Senin, 7 Agustus 2023

Biden: Kemitraan AS dengan ASEAN Penting untuk Indo-Pasifik Bebas Terbuka

Penulis: Grace El Dora | Editor: EHD
Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:32 WIB
Presiden AS Joe Biden berpidato di Sesi ke-76 Majelis Umum PBB pada Selasa 21 September 2021 di New York, AS.
Presiden AS Joe Biden berpidato di Sesi ke-76 Majelis Umum PBB pada Selasa 21 September 2021 di New York, AS. (AFP / TIMOTHY A. CLARY)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengikuti konferensi tingkat tinggi (KTT) AS-ASEAN bersama para pemimpin negara anggota ASEAN dan Sekretaris Jenderal (sekjen) ASEAN. Ia menegaskan kembali komitmen pemerintah AS untuk mempererat kemitraan dengan ASEAN serta sentralitasnya, dan menyambut baik Pandangan ASEAN Tentang Indo-Pasifik (ASEAN Outlook on the Indo-Pacific).

Biden menggarisbawahi komitmen teguh pemerintah AS terhadap kawasan ASEAN. Ia juga berjanji untuk memperdalam kerja sama dalam menghadapi tantangan yang ada.

Antara lain untuk bekerja dengan para sekutu dan mitra untuk mempertahankan dari ancaman terhadap tatanan berbasis aturan internasional, juga untuk mempromosikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

“Hubungan antara Amerika Serikat dan ASEAN sangat krusial bagi masa depan satu miliar rakyat kita. Kemitraan kita sangat penting untuk dapat mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, yang telah menjadi fondasi keamanan dan kesejahteraan bersama kita selama puluhan tahun,” tuturnya, Selasa (26/10).

“Dan Amerika Serikat sangat mendukung Pandangan ASEAN dan Indo-Pasifik, terkait Indo-Pasifik dan tatanan regional berbasis aturan,” imbuhnya.

Pemerintah AS bermaksud untuk memberikan hingga US$ 102 juta dalam bentuk inisiatif baru untuk memperluas Kemitraan Strategis AS-ASEAN. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pemulihan kawasan dari Covid-19, mengatasi krisis iklim, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengembangkan sumber daya manusia.

Selain itu Biden menggarisbawahi pentingnya kemitraan strategis antara pemerintah AS dan Asean, menyoroti upaya baru untuk memperluas kerja sama tingkat tinggi AS-ASEAN dalam bidang kesehatan, iklim, energi, transportasi, maupun pemberdayaan gender.

Ia menegaskan kembali komitmen pemerintah AS untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dan membangun kembali dengan lebih baik, mempersiapkan diri dalam menghadapi pandemi di masa depan.

Hal ini termasuk menyediakan lebih dari 40 juta dosis vaksin dan lebih dari US$ 200 juta dalam bentuk bantuan kesehatan dan kemanusiaan darurat untuk negara-negara anggota ASEAN untuk memerangi Covid-19.

Biden juga mendesak adanya tindakan berani untuk memperkuat sistem kesehatan dan keamanan kesehatan, mengurangi krisis iklim, serta menegaskan kembali dukungan pemerintah AS untuk membangun kembali dengan lebih baik (build back better) dan mendorong pemulihan hijau (green recovery).

Ia juga menyatakan keprihatinan mendalam terkait kudeta militer dan kekerasan mengerikan di Burma. Presiden meminta rezim militer Burma untuk segera mengakhiri kekerasan, membebaskan orang yang ditahan secara tidak adil, dan memulihkan jalan Burma menuju demokrasi.

Dukungan tersebut sebagai dorongan atas upaya ASEAN untuk meminta pertanggungjawaban rezim militer Burma terhadap Lima Poin Konsensus. (eld)



Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

BERITA TERKAIT

Diaspora Indonesia di 12 Kota di Amerika Serikat Berikan Dukungan ke Ganjar Pranowo

Diaspora Indonesia di 12 Kota di Amerika Serikat Berikan Dukungan ke Ganjar Pranowo

BERSATU KAWAL PEMILU
Menkeu: Kondisi Gagal Bayar Utang AS Tak Pengaruh ke Pasar Keuangan Domestik

Menkeu: Kondisi Gagal Bayar Utang AS Tak Pengaruh ke Pasar Keuangan Domestik

INTERNASIONAL
DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

NASIONAL
ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

ERIA Ingatkan ASEAN Bersiap Hadapi Era Artificial Intelligence

OTOTEKNO
Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

Enggartiasto Lukita Dorong Agenda Digitalisasi dan Integrasi Ekonomi ASEAN

EKONOMI
Ada 15.000 Perusahaan Jepang di ASEAN, Investasi 2022 Capai US$ 26,7 Miliar

Ada 15.000 Perusahaan Jepang di ASEAN, Investasi 2022 Capai US$ 26,7 Miliar

EKONOMI

BERITA TERKINI

PMN Dibatalkan, Waskita Kembalikan Uang Negara Rp 3 Triliun

EKONOMI 35 menit yang lalu
1060854

Pengasuh Ponpes Kauman Puji Kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur Jateng

NUSANTARA 40 menit yang lalu
1060840

Wisata Taman Rekreasi Pesawat, Nikmati Detik-Detik Pesawat Terbang dan Kuliner Seru

NUSANTARA 2 jam yang lalu
1060853

Hasil Newcastle United vs Villarreal: The Magpies Menang Telak 4-0

SPORT 2 jam yang lalu
1060861

Hasil Arsenal vs Man City: Dramatis, Meriam London Juara Community Shield Lewat Adu Penalti

SPORT 2 jam yang lalu
1060859

Hasil Man Utd vs Athletic Bilbao 1-1: Pellistri Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

SPORT 2 jam yang lalu
1060858

Pertama Kali, RSUD NTB Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

NUSANTARA 3 jam yang lalu
1060851

Bidan Desa di Bogor Ditemukan Tewas, Suami Tergantung

MEGAPOLITAN 3 jam yang lalu
1060852

Emak-Emak Gerebek Tampat Prostitusi di Deli Serdang

NUSANTARA 3 jam yang lalu
1060850

Atasi Kekeringan, Pemprov Jawa Timur Siapkan Penampungan Air di Tiap Kampung

NUSANTARA 3 jam yang lalu
1060849
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Meregang Nyawa di Pelintasan Sebidang

Opini Text

Identitas Indonesia

Identitas Indonesia

Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno