Greenpeace Jerman Gugat Volkswagen karena Memicu Krisis Iklim
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Greenpeace Jerman Gugat Volkswagen karena Memicu Krisis Iklim

Rabu, 10 November 2021 | 10:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Berlin, Beritasatu.com- Greenpeace Jerman menggugat Volkswagen karena memicu krisis iklim. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (9/11/2021), Greenpeace menilai gugatan dapat memangkas emisi CO2 raksasa mobil hingga dua gigaton selama dua dekade ke depan jika berhasil.

Seorang aktivis iklim muda Jerman dan kepala Greenpeace Jerman telah menggugat Volkswagen (VW) di pengadilan Jerman karena "memicu krisis iklim". Mereka menuduh pembuat mobil gagal melakukan bagiannya untuk memerangi pemanasan global.

Penggugat yakni Clara Mayer dan LSM, memberi waktu produsen mobil Jerman delapan minggu untuk mempertimbangkan tuntutan mereka sebelum mengajukan gugatan pada hari Selasa di Pengadilan regional Braunschweig.

Di antara seruan mereka adalah dua tujuan pada 2030 untuk mengakhiri produksi mesin pembakaran internal dan mengurangi emisi karbon setidaknya 65% dari tingkat 2018. Namun VW menolak tuntutan tersebut pada 28 Oktober, lapor Reuters.

Martin Kaiser, direktur eksekutif Greenpeace Jerman, mengatakan produsen mobil seperti VW perlu mengambil tanggung jawab dan bertindak lebih cepat untuk menghentikan mesin pembakaran internal yang sangat berpolusi, dan mengurangi aktivitas mereka tanpa penundaan lebih lanjut.

“Negosiasi di COP-26 di Glasgow menunjukkan bahwa target 1,5 derajat dipertaruhkan dan hanya dapat dipenuhi dengan peluang yang berani.ge tentu saja dalam politik dan bisnis,” kata Kaiser dalam satu pernyataan, mengutip KTT perubahan iklim PBB yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk membatasi kenaikan suhu global rata-rata hingga 1,5 derajat Celsius dibandingkan dengan tingkat pra-industri.

“Tetapi sementara orang menderita banjir dan kekeringan yang dipicu oleh krisis iklim, emisi CO2 dari transportasi terus meningkat,” katanya.

Jika gugatan itu berhasil, kata Greenpeace Jerman, emisi CO2 dua gigaton lebih sedikit pada tahun 2040 dibandingkan dengan rencana VW saat ini. Jumlah itu setara dengan lebih dari dua kali emisi penerbangan global tahunan.

Kepada Reuters, VW menyatakan bahwa perusahaan bertahan untuk perlindungan iklim dan dekarbonisasi sektor transportasi. Tetapi VW tidak dapat mengatasi tantangan ini sendirian.

“Tugas merancang langkah-langkah yang tepat adalah milik DPR. Sengketa pengadilan sipil melalui tuntutan hukum terhadap perusahaan yang dipilih bukanlah tempat atau cara untuk melakukan keadilan terhadap tugas tanggung jawab yang besar ini,” tambahnya.

Kasus serupa diajukan pada bulan September oleh kepala organisasi lingkungan Jerman Deutsche Umwelthilfe terhadap BMW dan Daimler. Kedua perusahaan juga menolak tuntutan untuk mengakhiri produksi mobil berbasis bahan bakar fosil pada tahun 2030 dan membatasi emisi CO2 sebelum itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sekjen PBB Desak Kekerasan Sudan Diakhiri

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Selasa (18/1/2022) menyerukan diakhirinya kekerasan di Sudan untuk upaya mediasi.

DUNIA | 19 Januari 2022

Untuk Tonga, Palang Merah Singapura Janjikan Bantuan Rp 533 Juta

Palang Merah Singapura telah menjanjikan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 533 juta untuk tanggap darurat di Tonga.

DUNIA | 19 Januari 2022

Akibat Omicron, Chile Alami Lonjakan Kasus Covid 324 Persen

Chile mencatat lonjakan 324 persen dalam infeksi Covid-19 dalam dua minggu akibat varian Omicron.

DUNIA | 19 Januari 2022

Setelah 20 Tahun, Parlemen Eropa Pilih Presiden Wanita

Parlemen Eropa memilih Roberta Metsola dari Malta sebagai presiden wanita pertama dalam 20 tahun pada Selasa (18/1/2022).

DUNIA | 19 Januari 2022

Aparat Bandara Australia Paksa Pelancong Serahkan Ponsel dan Kata Sandi

Penjaga keamanan bandara Australia memaksa para pelancong menyerahkan ponsel dan kata sandi.

DUNIA | 19 Januari 2022

Tahun 2021, Hampir 150 Aktivis Tewas di Kolombia

Setidaknya 145 tokoh masyarakat dan aktivis hak asasi manusia tewas pada tahun 2021 di Kolombia.

DUNIA | 19 Januari 2022

WHO: Darurat Kesehatan Covid-19 Bisa Berakhir 2022

Pandemi virus corona terburuk yakni kematian, rawat inap, dan karantina wilayah, bisa berakhir tahun 2022 

DUNIA | 19 Januari 2022

Rusia Evakuasi Staf Kedutaan di Ukraina

Rusia telah mulai memindahkan diplomat dan keluarga mereka dari kedutaan besarnya di Kiev dan konsulat di Lvov, Ukraina.

DUNIA | 19 Januari 2022

CDC AS Imbau Warga Tidak Pergi ke 22 Negara Tujuan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Selasa (18/1/2022) menyarankan agar tidak bepergian ke 22 negara dan wilayah.

DUNIA | 19 Januari 2022

Kasus Covid Prancis Melonjak, 464.769 Kasus dalam 24 Jam

Wabah Covid-19 terus memburuk di Prancis, dengan 464.769 kasus baru terdeteksi dalam 24 jam terakhir.

DUNIA | 19 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
Sekjen PBB Desak Kekerasan Sudan Diakhiri

Sekjen PBB Desak Kekerasan Sudan Diakhiri

DUNIA | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings