Cukup 2% Harta Elon Musk, Kelaparan Dunia Bisa Diatasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cukup 2% Harta Elon Musk, Kelaparan Dunia Bisa Diatasi

Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:24 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Abu Dhabi, Beritasatu.com- Dua persen kekayaan bos Tesla Elon Musk sudah dapat mengatasi kelaparan dunia. Pernyataan itu dilontarkan direktur Program Pangan Dunia (WFP) David Beasley dalam wawancara di CNN, Selasa (26//10/2021).

“Sekelompok kecil individu yang sangat kaya dapat membantu mengatasi kelaparan dunia hanya dengan sebagian kecil dari kekayaan bersih mereka. Miliarder perlu "melangkah sekarang, satu kali saja,” kata direktur organisasi PBB itu.

"US$ 6 miliar (Rp 85 triliun) untuk membantu 42 juta orang yang benar-benar akan mati jika kita tidak menjangkau mereka. Ini tidak rumit," tambahnya.

Kepala eksekutif Tesla Elon Musk memiliki kekayaan bersih hampir US$ 289 miliar (Rp 4.094 triliun, menurut Bloomberg, yang berarti bahwa Beasley meminta sumbangan hanya 2% dari kekayaannya.

Kekayaan bersih miliarder AS hampir dua kali lipat sejak pandemi dimulai, mencapai US$ 5,04 triliun pada Oktober, menurut kelompok progresif Institute for Policy Studies dan American for Tax Fairness.

"Badai sempurna dari beberapa krisis, seperti perubahan iklim dan pandemi Covid-19, berarti banyak negara mengetuk pintu kelaparan," kata Beasley.

Laporan itu menyimpulkan setengah dari populasi Afghanistan yakni 22,8 juta orang, menghadapi krisis kelaparan akut, menurut laporan WFP yang dirilis Senin. Pengangguran yang merajalela dan krisis likuiditas membuat negara itu tertatih-tatih di ambang krisis kemanusiaan dan 3,2 juta anak di bawah usia lima tahun berisiko.

Serangkaian laporan baru dari pemerintahan Biden mengeluarkan peringatan keras minggu lalu: Efek perubahan iklim akan meluas dan akan menimbulkan masalah bagi setiap pemerintah.

Di antara laporan, administrasi merinci bagaimana perubahan iklim mendorong migrasi, pertama kalinya pemerintah AS secara resmi mengakui hubungan antara perubahan iklim dan migrasi. WFP telah memperingatkan tentang gelombang gerakan ini di masa lalu, khususnya di wilayah "Koridor Kering" di Amerika Tengah.

"Misalnya, ambil Amerika Serikat dan wilayah di Amerika Tengah, Koridor Kering, Guatemala, Honduras, El Salvador, dan Nikaragua -- di daerah itu saja," kata Beasley Selasa. "Kami memberi makan banyak orang di sana dan iklim berubah dengan badai dan banjir bandang; itu menghancurkan."

Di Etiopia, WFP memperkirakan bahwa 5,2 juta orang sangat membutuhkanbantuan makanan di wilayah Tigray, di mana Perdana Menteri Abiy Ahmed telah memimpin serangan besar-besaran terhadap Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) sejak tahun lalu. Ribuan warga sipil sejak itu terbunuh, sementara lebih dari 2 juta orang mengungsi.

Organisasi kemanusiaan seperti WFP telah berjuang untuk mendapatkan pasokan bagi mereka yang membutuhkan di wilayah tersebut, memperparah krisis.

"Saya tidak tahu dari mana mereka mendapatkan makanan itu. Kami kehabisan bahan bakar. Kami kehabisan uang tunai, dalam hal membayar orang-orang kami dan kami kehabisan uang dan kami tidak bisa memasukkan truk kami," kata Beasley dalam wawancara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 merek fesyen dituding terkait dengan deforestasi hutan Amazon.

DUNIA | 30 November 2021

30 Badak Putih Afsel Dipindahkan ke Rwanda

Tiga puluh badak putih yang terancam punah telah tiba di Rwanda setelah perjalanan panjang dari Afrika Selatan (Afsel).

DUNIA | 30 November 2021

Bank Dunia Akan Cairkan Rp 7,13 Triliun Dana Afghanistan

Bank Dunia sedang menyelesaikan proposal untuk memcairkan hinggaUS$ 500 juta (Rp 7,13 triliun) dari dana bantuan Afghanistan yang dibekukan ke badan-badan kemanusiaan.

DUNIA | 30 November 2021

Hadapi Omicron, Filipina Luncurkan Program Vaksinasi Massal

Filipina meluncurkan upaya ambisius untuk memvaksinasi sembilan juta orang terhadap Covid-19 dalam tiga hari

DUNIA | 30 November 2021

PBB: Paspor dan Vaksin Covid Bantu Pariwisata Eropa Pulih

Penggunaan luas “paspor” dan vaksin Covid-19 membantu pariwisata pulih lebih cepat di Uni Eropa (UE) daripada di bagian lain dunia pada kuartal ketiga 2021.

DUNIA | 30 November 2021

Pertama Kali, Kemlu Selenggarakan Sekolah Dinas Hibrida

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyelenggarakan sekolah dinas luar negeri (sekdilu) secara hibrida untuk pertama kali.

DUNIA | 30 November 2021

WHO: Omicron Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian baru Omicron akan memicu lonjakan sangat tinggi kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

DUNIA | 30 November 2021

Presiden Korsel Desak Pemberian Vaksin Penguat

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin (29/11/2021), mendesak pemberian suntikan vaksin penguat yang cepat terhadap Covid-19

DUNIA | 30 November 2021

Varian Omicron, Kuba Perketat Pembatasan

Kuba akan meningkatkan pembatasan mulai 4 Desember untuk penumpang dari negara-negara Afrika tertentu karena kekhawatiran varian virus corona, Omicron

DUNIA | 30 November 2021

Taliban Mulai Perangi Narkoba di Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menjanjikan Afghanistan yang bebas narkotika saat mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

DUNIA | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Datang Kapan Saja

Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Datang Kapan Saja

BERITA GRAFIK | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings