44 Perusahaan Internasional Siap Bangun Kantor Pusat Regional di Arab Saudi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

44 Perusahaan Internasional Siap Bangun Kantor Pusat Regional di Arab Saudi

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:34 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Riyadh, Beritasatu.com – Arab Saudi disebut bakal bersaing dengan negara tetangganya di kawasan teluk, Dubai untuk menjadi pusat bisnis regional di Timur Tengah. Dilaporkan, ada 44 perusahaan internasional yang akan mendirikan kantor pusat regional mereka di Kota Riyadh.

Pada bulan Februari, negara kerajaan kaya minyak ini mengeluarkan ultimatum kepada perusahaan asing, mereka yang mencari kontrak negara harus memiliki kantor pusat Timur Tengah mereka di negara itu pada tahun 2024.

Ultimatum itu dilihat sebagai tantangan langsung ke Dubai, yang telah lama mendominasi sebagai pusat bisnis di kawasan itu. Hal ini didorong upaya Saudi untuk mendiversifikasi ekonominya yang bergantung pada minyak.

"Empat puluh empat perusahaan dari berbagai sektor dan negara telah menandatangani perjanjian untuk pindah (kantor pusat regional mereka) dan telah memperoleh izin akhir," kata Menteri Investasi Khalid al-Falih kepada AFP di sela-sela konferensi Future Investment Initiative (FII) di Riyadh.

Dia tidak mengungkapkan nama-nama perusahaan.

“Kita targetkan jangka pendek bisa mencapai 400 atau 500 perusahaan, tapi tidak ada batasannya,” tambah Falih.

Arab Saudi akan menawarkan insentif kepada perusahaan, seperti pajak perusahaan nol persen selama 50 tahun, pengabaian 10 tahun dari kebijakan "Saudisasi" negara untuk mencadangkan pekerjaan bagi orang Saudi dan perlakuan "preferensial" dalam kontrak pemerintah, menurut dokumen yang dilihat oleh AFP.

"Manfaat langsung dan tidak langsung dari kehadiran perusahaan (di Arab Saudi) mencapai 170 miliar riyal (US$ 45 miliar)," kata Falih.

Pejabat Saudi sedang melakukan sentuhan akhir untuk meluncurkan King Abdullah Financial District (KAFD), sebuah proyek bernilai miliaran dolar yang diumumkan pada tahun 2006, dengan banyak perusahaan diharapkan berbasis di sana.

Sementara beberapa ahli percaya bahwa Arab Saudi, ekonomi terbesar di dunia Arab, secara langsung bersaing dengan Dubai, Falih mengatakan itu tentang "integrasi" dengan emirat.

“Kalau ada kompetisi, itu kompetisi kreatif yang menguntungkan kedua belah pihak. Semua akan diuntungkan dengan pertumbuhan dan keterbukaan,” ujarnya.

Falih mengatakan, Uni Emirat Arab, yang terdiri dari tujuh emirat termasuk Dubai, juga akan mendapat manfaat dari pertumbuhan kerajaan.

"Di UEA, mereka adalah perintis dan sukses, dan kesuksesan serta kecemerlangan mereka akan berlanjut di banyak bidang, termasuk di bidang menarik perusahaan".



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tiongkok Terapkan Aturan Baru untuk Dukung Pasar Properti

Tiongkok  Senin (6/12/2021) mengumumkan penurunan rasio cadangan dan memperbarui dukungan untuk pasar perumahan.

DUNIA | 7 Desember 2021

Malala Yousafzai Desak AS Bela Perempuan Afghanistan

Aktivis hak asasi manusia Malala Yousafzai mendesak Amerika Serikat (AS) untuk mengambil tindakan bagi perempuan dan anak perempuan Afghanistan.

DUNIA | 7 Desember 2021

Covid-19, CDC AS Larang Warga AS ke Prancis dan Yordania

CDC AS menyarankan warga Amerika agar tidak bepergian ke Prancis, Yordania, Portugal, dan Tanzania, dengan alasan kekhawatiran Covid-19.

DUNIA | 7 Desember 2021

Adama Barrow Terpilih Lagi Jadi Presiden Gambia

Adama Barrow memenangkan masa jabatan kedua dalam pemilihan presiden (pilpres) Gambia.

DUNIA | 7 Desember 2021

Suu Kyi Divonis Penjara, Inggris Kutuk Junta Myanmar

Inggris mengecam para jenderal Myanmar pada Senin (6/12/2021) setelah Aung San Suu Kyi divonis penjara selama empat tahun karena hasutan terhadap militer

DUNIA | 7 Desember 2021

Dikunjungi Putin, India Siap Produksi 600.000 Senapan AK

Kesepakatan India- Rusia mencakup rencana India untuk memproduksi lebih dari 600.000 unit senapan serbu Kalashnikov

DUNIA | 7 Desember 2021

Indonesia Pertimbangkan Aktifkan Kembali KBRI di Kabul

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali KBRI di Kabul.

DUNIA | 6 Desember 2021

Menlu AS Berkunjung ke Indonesia 13-14 Desember

Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken akan berkunjung ke Indonesia pada 13-14 Desember 2021.

DUNIA | 6 Desember 2021

Kasus Omicron Terdeteksi di Kapal Pesiar Norwegia

Dugaan kasus Covid-19 varian Omicron terdeteksi pada seorang anggota kru kapal pesiar Norwegia yang berlabuh di New Orleans.

DUNIA | 6 Desember 2021

Hadapi Gelombang Keempat Covid-19, Afsel Siapkan RS

Afsel mempersiapkan rumah sakit untuk penerimaan lebih banyak, karena varian Omicron telah mendorong negara itu ke dalam gelombang keempat kasus Covid-19.

DUNIA | 6 Desember 2021


TAG POPULER

# Gelombang Ketiga Covid-19


# Investor Milenial


# Darmawan Prasodjo


# Houston Rockets


# Massindo Group



TERKINI
Tuntut Bebas, PBB Kecam Vonis Penjara terhadap Suu Kyi

Tuntut Bebas, PBB Kecam Vonis Penjara terhadap Suu Kyi

DUNIA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings