Logo BeritaSatu

Laos Berharap Kereta Peluru Dorong Peningkatan Ekonomi

Senin, 29 November 2021 | 13:48 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Vientiane, Beritasatu.com- Pemerintah Laos berharap kereta peluru dapat mendorong peningkatan ekonomi negara. Seperti dilaporkan AFP, Minggu (28/11/2021), jalur kereta api baru yang dibangun Tiongkok ini senilai US$ 6 miliar (Rp 85,5 triliun) akan dibuka di Laos pada Jumat (3/12).

Proyek kereta cepat membawa harapan peningkatan ekonomi bagi negara tertutup itu. Namun para ahli mempertanyakan manfaat dari proyek yang telah membuat ribuan petani diusir dari. tanah mereka.

Rute 414km membutuhkan waktu lima tahun untuk dibangun di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan senilai triliunan dolar Tiongkok. Tiongkok mendanai proyek-proyek infrastruktur yang bertujuan untuk meningkatkan pengaruh Beijing secara global.

Seorang petani stroberi bernama Anouphon Phomhacsar berharap kereta api baru akan mengembalikan bisnis stroberi ke jalurnya.

Ladang milik Phomhacsar biasanya menghasilkan hingga dua ton buah merah berbentuk hati dalam setahun. Namun pandemi Covid-19 telah menghantam panen tahun 2021 dengan keras.

Saat ini, Phomhacsar membutuhkan waktu tiga hingga empat jam untuk mengirim stroberinya ke Vientiane melalui jalan darat, tetapi ia berharap jalur kereta api yang baru akan memangkas waktu pengiriman ini menjadi dua jam saja.

Phomhacsar juga berharap wisatawan akan lebih mudah untuk bepergian ke perkemahan di bawah bintang-bintang dan memetik buah beri.

"Ke depan, turis asing yang datang ke peternakan bisa mencapai puluhan ribu," katanya kepada AFP.

Rute kereta api akan menghubungkan kota Kunming di Tiongkok ke ibu kota Laos. Dalam rencana besar, kereta api berkecepatan tinggi ini pada akhirnya akan melintasi Thailand dan Malaysia ke Singapura.

Laos yang miskin infrastruktur, negara komunis tertutup berpenduduk 7,2 juta orang, sebelumnya hanya memiliki rel kereta sepanjang 4 km.

Tapi sekarang kereta peluru merah, biru dan putih yang ramping akan melaju di sepanjang jalur baru hingga 160 km/jam, melewati 75 terowongan dan melintasi 167 jembatan, berhenti di 10 stasiun penumpang.

Meskipun hanya mencatat puluhan kasus Covid-19 hingga April, ekonomi Laos mengalami pukulan pandemi. Menurut Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi turun menjadi 0,4% pada 2020, level terendah dalam tiga dekade.

Harapan Laos untuk rebound tahun 2021 pupus karena negara ini mencatat sekitar 70.000 kasus infeksi dalam delapan bulan terakhir.

Saat kereta api dapat meningkatkan pariwisata, pengangkutan dan pertanian, menurut laporan Bank Dunia, pemerintah perlu melakukan reformasi substansial, termasuk meningkatkan proses pembersihan perbatasan.

“Kereta api baru adalah investasi besar yang memiliki potensi untuk merangsang ekonomi Laos dan memungkinkan negara untuk mengambil keuntungan dari posisi geografisnya di jantung daratan Asia Tenggara,” kata Sombath Southivong, spesialis infrastruktur senior Bank Dunia, kepada AFP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Polisi korban tragedi Kanjuruhan dimakamkan di Desa Sukosari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

NEWS | 3 Oktober 2022

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas menjual data rahasia nomor PM Inggris dan para pejabat tinggi lainnya. Situs web AS mencantumkan rincian kontak terbaru hampir semua menteri Inggris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rabu, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Dkk

Pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka tindak pidana pembunuhan Brigadir J dilaksanakan pada Rabu (5/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tiga Mahasiswa Tewas Tenggelam di Pantai Klui Lombok Utara

Sebanyak tiga mahasiswa tewas tenggelam di Pantai Klui, Dusun Kelui, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Musim Dingin di Eropa, Ilmuwan Peringatkan Cuaca Lebih Dingin

Ilmuwan memperingatkan perubahan cuaca yang lebih dingin dari biasanya saat musim dingin mendatang di Eropa

NEWS | 3 Oktober 2022

5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

Pendiri FPCI, Dino Patti Djalal menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membawa Jakarta berkembang pesat selama lima tahun belakangan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung agar kompetisi sepak bola dihentikan sementara imbas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

Sahabat Ganjar memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada masyarakat di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung melalui turnamen PUBG mobile.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Sebut Divisi Propram Polri Akan Dirombak

Mahfud MD mengatakan pemerintah merekomendasikan perombakan secara terbatas Divisi Propam Polri buntut dari kasus Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Waspada, Gas Air Mata Bisa Berdampak Fatal

Dokter spesialis mata Eka Hospital Bekasi, Moh Arief Herdiawan meminta masyarakat agar mewaspadai gas air mata karena bisa berdampak fatal.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings