Logo BeritaSatu

WHO: Omicron Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Selasa, 30 November 2021 | 19:54 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian baru Omicron akan memicu lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (30/11/2021), WHO memberi tahu 194 negara anggotanya bahwa setiap lonjakan infeksi dapat memiliki konsekuensi yang parah. Namun badan PBB itu menyatakan belum ada kematian yang dikaitkan dengan varian baru.

“Omicron memiliki jumlah mutasi lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa di antaranya mengkhawatirkan dampak potensialnya pada lintasan pandemi. Risiko global terkait Omicron secara keseluruhan adalah sangat tinggi,” kata WHO.

Menurut WHO, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami potensi Omicron untuk lolos dari perlindungan terhadap kekebalan yang disebabkan oleh vaksin dan infeksi sebelumnya.

Seorang ahli penyakit menular dari Afrika Selatan, tempat para ilmuwan pertama kali mengidentifikasi Omicron, mengatakan terlalu dini untuk menyebut apakah gejalanya lebih parah daripada varian sebelumnya, tetapi varian itu tampaknya memang lebih menular.

Pakar, Salim Abdool Karim, juga seorang profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Mailman Universitas Columbia di New York, mengatakan vaksin yang ada mungkin efektif untuk menghentikan Omicron dari menyebabkan penyakit parah. Para ilmuwan mengatakan butuh waktu berminggu-minggu untuk memahami tingkat keparahan Omicron.

Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan varian baru memperkeruh prospek inflasi karena harga bisa terus naik lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Meningkatnya kasus Covid-19 dan munculnya varian baru menimbulkan risiko penurunan terhadap pekerjaan dan aktivitas ekonomi dan meningkatkan ketidakpastian inflasi," kata Powell dalam kesaksian untuk Senat AS.

Kekhawatiran terkait kesehatan dapat "mengurangi kesediaan orang untuk bekerja secara langsung, yang akan memperlambat kemajuan di pasar tenaga kerja dan mengintensifkan gangguan rantai pasokan".

Lembaga pemeringkat kredit Fitch Ratings dan Moody's Investors Service memperingatkan bahwa Omicron dapat merusak prospek pertumbuhan global dan mendorong harga.

Presiden AS Joe Biden mendesak warga Amerika untuk tidak panik dan mengatakan pemerintah bekerja sama dengan perusahaan farmasi untuk membuat rencana darurat jika vaksin baru diperlukan.

Biden mengatakan negara itu tidak akan kembali ke penguncian musim dingin ini, tetapi mendesak orang untuk divaksinasi, mendapatkan vaksin penguat dan memakai masker.

“Varian ini menimbulkan kekhawatiran, bukan penyebab kepanikan. Kami akan bertarung dan mengalahkan varian baru ini,” janji Biden dalam sambutannya di Gedung Putih setelah pertemuan dengan tim Covid-19.

Amerika Serikat telah memblokir masuknya sebagian besar pengunjung dari delapan negara Afrika selatan. Biden mengatakan pembatasan perjalanan akan memberi AS waktu untuk membuat lebih banyak orang divaksinasi.

Keragu-raguan vaksin di Amerika Serikat dan di tempat lain telah menggagalkan upaya pejabat kesehatan masyarakat untuk mengendalikan virus. Pada Senin, seorang hakim federal memutuskan bahwa persyaratan wajib vaksin administrasi Biden untuk petugas kesehatan kemungkinan melebihi kewenangannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jalan Protokol Kota Bekasi Digenangi Banjir Sedalam 50 Cm

Jalan protokol di Kota Bekasi terpantau terendam banjir sedalam 50 cm, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 7 Oktober 2022

Kejagung Diminta Tak Buru-buru Umumkan Kerugian Negara Korupsi Surya Darmadi

Kejagung diminta tak tergesa-gesa menyampaikan nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Kabag Ops dan Kasat Samapta Polres Malang Belum Dicopot

Dua polisi tersangka tragedi Kanjuruhan belum dicopot dari jabatannya karena masih menunggu pemeriksaan minggu depan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Besok, Puan Maharani Temui Airlangga Hartarto di Monas

Puan Maharani akan bersilaturahmi dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Jokowi Pilih Pj Gubernur Pengganti Anies dalam Waktu Singkat

Presiden Jokowi memutuskan Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies dalam kurun waktu tiga hari saja.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Soroti Penggunaan Gas Air Mata

Presiden Jokowi memperhatikan penggunaan gas air mata yang dilakukan personel kepolisian saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Baim Wong Mengeklaim Spontan Buat Konten Prank KDRT

Baim Wong mengeklaim spontan membuat konten prank KDRT bersama istrinya Paula Verhoeven. Konten prank KDRT itu membuat Baim Wong diperiksa polisi.

NEWS | 7 Oktober 2022

2 Jam Diguyur Hujan, Kota Bekasi Dikepung Banjir

Hujan yang mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya selama dua jam tadi menyebabkan sejumlah ruas jalan dan perumahan di Kota Bekasi terendam banjir.

NEWS | 7 Oktober 2022

Diperiksa soal Prank KDRT, Baim Wong Dicecar 25 Pertanyaan

Baim Wong dicecar dengan 25 pertanyaan oleh penyidik Polres Jakarta Selatan saat diperiksa terkait prank KDRT yang dilakukannya bersama Paula Verhoeven.

NEWS | 7 Oktober 2022

Disdik Jabar Bantah Ada Diskriminasi di SMAN 2 Depok

Disdik Jabar membantah adanya diskriminasi terhadap pelajar beragama Kristen di SMAN 2 Depok.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kejagung Diminta Tak Buru-buru Umumkan Kerugian Negara Korupsi Surya Darmadi

Kejagung Diminta Tak Buru-buru Umumkan Kerugian Negara Korupsi Surya Darmadi

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings