Israel Sebut 6 Lembaga HAM Palestina sebagai Organisasi Teroris
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Israel Sebut 6 Lembaga HAM Palestina sebagai Organisasi Teroris

Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Ramallah, Beritasatu.com- Israel menetapkan 6 kelompok hak asasi manusia Palestina sebagai organisasi teroris. Seperti dilaporka NPR, Sabtu (23/10/2021), para aktivis berharap reaksi internasional akan membantu membalikkan tudingan Israel.

Dua dari enam kelompok mengatakan mereka tidak akan dipaksa untuk melakukan gerakan bawah tanah meskipun status baru mereka tidak pasti. Tudingan itu akan memungkinkan Israel untuk menyerang kantor kelompok, menyita aset, menangkap karyawan dan mengkriminalisasi pendanaan dan ekspresi dukungan.

Namun para aktivis mengatakan mereka berusaha untuk menentang keputusan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz.

Label teroris dari Israel untuk enam kelompok, termasuk beberapa yang menerima dana Eropa, tampaknya telah membuat Amerika Serikat dan Eropa lengah. Tindakan itu bisa memaksa mereka untuk memihak, pada saat upaya untuk merundingkan persyaratan negara Palestina bersama Israel terhenti tanpa harapan.

Selama bertahun-tahun, AS dan Uni Eropa sebagian besar berfokus pada manajemen konflik, termasuk memperkuat masyarakat sipil Palestina, sementara tidak memberikan tekanan terbuka pada Israel untuk menghentikan perusahaan pemukiman yang sedang berlangsung di tanah pendudukan yang diupayakan oleh Palestina untuk negara mereka.

Israel menuduh bahwa enam kelompok tersebut adalah front untuk Front Populer untuk Pembebasan Palestina, sebuah gerakan kecil, sekuler, sayap kiri dengan partai politik dan faksi bersenjata yang telah melakukan serangan mematikan terhadap Israel.

Aktivis HAM mengecam penetapan terorisme Israel sebagai upaya terang-terangan untuk mencegah kelompok tersebut mendokumentasikan pelanggaran hak di wilayah pendudukan, terutama oleh Israel, tetapi juga oleh pemerintah otonomi Palestina yang semakin otoriter di Tepi Barat yang diduduki.

"Kami berharap komunitas Internasional akan memberikan tekanan yang cukup pada Israel sehingga akan mundur," kata Ubai Aboudi, kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Bisan, salah satu kelompok sasaran.

Bisan dan Al-Haq, yang tertua dari kelompok hak asasi Palestina, mengatakan mereka belum melakukan kontak dengan pihak berwenang Israel sejak keputusan itu diumumkan Jumat. Bisan dan Al-Haq membantah memiliki hubungan dengan PFLP, yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Israel dan negara-negara Barat.

Amerika Serikat, sekutu terdekat Israel, mengatakan belum diberi peringatan sebelumnya tentang keputusan itu dan akan mencari informasi lebih lanjut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan Jumat bahwa "kami percaya penghormatan terhadap hak asasi manusia, kebebasan mendasar, dan masyarakat sipil yang kuat sangat penting untuk pemerintahan yang bertanggung jawab dan responsif."

Pada Sabtu, Kantor Hak Asasi Manusia PBB di Wilayah Pendudukan Palestina menyatakan alasan yang dikutip oleh menteri pertahanan Israel "tidak jelas atau tidak relevan. PBB mencela keputusannya sebagai langkah terbaru dalam "kampanye stigmatisasi yang panjang" terhadap organisasi tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cabut Pembatasan, Tiongkok Bakal Hadapi Gelombang Covid-19

Tiongkok akan menghadapi lebih dari 630.000 kasus Covid-19 per hari jika negara itu meninggalkan kebijakan nol toleransi dan mencabut pembatasan perjalanan.

DUNIA | 28 November 2021

Dukung Palestina, Indonesia Akan Tingkatkan Kerja Sama

Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang dengan Palestina guna mendukung perjuangan bangsa tersebut mencapai kemerdekaan.

DUNIA | 28 November 2021

Mau Melahirkan, Anggota Parlemen Ini Naik Sepeda ke RS

Anggota parlemen Selandia Baru Julie Anne Genter berangkat ke RS dengan mengendarai sepeda untuk menjalani persalinan, dan satu jam kemudian dia melahirkan.

DUNIA | 28 November 2021

Dubes Ade Padmo Dukung Kerja Sama Indonesia-Yordania

Dubes Ade Padmo Sarwono menyatakan IJBC sebagai mitra KBRI Amman akan terus bersinergi untuk membantu kerja sama Indonesia-Yordania.

DUNIA | 27 November 2021

Singapura Wajibkan Tes Antigen Pelancong dari Malaysia

Singapura mewajibkan semua pelancong yang tiba dari Malaysia melalui jalur perjalanan bagi orang yang sudah divaksin untuk melakukan tes cepat antigen.

DUNIA | 28 November 2021

Sembunyi di Roda Pesawat, Pria Guatemala Tiba di Miami

Penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat, tiba dengan selamat.

DUNIA | 28 November 2021

Warga Korut yang Kabur dari Penjara Tiongkok Ditangkap

Polisi Tiongkok telah menangkap seorang warga Korea Utara (Korut) yang melakukan pelarian berani dari penjara pada bulan Oktober.

DUNIA | 28 November 2021

Kerusuhan di Solomon, 3 Mayat Hangus Terbakar Ditemukan

Tiga mayat hangus ditemukan di sebuah gedung yang terbakar di kawasan Pecinan di ibu kota Kepulauan Solomon, Honiara.

DUNIA | 28 November 2021

Varian Omicron, Australia Berlakukan Tes Saat Kedatangan

New South Wales, negara bagian terpadat di Australia melakukan tes Covid-19 terhadap orang-orang yang memasuki negara itu pada Minggu.

DUNIA | 28 November 2021

Kelas Dipisah, Taliban Izinkan Wanita Afghanistan Kuliah

Kaum wanita Afghanistan akan diizinkan untuk belajar di universitas. Tetapi akan ada larangan untuk kelas campuran dengan pria.

DUNIA | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 November 2021

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 November 2021

BERITA GRAFIK | kurang dari 1 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings