Botswana Temukan Lagi 15 Kasus Omicron
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Botswana Temukan Lagi 15 Kasus Omicron

Senin, 29 November 2021 | 13:25 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Gaborone, Beritasatu.com- Menteri Kesehatan Botswana Edwin Dikoloti mengatakan telah mendeteksi 15 kasus lagi varian virus corona, Omicron, pada Minggu (28/11/2021). Seperti dilaporkan Reuters, kasus baru itu telah menambah empat kasus Omicron yang dikonfirmasi yang dinyatakan pada Jumat (26/11).

Menteri memuji para ilmuwannya karena mendeteksi varian baru di negara itu lebih awal. Namun dia menekankan Omicron tidak muncul di Botswana karena empat kasus ditemukan pada orang yang bepergian ke negara itu dengan misi diplomatik.

Dikoloti menolak untuk menyebut kewarganegaraan dari empat orang yang terinfeksi itu. Dia mengatakan Botswana tidak ingin menambah tren yang membuat tempat varian tersebut distigmatisasi.

Botswana adalah salah satu dari 11 negara yang sejauh ini melaporkan kasus varian tersebut, yang diidentifikasi pekan lalu oleh Institut Penyakit Menular Nasional Afrika Selatan dan kemudian ditetapkan sebagai "perhatian" oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Banyak negara telah memberlakukan larangan perjalanan di negara-negara Afrika Selatan, satu langkah yang dikutuk oleh Afrika Selatan dan Botswana.

"Kami prihatin dengan upaya untuk menstigmatisasi varian dan memberi label negara tempat pertama kali terdeteksi sebagai negara asalnya. Empat kasus pertama dan sebagian besar dari total 19 kasus memiliki riwayat perjalanan sehingga aspek penyebutan Omicron itu berasal dari Botswana tidak ada," katanya.

Dikoloti juga menyatakan keprihatinan bahwa negara itu bahkan mungkin kekurangan vaksin Covid-19 untuk menyuntik warganya karena pembatasan perjalanan baru dapat menimbulkan hambatan bagi transportasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sambut 70 Tahun Hubungan, RI-Sri Lanka Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

Duta Besar RI Dewi Gustina Tobing, dan Menlu Sri Lanka, Prof. G.L. Peiris membahas peningkatan kerja sama bilateral di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi

DUNIA | 26 Januari 2022

Akibat Hujan Salju Lebat, Istanbul Larang Kendaraan Pribadi

Otoritas Kota Istanbul terbesar di Turki mengumumkan larangan kendaraan pribadi melintas di jalan pada Selasa (25/1/2022) karena hujan salju yang lebat.

DUNIA | 26 Januari 2022

Shigeru Nakayama Dilantik Jadi Konsul Kehormatan RI di Sapporo

Dubes Heri Akhmadi melantik Shigeru Nakayama sebagai Konsul Kehormatan RI di Sapporo, Hokkaido Jepang, di Wisma Duta KBRI Tokyo, Selasa (25/1/2022).

DUNIA | 26 Januari 2022

Oposisi Iran Klaim Hampir 500.000 Kasus Kematian Akibat Covid-19

Kelompok oposisi Iran, Organisasi Mujahidin Rakyat Iran mengklaim 499.800 telah meninggal di negara itu akibat Covid-19.

DUNIA | 26 Januari 2022

Thailand Akan Larang Penggunaan Kripto sebagai Alat Pembayaran

Thailand berencana untuk melarang operator aset digital memfasilitasi penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran barang dan jasa.

DUNIA | 26 Januari 2022

Cegah Arus Pengungsi, Polandia Mulai Bangun Tembok Perbatasan Belarusia

Polandia mulai mengerjakan tembok perbatasan Belarusia senilai US$ 400 juta (Rp 5,75 triliun) untuk mencegah arus pengungsi.

DUNIA | 26 Januari 2022

Dari Vaksin Covid-19, Johnson & Johnson Prediksi Raih Omzet Rp 43 Triliun

Johnson & Johnson memperkirakan omzet lebih dari US$ 3 miliar (sekitar Rp 43 triliun) dalam penjualan vaksin Covid-19 pada tahun ini

DUNIA | 26 Januari 2022

Transparency Sebut Pemberantasan Korupsi Global Terhenti Satu Dekade

Pemeringkatan Transparency International mengungkapkan satu dekade terhenti dalam pemberantasan korupsi

DUNIA | 26 Januari 2022

Dubes RI untuk Bulgaria Kunjungi Pabrik Elektronik dan Sistem Komunikasi

Dubes RI untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta mengunjungi pabrik pengembangan elektronik dan sistem komunikasi di Bulgaria,

DUNIA | 26 Januari 2022

Topan Rai Hancurkan 1,5 Juta Rumah di Filipina

Topan Rai telah menghancurkan 1,5 juta rumah di Filipina dan para korban masih butuh bantuan.

DUNIA | 26 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
Kasus Harian Covid-19 Tembus 7.000, Prof Zubairi Sarankan Level PPKM Dinaikkan

Kasus Harian Covid-19 Tembus 7.000, Prof Zubairi Sarankan Level PPKM Dinaikkan

KESEHATAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings