Logo BeritaSatu

Di KTT G20, Indonesia Bisa Masukkan Budaya Musyawarah Mufakat

Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:26 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Indonesia merupakan negara yang diberkati oleh kepemimpinan yang baik. Kelak pada KTT G20 tahun 2022, Indonesia dapat mengambil kesempatan ekstra yang lebih baik. Jika bisa menyuntikkan tradisi budaya seperti "musyawarah mufakat" di KTT G20, Indonesia bahkan bisa mengubah dunia.

Pernyataan itu disampaikan Profesor Kishore Mahbubani yang dikenal sebagai dosen Praktik Kebijakan Publik dan Dekan Lee Kuan Yew School of Public Policy di Universitas Nasional Singapura dalam Kuliah Umum Golkar Institute bertema “Kepemimpinan Indonesia dalam G20: Tantangan Pascapandemi dan Harapan Negara Berkembang” pada Rabu (27/10/2021).

"Dari pengalaman hadir di pertemuan ASEAN, Indonesia ternyata berhasil untuk menyuntikkan musyawarah untuk mufakat dalam budaya dan hal itu mengubah ASEAN yang sebelumnya penuh kecurigaan antarnegara," papar anggota dewan penasihat .

Profesor Kishore meyakini Indonesia juga bisa menyuntikkan budaya musyawarah mufakat dalam proses G20 dan mengubah kimiawi G20 secara signifikan.

"Inilah kesempatan yang dimiliki Indonesia dalam menghadapi kesalahpahaman global yang masif dalam institusi besar G20 sehingga bisa menghasilkan solusi global untuk menghadapi banyak tantangan dunia seperti Covid-19, perubahan iklim, penangkapan ikan, deforestasi serta banyak hal lain," paparnya.

Lebih jauh, Profesor Kishore berharap Indonesia akhirnya akan menyatakan sebagai negara yang punya tanggung jawab global. Indonesia bukan hanya bisa berjuang untuk ASEAN, tapi juga untuk seluruh dunia.

"Dalam satu metafora, saya gunakan kapal dengan penumpang ibarat negara kaya dan negara miskin. Dulu negara kaya berpikir, mereka terpisah di kapal yang berbeda. Tapi bersyukur ada Covid-19, pesan sederhananya, kita semua ada di kapal yang sama. Mungkin Anda ada di dek yang berbeda, tapi sebenarnya masih satu kapal dan sangat mungkin tertular," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Golkar. Airlangga Hartarto mengatakan analisis Profesor Kishore sangat penting menjelang pertemuan KTT G20 2022, saat Indonesia menjadi tuan rumah. KTT G20 merupakan kesempatan besar untuk menetapkan agenda dan membujuk negara-negara soal cara terbaik dalam menghadapi masalah global pascapandemi.

"Dalam konteks kepemimpinan dan demokrasi dii dunia, Indonesia harus dibanggakan. Sebagai bangsa besar dengan puluhan ribu pulau, tidak mudah bagi siapapun untuk melalui pandemi Covid-19. Tapi kita telah berhasil melakukan sesuatu yang dianggap mustahil oleh banyak pihak dengan menjaga ketertiban dan demokrasi," paparnya.

Airlangga menegaskan rakyat Indonesia memiliki banyak alasan untuk optimistis pada tahun-tahun mendatang. Kepimpinan Presiden Jokowi yang baik dan visioner sangat didukung mayoritas rakyat dan mayoritas partai politik, termasuk Partai Golkar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jelang Pernikahan Kaesang, Taman Pura Mangkunegaran Dipercantik

Taman di depan pendopo Pura Mangkunegaran, Kota Solo, yang akan menjadi lokasi Tasyakuran pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pada Minggu dipercantik.

NEWS | 7 Desember 2022

Jangan Sebar Foto dan Video Bom Bandung

Mabes Polri mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebar foto bom Bandung. Hal ini mengingat teror bertujuan menebar ketakutan dan ketidakstabilan negara.

NEWS | 7 Desember 2022

Polda Banten Tingkatkan Pengamanan Usai Bom Bunuh Diri di Bandung

Polda Banten dan jajarannya telah meningkatkan pengamanan usai terjadinya bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Polrestabes Bandung.

NEWS | 7 Desember 2022

Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Aipda Sofyan Korban Bom Bandung

Jenazah Anggota Polsek Astana Anyar, Aipda Sofyan yang menjadi korban bom Bandung, tiba di rumah duka.

NEWS | 7 Desember 2022

Bisa Susun Skenario, Ferdy Sambo Beruntung CCTV Rumah Dinas Rusak

Ferdy Sambo sempat merasa beruntung karena CCTV rusak di rumah dinasnya di Kompleks Polri, Duren Tiga, karena dengan demikian ia bisa menyusun cerita fiktif.

NEWS | 7 Desember 2022

Ferdy Sambo Ungkap Perintahnya ke Bharada E: Hajar Cad...

Ferdy Sambo mengungkapkan perintah yang dia katakan  Bharada E untuk Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 7 Desember 2022

Moeldoko: Stop Aksi Bom Bunuh Diri, Apa Untungnya?

Moeldoko menyatakan peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar menyadarkan semua pihak bahwa ideologi yang berlandaskan kekerasan tidak bermanfaat.

NEWS | 7 Desember 2022

Bom Bunuh Diri, BNPT: Tak Mudah Baca Pemikiran Pelaku Terorisme

Terkait bom bunuh diri Bandung, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengakui tidak mudah untuk membaca pemikiran para pelaku terorisme.

NEWS | 7 Desember 2022

Terekam CCTV, Pelaku Bom Bandung Bawa Dua Bungkusan

Pelaku peledakan Mapolsek Astana Anyar pada Rabu (7/12/2022) pagi, terekam kamera CCTV sedang membawa dua bungkusan yang diduga bom.

NEWS | 7 Desember 2022

Anggota DPR Minta Polri Segera Cari Aktor Intelektual Bom Bandung

Anggota DPR Komisi III, Arteria Dahlan meminta Polri untuk segera mencari aktor intelektual peristiwa bom Bandung, Rabu (7/12/2022).

NEWS | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Terpidana Bom Bali I, Umar Patek Bebas Bersyarat Hari Ini

Terpidana Bom Bali I, Umar Patek Bebas Bersyarat Hari Ini

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE