksud.

Menolak kehadiran Min Aung Hlaing pada KTT merupakan langkah besar yang ditempuh ASEAN.

Negara-negara anggota perhimpunan itu selama ini menganut kebijakan untuk tidak ikut campur urusan satu sama lain.

Mereka juga enggan menerapkan sanksi dan tindakan-tindakan lainnya untuk mengisolasi Myanmar.

Kagan menyebutkan, membahas isu yang dihadapi Myanmar membutuhkan kerja sama antara negara-negara ASEAN, serta mitra asing.

"Sangat jelas bahwa ini bukanlah situasi yang akan membaik dengan sendirinya," ucap Kagan.

Ia menambahkan bahwa AS akan bekerja sama dengan ASEAN mengenai isu tersebut.

"Terlihat bahwa muncul frustrasi yang berkembang di kawasan karena situasi di Myanmar, kekhawatiran pun ikut berkembang. Faktanya adalah kualitas pemerintahan di Myanmar anjlok, bahwa rakyat Myanmar sedang menghadapi tantangan yang luar biasa".



Sumber: ANTARA

Bagikan

BERITA TERKAIT

DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

NASIONAL
ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

OTOTEKNO
Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

EKONOMI
Ada 15.000 Perusahaan Jepang di ASEAN, Investasi 2022 Capai US$ 26,7 Miliar

Ada 15.000 Perusahaan Jepang di ASEAN, Investasi 2022 Capai US$ 26,7 Miliar

EKONOMI
Tiongkok Sumber Investasi Terbesar ASEAN, Nilainya US$ 13,8 Miliar

Tiongkok Sumber Investasi Terbesar ASEAN, Nilainya US$ 13,8 Miliar

EKONOMI
BNPB Gelar Simulasi dan Edukasi Bencana Tingkat Asia Tenggara

BNPB Gelar Simulasi dan Edukasi Bencana Tingkat Asia Tenggara

NASIONAL

BERITA TERKINI

Dipepet 3 Orang Bercelurit, Seorang Pemuda di Kediri Tewas di Parit

NUSANTARA 12 menit yang lalu
1060879

Istana Berkebaya, Retno Marsudi Merasa seperti Model

NASIONAL 14 menit yang lalu
1060878

Rumah Ketua KPU Enrekang Dibobol, Aksi Maling Terekam CCTV

NUSANTARA 22 menit yang lalu
1060877

Nonton Live Streaming Bayern Muenchen vs Monaco di BTV Malam Ini

SPORT 29 menit yang lalu
1060876

Terpopuler, CCTV Mahasiswa UI Dibunuh hingga Penganiayaan Wanita Sukabumi

NASIONAL 44 menit yang lalu
1060875

Persib Asah Penyelesaian Akhir Jelang Lawan Persis

SPORT 53 menit yang lalu
1060842

Liga 1: Persik Bertekad Curi Poin Lawan Bali United

SPORT 1 jam yang lalu
1060836

Hasil Pertandingan Raja Casablanca vs Al Nassr: Ini Gol-gol Kemenangan Kesatria Najd

SPORT 2 jam yang lalu
1060874

Investor Daily Roundtable Tayang Perdana Malam Ini, Hanya di BTV!

EKONOMI 2 jam yang lalu
1060873

Temui Elon Musk, Menkes Jajaki Kerja Sama Akses Internet untuk Puskesmas

NASIONAL 2 jam yang lalu
1060872
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Meregang Nyawa di Pelintasan Sebidang

Opini Text

Identitas Indonesia

Identitas Indonesia

Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno