Turki Akan Usir 10 Diplomat Negara Barat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Turki Akan Usir 10 Diplomat Negara Barat

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:05 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Ankara, Beritasatu.com- Kementerian Luar Negeri Turki akan mengusir duta besar Amerika Serikat dan sembilan negara Barat lainnya karena menuntut pembebasan dermawan Osman Kavala. Seperti dilaporkan Reuters, ancaman itu dilontarkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (23/10/2021).

Tujuh dari duta besar mewakili sekutu NATO Turki dan pengusiran diplomat itu, jika dilakukan, akan membuka keretakan terdalam dengan Barat dalam 19 tahun kekuasaan Erdogan.

Kavala, seorang kontributor untuk banyak kelompok masyarakat sipil, telah dipenjara selama empat tahun. Dia didakwa membiayai protes nasional pada tahun 2013 dan dengan keterlibatan dalam kudeta yang gagal pada tahun 2016. Kavala tetap dalam tahanan saat persidangan terakhirnya berlanjut, dan menyangkal tuduhan tersebut.

Dalam pernyataan bersama pada 18 Oktober, duta besar Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, Finlandia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat menyerukan penyelesaian yang adil dan cepat untuk kasus Kavala, dan untuk pembebasan mendesak. Mereka dipanggil oleh kementerian luar negeri, yang menyebut pernyataan itu tidak bertanggung jawab.

“Saya memberikan perintah yang diperlukan kepada menteri luar negeri kita dan mengatakan apa yang harus dilakukan: 10 duta besar ini harus dinyatakan persona non grata (tidak diinginkan) sekaligus. Anda akan segera menyelesaikannya,” kata Erdogan dalam pidatonya di kota barat laut Eskisehir.

“Mereka akan tahu dan mengerti Turki. Pada hari mereka tidak tahu dan mengerti Turki, mereka akan pergi,” katanya disambut sorak-sorai dari kerumunan.

Kedutaan AS, dan Prancis serta Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Erdogan telah mengatakan sebelumnya bahwa ia berencana untuk bertemu dengan Presiden AS Joe Biden pada pertemuan puncak Kelompok 20 (G20) ekonomi utama di Roma akhir pekan depan.

Norwegia menyatakan kedutaannya belum menerima pemberitahuan dari otoritas Turki.

“Duta besar kami tidak melakukan apa pun yang memastikan pengusiran,” kata kepala juru bicara kementerian, Trude Maaseide, seraya menambahkan bahwa Turki sangat menyadari pandangan Norwegia.

"Kami akan terus meminta Turki untuk mematuhi standar demokrasi dan aturan hukum yang negara itu berkomitmen di bawah Konvensi Hak Asasi Manusia Eropa," kata Maaseide.

Kavala dibebaskan tahun lalu dari tuduhan terkait dengan protes 2013, tetapi keputusan itu dibatalkan tahun ini dan digabungkan dengan tuduhan terkait dengan upaya kudeta.

Kelompok-kelompok hak asasi mengatakan kasusnya adalah simbol dari tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di bawah Erdogan.

Enam negara yang terlibat adalah anggota UE, termasuk Jerman dan Prancis. Presiden Parlemen Eropa David Sassoli mencuit: “Pengusiran sepuluh duta besar adalah tanda pergeseran otoriter pemerintah Turki. Kami tidak akan terintimidasi. Kebebasan untuk Osman Kavala.”



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Positif Covid, Presiden Ceko Lantik PM dari Bilik Kaca

Presiden Ceko Milos Zeman positif Covid-19 sehingga harus melantik PM Petr Fiala dari bilik kaca.

DUNIA | 29 November 2021

Mantan PM Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh Wafat

Mantan Perdana Menteri Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh telah meninggal dunia di Prancis pada usia 77 tahun.

DUNIA | 28 November 2021

Cabut Pembatasan, Tiongkok Bakal Hadapi Gelombang Covid-19

Tiongkok akan menghadapi lebih dari 630.000 kasus Covid-19 per hari jika negara itu meninggalkan kebijakan nol toleransi dan mencabut pembatasan perjalanan.

DUNIA | 28 November 2021

Dukung Palestina, Indonesia Akan Tingkatkan Kerja Sama

Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang dengan Palestina guna mendukung perjuangan bangsa tersebut mencapai kemerdekaan.

DUNIA | 28 November 2021

Mau Melahirkan, Anggota Parlemen Ini Naik Sepeda ke RS

Anggota parlemen Selandia Baru Julie Anne Genter berangkat ke RS dengan mengendarai sepeda untuk menjalani persalinan, dan satu jam kemudian dia melahirkan.

DUNIA | 28 November 2021

Dubes Ade Padmo Dukung Kerja Sama Indonesia-Yordania

Dubes Ade Padmo Sarwono menyatakan IJBC sebagai mitra KBRI Amman akan terus bersinergi untuk membantu kerja sama Indonesia-Yordania.

DUNIA | 27 November 2021

Singapura Wajibkan Tes Antigen Pelancong dari Malaysia

Singapura mewajibkan semua pelancong yang tiba dari Malaysia melalui jalur perjalanan bagi orang yang sudah divaksin untuk melakukan tes cepat antigen.

DUNIA | 28 November 2021

Sembunyi di Roda Pesawat, Pria Guatemala Tiba di Miami

Penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat, tiba dengan selamat.

DUNIA | 28 November 2021

Warga Korut yang Kabur dari Penjara Tiongkok Ditangkap

Polisi Tiongkok telah menangkap seorang warga Korea Utara (Korut) yang melakukan pelarian berani dari penjara pada bulan Oktober.

DUNIA | 28 November 2021

Kerusuhan di Solomon, 3 Mayat Hangus Terbakar Ditemukan

Tiga mayat hangus ditemukan di sebuah gedung yang terbakar di kawasan Pecinan di ibu kota Kepulauan Solomon, Honiara.

DUNIA | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Erick Ingin Buat Sentra Kuliner Indonesia di Luar Negeri

Erick Ingin Buat Sentra Kuliner Indonesia di Luar Negeri

EKONOMI | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings