Di Kancah Persaingan AS dan Tiongkok, Indonesia Punya Keuntungan Komparatif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Di Kancah Persaingan AS dan Tiongkok, Indonesia Punya Keuntungan Komparatif

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:28 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Perang dingin dan persaingan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok tidak membuat Indonesia terjebak. Sebagai negara strategis, Indonesia justru dipercaya oleh AS dan Tiongkok karena memiliki peran penting dan keuntungan komparatif.

Argumentasi itu dilontarkan Profesor Kishore Mahbubani yang dikenal sebagai dosen Praktik Kebijakan Publik dan Dekan Lee Kuan Yew School of Public Policy di Universitas Nasional Singapura dalam Kuliah Umum Golkar Institute bertema “Kepemimpinan Indonesia dalam G20: Tantangan Pascapandemi dan Harapan Negara Berkembang” pada Rabu (27/10/2021).

"Indonesia punya keuntungan komparatif yang serius. Hanya ada sedikit negara di dunia yang dipercaya AS dan juga dipercaya Tiongkok. Sangat sedikit. Sangat mengejutkan, Indonesia adalah salah satunya. Saat saya wawancara beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi mengatakan baik AS dan Tiongkok adalah sahabat baik. Indonesia menginginkan kemitraan yang saling menguntungkan dengan kedua negara tersebut berdasarkan hukum internasional,” ujarnya.

Dalam wawancara itu, kata Kishore, Presiden Jokowi ingin menyampaikan pesan kepada dunia bahwa kerja sama adalah opsi terbaik dari situasi hubungan AS dan Tiongkok.

“Itu kata-kata yang bijaksana, yang dibutuhkan dunia. Dunia butuh AS dan Tiongkok berkolaborasi dan mengatasi isu global termasuk perubahan iklim dan Covid-19. Nah jika Indonesia yang dipercaya AS dan Tiongkok bekerja sangat keras untuk membujuk negara-negara itu dalam mengajak penyelesaian masalah-masalah global. Tidak ada negara yang bicara jujur seperti itu pada AS dan Tiongkok, dan hanya Indonesia yang bisa melakukannya dan itu sangat membantu,” ujarnya.

Kishore menambahkan hal itu bisa dicapai karena kepemimpinan Indonesia mendapatkan dukungan rakyat kuat dan ekonomi domestik yang baik. Keuntungan komparatif itulah yang dimiliki Indonesia disbanding negara-negara lain. Untuk itulah, Indonesia dapat mengajak AS dan Tiongkok untuk berkolabarasi mengatasi masalah global.

“Satu hal lagi yang menjadi kekuatan Indonesia adalah keberagaman, seperti kondisi dunia saat ini. Indonesia punya keberagaman suku terbesar dan bisa mengelolanya,” tambahnya.

Menurut Kishore, dunia telah menyatu dalam kemanusiaan sehingga negara di dunia harus berkolaborasi. Tapi untuk berkolaborasi, dunia butuh institusi, salah satunya G20. Itulah sebabnya, G20 menjadi penyelamat krisis keuangan global. Tapi kini yang menjadi persoalan adalah bagaimana memastikan kesuksesan G20.

Di tingkat ASEAN, kata Kishore, AS dan Tiongkok juga menjadi mitra penting. Perdagangan antara ASEAN dengan dua negara tersebut terus bertumbuh dalam dalam 20 tahun terakhir.

"Satu hal penting, jika ASEAN tetap bersatu, ASEAN bisa membuat AS dan Tiongkok damai. ASEAN tentu dapat menekankan ulang pesan itu untuk tetap ikut dan bekerja sama. Alhasil ASEAN mendapat investasi dari AS dan dapat investasi dari Tiongkok sehingga mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Golkar. Airlangga Hartarto mengatakan analisis Profesor Kishore sangat penting menjelang pertemuan KTT G20 2022, saat Indonesia menjadi tuan rumah. KTT G20 merupakan kesempatan besar untuk menetapkan agenda dan membujuk negara-negara soal cara terbaik dalam menghadapi masalah global pascapandemi.

"Dalam konteks kepemimpinan dan demokrasi dii dunia, Indonesia harus dibanggakan. Sebagai bangsa besar dengan ribuan pulau, tidak mudah bagi siapapun untuk melalui pandemi Covid-19. Kita telah berhasil melakukan sesuatu yang dianggap mustahil oleh banyak pihak dengan menjaga ketertiban dan demokrasi," paparnya.

Airlangga menegaskan rakyat Indonesia memiliki banyak alasan untuk optimistis pada tahun-tahun mendatang. Kepimpinan Presiden Jokowi yang baik dan visioner sangat didukung mayoritas rakyat dan mayoritas partai politik, termasuk Partai Golkar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 merek fesyen dituding terkait dengan deforestasi hutan Amazon.

DUNIA | 30 November 2021

30 Badak Putih Afsel Dipindahkan ke Rwanda

Tiga puluh badak putih yang terancam punah telah tiba di Rwanda setelah perjalanan panjang dari Afrika Selatan (Afsel).

DUNIA | 30 November 2021

Bank Dunia Akan Cairkan Rp 7,13 Triliun Dana Afghanistan

Bank Dunia sedang menyelesaikan proposal untuk memcairkan hinggaUS$ 500 juta (Rp 7,13 triliun) dari dana bantuan Afghanistan yang dibekukan ke badan-badan kemanusiaan.

DUNIA | 30 November 2021

Hadapi Omicron, Filipina Luncurkan Program Vaksinasi Massal

Filipina meluncurkan upaya ambisius untuk memvaksinasi sembilan juta orang terhadap Covid-19 dalam tiga hari

DUNIA | 30 November 2021

PBB: Paspor dan Vaksin Covid Bantu Pariwisata Eropa Pulih

Penggunaan luas “paspor” dan vaksin Covid-19 membantu pariwisata pulih lebih cepat di Uni Eropa (UE) daripada di bagian lain dunia pada kuartal ketiga 2021.

DUNIA | 30 November 2021

Pertama Kali, Kemlu Selenggarakan Sekolah Dinas Hibrida

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyelenggarakan sekolah dinas luar negeri (sekdilu) secara hibrida untuk pertama kali.

DUNIA | 30 November 2021

WHO: Omicron Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian baru Omicron akan memicu lonjakan sangat tinggi kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

DUNIA | 30 November 2021

Presiden Korsel Desak Pemberian Vaksin Penguat

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin (29/11/2021), mendesak pemberian suntikan vaksin penguat yang cepat terhadap Covid-19

DUNIA | 30 November 2021

Varian Omicron, Kuba Perketat Pembatasan

Kuba akan meningkatkan pembatasan mulai 4 Desember untuk penumpang dari negara-negara Afrika tertentu karena kekhawatiran varian virus corona, Omicron

DUNIA | 30 November 2021

Taliban Mulai Perangi Narkoba di Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menjanjikan Afghanistan yang bebas narkotika saat mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

DUNIA | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Tuchel Yakin Alonso Bisa Gantikan Peran Chilwell

Tuchel Yakin Alonso Bisa Gantikan Peran Chilwell

BOLA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings