WHO: Lansia Tak Divaksinasi Covid Tunda Perjalanan 
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WHO: Lansia Tak Divaksinasi Covid Tunda Perjalanan 

Rabu, 1 Desember 2021 | 22:41 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang berusia 60 dan lebih tua yang tidak divaksinasi atau sebelumnya tidak memiliki Covid-19 untuk menunda perjalanan terkait Omicron. Seperti dilaporkan CBSNews, pernyataan WHO dilontarkan pada Selasa (30/11/2021), terkait risiko penyakit Covid-19 di daerah dengan transmisi komunitas.

Organisasi tersebut, yang menyebut Omicron sebagai varian kekhawatiran beberapa hari sebelumnya, mengeluarkan siaran pers yang mengkritik larangan perjalanan yang meluas dan berpendapat bahwa perjalanan penting harus dilanjutkan selama pelancong tetap waspada.

WHO menyebut Omicron sebagai varian mengkhawatirkan, dan 56 negara mengeluarkan pembatasan perjalanan pada hari-hari berikutnya. Amerika Serikat (AS) bahkan melarang perjalanan dari Afrika Selatan dan tujuh negara Afrika selatan lainnya mulai Senin (29/11).

WHO menyatakan "orang-orang yang belum sepenuhnya divaksinasi atau tidak memiliki bukti infeksi SARS-CoV-2 sebelumnya berada pada peningkatan risiko mengembangkan penyakit parah dan sekarat, termasuk orang berusia 60 tahun atau lebih atau mereka yang memiliki penyakit penyerta (misalnya penyakit jantung, kanker, dan diabetes). Orang-orang seperti itu harus disarankan untuk menunda perjalanan ke daerah-daerah dengan penularan komunitas.

Menurut WHO, pelancong internasional yang penting harus diprioritaskan selama pandemic. Sementara pelancong lain harus tetap waspada terhadap tanda dan gejala Covid-19. Para pelancong tetap harus mematuhi langkah-langkah kesehatan dan sosial masyarakat. setiap saat dan terlepas dari status vaksinasi."

WHO merekomendasikan agar setiap negara menilai risikonya sendiri dan menerapkan langkah-langkah seperti menyaring penumpang untuk Covid-19 dan menegakkan karantina untuk pelancong internasional jika diperlukan.

"Semua tindakan harus sepadan dengan risiko, dibatasi waktu dan diterapkan sehubungan dengan martabat para pelancong, hak asasi manusia, dan kebebasan mendasar," kata organisasi itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Repons Kebijakan Beijing, AS Tangguhkan 44 Penerbangan ke Tiongkok

Pemerintah AS akan menangguhkan 44 penerbangan tujuan Tiongkok dari Amerika Serikat oleh empat maskapai penerbangan Tiongkok.

DUNIA | 22 Januari 2022

60 Tewas, Sekjen PBB Kutuk Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi di Yaman

Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman pada Jumat yang menewaskan sedikitnya 60 orang.

DUNIA | 22 Januari 2022

Studi AS: Vaksin Booster Berbasis mRNA Diperlukan untuk Lawan Omicron

Tiga penelitian di AS menunjukkan bahwa dosis ketiga (booster) dari vaksin berbasis mRNA adalah kunci untuk memerangi varian Omicron.

DUNIA | 22 Januari 2022

Khawatir Covid-19, Relay Obor Olimpiade Beijing Tertutup untuk Umum

Relay obor Olimpiade Musim Dingin Beijing akan berlangsung tertutup dari masyarakat umum karena pembatasan Covid-19.

DUNIA | 22 Januari 2022

Total dan Chevron Akan Keluar dari Myanmar Terkait Kudeta Militer

Raksasa energi TotalEnergies dan Chevron mengatakan, Jumat (21/1/2022), mereka akan keluar dari Myanmar, menyusul kudeta militer tahun lalu.

DUNIA | 22 Januari 2022

Seluruh Pulau Berguncang, Letusan Gunung Tonga seperti Bom Atom

Letusan gunung berapi Tonga terasa seperti bom atom yang mengguncang seluruh pulau, kata seorang pekerja bantuan kemanusiaa.

DUNIA | 22 Januari 2022


Otoritas Tiongkok Desak Pemantauan Emisi Gas Rumah Kaca

Otoritas Tiongkok akan mendesak sektor dan kawasan industri utama untuk mengambil tindakan mengukur emisi gas rumah kaca.

DUNIA | 21 Januari 2022

Rating Dukungan Publik untuk Joe Biden Tinggal 43%

Rating persetujuan publik Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden turun ke level terendah kepresidenannya minggu ini.

DUNIA | 21 Januari 2022

Taliban Gerebek Apartemen di Kabul, Aktivis Perempuan Ditangkap

Taliban menggerebek satu apartemen di Kabul, Afghanistan dan menangkap seorang aktivis hak-hak perempuan dan tiga saudara perempuannya.

DUNIA | 21 Januari 2022


TAG POPULER

# Tabrakan Beruntun Balikpapan


# Update Covid-19


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI
Tandang ke Crystal Palace, Liverpool Harus Pangkas Jarak dengan City

Tandang ke Crystal Palace, Liverpool Harus Pangkas Jarak dengan City

BOLA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings