Populasi Penduduk India Mulai Menyusut
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Populasi Penduduk India Mulai Menyusut

Jumat, 26 November 2021 | 10:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Populasi penduduk India mulai menyusut setelah tingkat kesuburan total India diketahui turun di bawah tingkat penggantian untuk pertama kalinya. Temuan data tersebut dirilis oleh National Family Health Survey (NFHS).

Seperti dilaporkan RT, Kamis (25/11//2021), angka tersebut telah turun menjadi dua dalam survei terbaru, di bawah tingkat saat satu generasi menghasilkan cukup anak untuk menggantikan dirinya sendiri.

Mengingat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tingkat kesuburan pengganti pada 2,1, situasi India menunjukkan bahwa populasi negara itu sekarang sedang menurun, dengan tingkat kematian melebihi kelahiran.

Dari 28 negara bagian India dan delapan wilayah persatuan, hanya lima negara bagian yang memiliki tingkat kesuburan di atas dua. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran serius tentang masa depan jumlah penduduk.

Penurunan tingkat kesuburan India dapat dikaitkan dengan peningkatan signifikan dalam penggunaan kontrasepsi yang diidentifikasi dalam survei yang sama. Di seluruh India, penggunaan metode kontrasepsi modern melonjak dari 54% pada 2015-2016 menjadi 67% pada 2019-2021.

Terlepas dari kekhawatiran tentang tingkat populasi India, perawatan untuk bayi yang baru lahir telah meningkat di negara itu. Dorongan imunisasi untuk anak-anak meningkat dari 62% menjadi 76% di beberapa bagian, dan bahkan hingga 90% di tempat lain. Demikian pula, layanan keluarga berencana meningkat di India, dengan kebutuhan yang tidak terpenuhi menurun dari 13% menjadi hanya 9% di seluruh negeri.

Saat ini, India adalah negara terpadat kedua di dunia, dengan lebih dari 1,34 miliar warga, hanya tertinggal 1,39 miliar penduduk Tiongkok.

“Negara ini telah menargetkan TFR 2,1. Turun ke posisi 2 berarti kita telah mencapai tujuan stabilisasi populasi. Ini berarti kita mungkin masih akan menjadi negara terpadat di dunia – diperkirakan antara 2024-2028 – tetapi sekarang akan ditunda. Ini pada dasarnya berarti bahwa kita tidak perlu khawatir tentang populasi yang sangat besar menjadi tantangan bagi pembangunan kita,” kata Reddy kepada Indian Express.

NFHS adalah studi nasional di seluruh India yang mengeksplorasi sejumlah faktor yang berubah, termasuk kesuburan, kematian bayi dan anak, keluarga berencana, kesehatan reproduksi, dan banyak lagi. Data tersebut diberikan kepada Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India untuk memberikan informasi kepada pemerintah tentang masalah kesehatan dan kesejahteraan keluarga.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 merek fesyen dituding terkait dengan deforestasi hutan Amazon.

DUNIA | 30 November 2021

30 Badak Putih Afsel Dipindahkan ke Rwanda

Tiga puluh badak putih yang terancam punah telah tiba di Rwanda setelah perjalanan panjang dari Afrika Selatan (Afsel).

DUNIA | 30 November 2021

Bank Dunia Akan Cairkan Rp 7,13 Triliun Dana Afghanistan

Bank Dunia sedang menyelesaikan proposal untuk memcairkan hinggaUS$ 500 juta (Rp 7,13 triliun) dari dana bantuan Afghanistan yang dibekukan ke badan-badan kemanusiaan.

DUNIA | 30 November 2021

Hadapi Omicron, Filipina Luncurkan Program Vaksinasi Massal

Filipina meluncurkan upaya ambisius untuk memvaksinasi sembilan juta orang terhadap Covid-19 dalam tiga hari

DUNIA | 30 November 2021

PBB: Paspor dan Vaksin Covid Bantu Pariwisata Eropa Pulih

Penggunaan luas “paspor” dan vaksin Covid-19 membantu pariwisata pulih lebih cepat di Uni Eropa (UE) daripada di bagian lain dunia pada kuartal ketiga 2021.

DUNIA | 30 November 2021

Pertama Kali, Kemlu Selenggarakan Sekolah Dinas Hibrida

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyelenggarakan sekolah dinas luar negeri (sekdilu) secara hibrida untuk pertama kali.

DUNIA | 30 November 2021

WHO: Omicron Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian baru Omicron akan memicu lonjakan sangat tinggi kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

DUNIA | 30 November 2021

Presiden Korsel Desak Pemberian Vaksin Penguat

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin (29/11/2021), mendesak pemberian suntikan vaksin penguat yang cepat terhadap Covid-19

DUNIA | 30 November 2021

Varian Omicron, Kuba Perketat Pembatasan

Kuba akan meningkatkan pembatasan mulai 4 Desember untuk penumpang dari negara-negara Afrika tertentu karena kekhawatiran varian virus corona, Omicron

DUNIA | 30 November 2021

Taliban Mulai Perangi Narkoba di Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menjanjikan Afghanistan yang bebas narkotika saat mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

DUNIA | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

DUNIA | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings