Logo BeritaSatu

IMF: Keterpurukan Ekonomi Afghanistan Akan Berdampak pada Negara Tetangga

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:09 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Kesengsaraan ekonomi Afghanistan dapat memicu krisis pengungsi yang berdampak pada negara-negara tetangga, seperti Turki dan Eropa. Seperti dilaporkan BBC, Rabu (20/10/2021), peringatan itu disampaikan Dana Moneter Internasional (IMF).

Menurut IMF, ekonomi Afghanistan akan berkontraksi hingga 30% tahun ini. Kondisi itu dapat mendorong jutaan orang ke dalam kemiskinan dan menyebabkan krisis kemanusiaan.

IMF menyatakan negara tetangga Afghanistan akan lebih terpukul karena mereka bergantung pada dana untuk perdagangan. Tajikistan bahkan telah menyatakan tidak mampu untuk menerima lebih banyak pengungsi Afghanistan.

Setelah aset asing dibekukan dan sebagian besar bantuan non-kemanusiaan dihentikan, arus masuk uang tunai ke Afghanistan telah mengering.

Dalam prospek ekonomi regional, dana tersebut menyatakan masuknya pengungsi dalam jumlah besar dapat membebani sumber daya publik di negara-negara penerima pengungsi.

“Arus pengungsi memicu tekanan pasar tenaga kerja, dan menyebabkan ketegangan sosial, menggarisbawahi perlunya bantuan dari komunitas internasional,” tambahnya.

Meskipun tidak jelas berapa banyak pengungsi Afghanistan yang akan ditangani, IMF memperkirakan bahwa jika ada satu juta orang lebih. Negara yang menampung pengungsi akan menelan biaya seperti: Tajikistan US$100 juta (Rp 1,4 triliun), Iran US$ 300 juta (Rp 4,2 triliun), dan Pakistan US$ 500 juta (Rp 7 triliun).

Bulan lalu, Tajikistan menyatakan tidak mampu menerima pengungsi dalam jumlah besar kecuali menerima bantuan keuangan internasional. Sementara negara-negara Asia Tengah lainnya menyatakan tidak memiliki rencana untuk menampung pengungsi.

Negara-negara terdekat juga akan dirugikan oleh hilangnya Afghanistan sebagai mitra dagang utama.

Afghanistan dulunya menerima bantuan luar negeri dalam jumlah besar. Pemerintah Inggris memperkirakan negara-negara OECD menyumbangkan US$65 miliar (Rp 913 triliun) ke Afghanistan dari 2001 hingga 2019. Sebagian besar dana digunakan untuk membayar perdagangan dengan Iran, Pakistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

IMF juga memperingatkan ada kekhawatiran bahwa dana yang masuk ke negara itu dapat digunakan untuk membiayai terorisme dan pencucian uang. Pekan lalu, anggota kelompok ekonomi utama G20 berjanji untuk memasukkan miliaran dolar ke dalam ekonomi Afghanistan demi mencegah bencana ekonomi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengungsi Korban Gempa Cianjur Mencapai 108.720 Jiwa

Pengungsi korban gempa Cianjur mencapai 108.720 jiwa, hal itu dilaporkan tim gabungan pencarian dan penyelamatan gempa bumi Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 30 November 2022

Korban Helikopter Jatuh Baru Menikah

Kepergian Briptu Mochamad Lasminto, kopilot helikopter yang jatuh di Bangka Belitung, menyisahkan kesedihan mendalam bagi kedua orang tuanya.

NEWS | 30 November 2022

Putri Candrawathi Minta Maaf ke Anggota Polri yang Jadi Saksi

Putri Candrawathi, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat meminta maaf kepada anggota Polri yang menjadi saksi.

NEWS | 29 November 2022

Akui Tidak Jujur dari Awal, Ferdy Sambo Minta Maaf

Ferdy Sambo mengaku tidak jujur sejak awal dalam kasus pembunuhan Brigadir J, oleh karena itu dia meminta maaf.

NEWS | 29 November 2022

Erick Thohir Bantah Adanya Aliran Dana Biayai Kegiatan Relawan Jokowi di GBK

Erick Thohir membantah dengan tegas tuduhan soal isu aliran dana dari BUMN untuk membiayai kegiatan relawan Nusantara Bersatu.

NEWS | 29 November 2022

MRPB Kirim 7 Calon Penjabat Gubernur Papua Barat Daya

MRPB telah mengirimkan tujuh nama orang asli Papua Barat kepada Mendagri Tito Karnavian untuk menduduki jabatan penjabat gubernur Papua Barat Daya.

NEWS | 29 November 2022

BNPT Dorong Mahasantri Ponpes Lirboyo Komitmen Cinta Tanah Air

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar mendorong mahasantri Lirboyo Kediri agar memiliki komitmen cinta Tanah Air yang tinggi.

NEWS | 30 November 2022

Rencana Kang Emil Gabung Partai Dinilai Dapat Pengaruhi Peta Politik

Rencana Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Kang Emil bergabung ke partai politik (parpol) dapat memengaruhi peta politik menjelang Pemilu 2024.

NEWS | 29 November 2022

Masih Ada Daerah Terisolasi di Cianjur, Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan

Sejumlah daerah terdampak gempa Cianjur masih terisolasi. Anggota TNI AU Lanud Atang Sendjadja terus dikerahkan mengirimkan bantuan melalui udara.

NEWS | 29 November 2022

Mendes PDTT: 10 Desa Jadi Percontohan Desa Antikorupsi

Mendes PDTT meluncurkan 10 desa percontohan desa antikorupsi di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pengungsi Korban Gempa Cianjur Mencapai 108.720 Jiwa

Pengungsi Korban Gempa Cianjur Mencapai 108.720 Jiwa

NEWS | 18 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE