Rezim Suriah Bashar al Assad Curi Jutaan Dolar Bantuan Asing
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rezim Suriah Bashar al Assad Curi Jutaan Dolar Bantuan Asing

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:36 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Damaskus, Beritasatu.com- Pemerintah Suriah di bawah rezim Bashar Assad mencuri jutaan dolar bantuan asing dari bantuan tahun 2020. Seperti dilaporkan theguardian, Kamis (21/10/2021), rezim Assad memaksa badan-badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk menggunakan nilai tukar mata uang yang lebih rendah.

Menurut penelitian baru, Bank Sentral Suriah, yang disetujui oleh Inggris, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, pada dasarnya menghasilkan US$ 60 juta (Rp 864 miliar) pada tahun 2020 dengan mengantongi US$ 0,51 (Rp 7.196) dari setiap dolar bantuan yang dikirim ke Suriah.

“Bantuan itu menjadikan kontrak PBB salah satu jalan menghasilkan uang terbesar untuk Presiden Bashar al-Assad dan pemerintahannya,” kata peneliti dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), lembaga kajian Operations & Policy Center dan Center for Operational Analysis and Research.

Dipukul oleh sanksi baru AS dan runtuhnya sistem perbankan di negara tetangga Lebanon, Damaskus yang kekurangan uang semakin mengandalkan metode yang tidak ortodoks untuk mengumpulkan dana. Uang dikantongi oleh pejabat di Damaskus untuk kekayaan pribadi mereka, atau dimasukkan ke dalam dana perang panjang yang kini berjalan 10 tahun.

Para peneliti menganalisis ratusan kontrak PBB untuk pengadaan barang dan jasa bagi orang-orang yang tinggal di wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah, di mana lebih dari 90% penduduknya hidup dalam kemiskinan sejak pound Suriah, atau lira, jatuh tahun lalu.

Saat nilai tukar resmi bank sentral telah meningkat tahun ini menjadi SYP2,500 per dolar AS, kurs pasar gelap adalah SYP3,500. Pedagang dan konsumen yang sah lebih suka menggunakan kurs pasar gelap, karena mereka menerima lebih banyak pound Suriah untuk mata uang asing.

Karena PBB dipaksa oleh pemerintah Suriah untuk menggunakan kurs resmi, setengah dari uang bantuan asing yang ditukarkan ke pound Suriah pada tahun 2020, hilang setelah dipertukarkan dengan kurs resmi yang lebih rendah.

“Ini menunjukkan cara yang sangat sistematis untuk mengalihkan bantuan bahkan sebelum memiliki kesempatan untuk diimplementasikan atau digunakan di lapangan,” kata Natasha Hall, dari CSIS, satu lembaga kajian di Washington yang membantu menyusun penelitian.

“Jika tujuan sanksi secara keseluruhan adalah untuk merampas sumber daya rezim untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap warga sipil dan tujuan bantuan kemanusiaan adalah untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan, maka kita memiliki contoh ini, di mana sasaran bantuan benar-benar bertentangan dengan dua pernyataan tersebut,” tambahnya.

Setelah 10 tahun perang saudara di Suriah, kelelahan donor internasional, yang sudah terlihat dalam berkurangnya janji bantuan, telah berubah menjadi keterlibatan kembali politik yang lebih terbuka dengan rezim Assad.

Tanpa AS memainkan peran yang kuat dalam menemukan solusi politik di Suriah, yang masih didukung secara terbuka oleh Washington, negara-negara Arab – termasuk Yordania yang bersekutu dengan AS, Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Mesir – baru-baru ini memulai kembali pembicaraan diplomatik, membuka kembali perbatasan untuk perdagangan dan mengisyaratkan pembaruan kerjasama ekonomi.

AS mengizinkan Damaskus memainkan peran utama dalam menyalurkan gas Mesir ke Lebanon untuk memberi daya pada pembangkit listrik negara yang kehabisan bahan bakar. Interpol mengizinkan Suriah untuk bergabung kembali dengan jaringannya bahkan ketika nasib para pembangkang yang ditangkap selama perang masih belum diketahui.

Meneliti 779 pengadaan yang tersedia untuk umum untuk 2019 dan 2020, yang terdaftar di database Global Marketplace PBB, para peneliti menemukan bahwa hingga US$100 juta (Rp 1,41 triliun) hilang dalam manipulasi nilai tukar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Biden-Putin Berunding di Tengah Ketegangan Ukraina

Perundingan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan berlangsung di tengah ketegangan yang meningkat di Ukraina.

DUNIA | 5 Desember 2021

Tiongkok Rencanakan Pembangunan Hijau Sektor Industri

Kementerian Perindustrian Tiongkok meluncurkan rencana lima tahun yang ditujukan untuk pembangunan hijau di sektor industrinya.

DUNIA | 5 Desember 2021

PBB Perluas Mandat Perangi Pembajakan di Somalia

Dewan Keamanan PBB memperbarui izin penggunaan semua cara yang diperlukan guna memerangi pembajakan di lepas pantai Somalia. negara Afrika Timur.

DUNIA | 5 Desember 2021

Menlu Finlandia Positif Covid-19

Menteri Luar Negeri Finlandia Pekka Haavisto dinyatakan positif Covid-19.

DUNIA | 5 Desember 2021

Survei: 53 % Rakyat Jerman Ingin Karantina Nasional

Sekitar 53% orang Jerman mendukung gagasan karantina besar-besaran di seluruh negeri, di tengah lonjakan kasus Covid-19.

DUNIA | 5 Desember 2021

Korban Meninggal Covid-19 di Rusia Mencapai 578.000 Orang

Jumlah kematian Covid-19 Rusia telah mencapai setidaknya 578.020 orang, negara terburuk ketiga di dunia.

DUNIA | 5 Desember 2021

Thailand Sita Hampir 900 Kg Sabu Tujuan Taiwan

Pihak berwenang Thailand mencegat hampir 900 kg sabu berbentuk kristal metamfetamin dengan tujuan Taiwan.

DUNIA | 5 Desember 2021

Varian Omicron, Inggris Perketat Aturan Perjalanan

Wisatawan yang menuju ke Inggris sekarang harus mengikuti tes Covid sebelum keberangkatan mereka dalam upaya untuk membatasi penyebaran virus Omicron

DUNIA | 5 Desember 2021

India Konfirmasi Kasus Omicron Keempat

India mengonfirmasi kasus keempat varian virus corona Omicron pada Minggu (5/12/2021).

DUNIA | 5 Desember 2021

Ribuan Orang Protes Aturan Pembatasan Covid-19 di Belanda

Ribuan orang berkonvoi di kota Utrecht, Belanda tengah pada Sabtu (4/12/2021) untuk memprotes pembatasan virus corona baru

DUNIA | 5 Desember 2021


TAG POPULER

# Vaksin Sinovac


# Mahasiswi Bunuh Diri


# BWF World Tour


# Semeru


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI
PVMBG Sudah Keluarkan Peringatan Dini Sebelum Erupsi Semeru

PVMBG Sudah Keluarkan Peringatan Dini Sebelum Erupsi Semeru

NASIONAL | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings