Dokter Penemu Omicron: Gejalanya Ringan Saja
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dokter Penemu Omicron: Gejalanya Ringan Saja

Senin, 29 November 2021 | 18:53 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Dokter asal Afrika Selatan yang pertama kali menemukan dan memperingatkan dunia soal varian baru Covid-19, Omicron, mengatakan bahwa gejala yang ditimbulkan relatif lebih ringan dibandingkan dampak dari varian Delta.

Infeksi Omicron terdeteksi di sejumlah pasien pada 18 November lalu saat mereka mengeluhkan gejala yang tidak wajar, berbeda dengan gejala akibat varian-varian lain.

“Awalnya seorang pasien pria usia sekitar 33 tahun … dia mengatakan ke saya kalau merasa sangat lelah dalam beberapa hari terakhir, nyeri dan linu serta agak pusing,” kata dr Angelique Coetzee, ketua Asosiasi Dokter Afrika Selatan, dalam wawancara dengan BBC.

Pasien tidak mengalami radang tenggorokan, meskipun sedikit gatal, dan tidak kehilangan indera pencecap dan penciuman yang merupakan gejala umum varian-varian virus corona lainnya.

Coetzee melanjutkan bahwa pasien pria itu lalu dites dan positif Covid-19, demikian juga anggota keluarganya.

Pada hari yang sama, sejumlah pasien Covid lainnya terdeteksi merasakan gejala yang sama yang berbeda dengan dampak varian Delta, sehingga dokter tersebut menyebarkan peringatan melalui Komite Penasihat Vaksinasi Afrika Selatan, di mana dia juga menjadi anggota.

Para pasien lain yang terdeteksi mengidap varian Omicron juga mengalami hal yang sama -- gejala yang sangat ringan. Para koleganya pun mendapati pasien lain yang mengidap Omicron.

“Yang kami lihat secara klinis di Afrika Selatan -- ingat bahwa saya ada di episentrum di tempat saya berpraktik -- adalah sangat ringan, bagi kami kasus-kasus yang ada ringan saja. Tidak ada yang kami suruh opname, saya sudah bicara ke para kolega dan mereka juga memberi gambaran yang sama,” imbuhnya.

Delta Tetap Dominan
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO ) mengatakan untuk memahami sifat varian ini mungkin butuh waktu beberapa pekan. Karena itu belum diketahui apakah Omicron tahan terhadap vaksin dan obat Covid-19 yang ada sekarang.

Observasi awal oleh Coetzee hanya didasarkan pada jumlah kasus yang kecil sementara para pakar mengkhawatirkan kemampuannya untuk bermutasi dalam skala besar.

Bukti-bukti awal menunjukkan varian ini bisa kembali menyerang orang yang sudah pernah mengidapnya.

Di Afrika Selatan, varian ini menyebar lebih cepat dibandingkan varian-varian lainnya.

Gejala-gejala Covid sudah banyak berubah sejak penyakit ini pertama kali terdeteksi di Tiongkok pada akhir 2019. Varian Alpha dan Delta yang pertama kali ditemukan di Inggris dan India menyebabkan sakit kepala dan radang tenggorokan yang lebih parah, juga pilek dan demam.

Daftar gejala Covid antara lain demam, batuk, lelah, napas pendek, susah bernapas, nyeri sendi, pusing, kehilangan indera perasa dan penciuman, radang tenggorokan, pilek, mual, dan diare.

Juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Afrika Selatan karena memberi peringatan dini soal Omicron, yang sekarang terdeteksi di Inggris, Prancis, Israel, Belgia, Belanda, Jerman, Italia, Australia, Kanada, dan Hong Kong.

Harris menambahkan WHO tidak ingin ada pembatasan perjalanan karena varian ini, tetapi dapat memahami jika ada banyak negara yang mengambil sikap waspada.

Menurut WHO, varian yang paling dominan di dunia sekarang masih Delta.

“Lebih dari 99% kasus di seluruh dunia diakibatkan oleh varian Delta, dan kebanyakan korban jiwa terjadi di kalangan orang yang belum divaksin,” kata Soumya Swaminathan, kepala ilmuwan WHO.

“Jadi menurut saya [Delta] masih menjadi prioritas kami sembari menunggu informasi lebih lanjut soal varian baru ini,” imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BBC, CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sambut 70 Tahun Hubungan, RI-Sri Lanka Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

Duta Besar RI Dewi Gustina Tobing, dan Menlu Sri Lanka, Prof. G.L. Peiris membahas peningkatan kerja sama bilateral di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi

DUNIA | 26 Januari 2022

Akibat Hujan Salju Lebat, Istanbul Larang Kendaraan Pribadi

Otoritas Kota Istanbul terbesar di Turki mengumumkan larangan kendaraan pribadi melintas di jalan pada Selasa (25/1/2022) karena hujan salju yang lebat.

DUNIA | 26 Januari 2022

Shigeru Nakayama Dilantik Jadi Konsul Kehormatan RI di Sapporo

Dubes Heri Akhmadi melantik Shigeru Nakayama sebagai Konsul Kehormatan RI di Sapporo, Hokkaido Jepang, di Wisma Duta KBRI Tokyo, Selasa (25/1/2022).

DUNIA | 26 Januari 2022

Oposisi Iran Klaim Hampir 500.000 Kasus Kematian Akibat Covid-19

Kelompok oposisi Iran, Organisasi Mujahidin Rakyat Iran mengklaim 499.800 telah meninggal di negara itu akibat Covid-19.

DUNIA | 26 Januari 2022

Thailand Akan Larang Penggunaan Kripto sebagai Alat Pembayaran

Thailand berencana untuk melarang operator aset digital memfasilitasi penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran barang dan jasa.

DUNIA | 26 Januari 2022

Cegah Arus Pengungsi, Polandia Mulai Bangun Tembok Perbatasan Belarusia

Polandia mulai mengerjakan tembok perbatasan Belarusia senilai US$ 400 juta (Rp 5,75 triliun) untuk mencegah arus pengungsi.

DUNIA | 26 Januari 2022

Dari Vaksin Covid-19, Johnson & Johnson Prediksi Raih Omzet Rp 43 Triliun

Johnson & Johnson memperkirakan omzet lebih dari US$ 3 miliar (sekitar Rp 43 triliun) dalam penjualan vaksin Covid-19 pada tahun ini

DUNIA | 26 Januari 2022

Transparency Sebut Pemberantasan Korupsi Global Terhenti Satu Dekade

Pemeringkatan Transparency International mengungkapkan satu dekade terhenti dalam pemberantasan korupsi

DUNIA | 26 Januari 2022

Dubes RI untuk Bulgaria Kunjungi Pabrik Elektronik dan Sistem Komunikasi

Dubes RI untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta mengunjungi pabrik pengembangan elektronik dan sistem komunikasi di Bulgaria,

DUNIA | 26 Januari 2022

Topan Rai Hancurkan 1,5 Juta Rumah di Filipina

Topan Rai telah menghancurkan 1,5 juta rumah di Filipina dan para korban masih butuh bantuan.

DUNIA | 26 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
Sambut 70 Tahun Hubungan, RI-Sri Lanka Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

Sambut 70 Tahun Hubungan, RI-Sri Lanka Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings