Perubahan Iklim, 11 Negara Alami Instabilitas Ekstrem
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perubahan Iklim, 11 Negara Alami Instabilitas Ekstrem

Kamis, 2 Desember 2021 | 16:10 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Sejumlah 11 negara dapat mengalami instabilitas ekstrem akibat perubahan iklim. Prediksi itu terungkap dari Laporan Kantor Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS), yang mengawasi 18 badan intelijen negara.

Seperti dilaporkan CNBC, Selasa (30/11//2021), laporan Estimasi Intelijen Nasional yang pertama tentang Perubahan Iklim itu memperingatkan bahwa “perubahan iklim akan semakin memperburuk risiko terhadap kepentingan keamanan nasional AS.” Laporan tersebut menyebutkan 11 negara yang rentan terhadap instabilitas geopolitik akibat perubahan iklim.

Laporan intelijen AS menambahkan 11 negara kemungkinan besar kekurangan sumber daya keuangan dan kapasitas tata kelola untuk beradaptasi dengan dampak perubahan iklim.

Menurut laporan itu, Afghanistan, Myanmar, Kolombia, Guatemala, Haiti, Honduras, India, Irak, Nikaragua, Korea Utara, dan Pakistan kemungkinan akan menghadapi serangkaian episode cuaca ekstrem yang mengancam keamanan energi, makanan, air, dan kesehatan.

“Berkurangnya ketahanan energi, pangan dan air di 11 negara kemungkinan akan memperburuk kemiskinan, ketegangan antarsuku atau etnis dan ketidakpuasan terhadap pemerintah, meningkatkan risiko instabilitas sosial, ekonomi, dan politik,” kata laporan dari Kantor Direktur Intelijen Nasional, yang mengawasi 18 badan intelijen negara.

Secara lebih umum, “efek fisik yang semakin intensif akan memperburuk titik nyala geopolitik, terutama setelah 2030, dan negara-negara dan kawasan utama akan menghadapi peningkatan risiko ketidakstabilan dan kebutuhan akan bantuan kemanusiaan,” kata laporan itu.

Laporan tersebut menguraikan sejumlah skenario yakni : Meningkatnya suhu dan meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan wabah penyakit nyamuk dan diare di negara-negara Asia Selatan dan Amerika Tengah, memperburuk hasil kesehatan dan menyebabkan hilangnya nyawa.

Siklus yang lebih sering dan intens yang cenderung mencemari sumber air, dengan model ilmiah menunjukkan kejadian demam berdarah kemungkinan akan meningkat di Afghanistan, Guatemala, Haiti, Honduras, India, Irak, dan Pakistan.

Perubahan iklim kemungkinan akan mempercepat hilangnya keanekaragaman hayati yang mengarah ke lebih banyak kepunahan tumbuhan dan hewan yang tidak dapat lagi bertahan hidup di habitat lama dan mempertaruhkan ekosistem yang diandalkan populasi global untuk makanan dan obat-obatan.

Musim kemarau yang berkepanjangan diikuti oleh curah hujan yang berlebihan telah menghancurkan tanaman jagung dan kacang-kacangan di Amerika Tengah. Hasil panen ini dan tanaman lainnya di Guatemala, Honduras, dan Nikaragua diproyeksikan menurun secara signifikan, meningkatkan prospek kerawanan pangan dan penurunan komoditas ekspor penting.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presidensi G-20 Indonesia akan Jawab Kecemasan Internasional dengan Aksi Nyata

Presidensi G-20 tahun 2022 akan menjadi bagian penting untuk menjawab keresahan tersebut, dengan menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global yang inklusif.

DUNIA | 20 Januari 2022

Jokowi: Krisis Covid-19 Bukti Rapuhnya Ketahanan Kesehatan Global

Jokowi mengatakan, krisis pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini menunjukkan rapuhnya ketahanan kesehatan global, di semua negara

DUNIA | 20 Januari 2022

Peluncuran 5G di AS Sempat Picu Kekhawatiran pada Keselamatan Penerbangan

Maskapai besar internasional banyak membatalkan penerbangan, karena khawatir peluncuran jaringan seluler tersebut bisa membahayakan keselamatan.

DUNIA | 20 Januari 2022

Biden: Perlu Usaha Keras untuk Turunkan Tingkat Rekor Inflasi di AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, langkah untuk menurunkan tingkat rekor inflasi negaranya akan membutuhkan usaha keras.

DUNIA | 20 Januari 2022

Pemerintah dan Oposisi Malaysia Bahas RUU Anti-Lompat Partai

Pemerintah Malaysia telah melakukan pertemuan dengan pihak oposisi Pakatan Harapan untuk membahas Rancangan Undang-Undang Anti-Lompat Partai.

DUNIA | 20 Januari 2022

Tantang Klaim Teritorial Tiongkok di LCS, Kapal Perang AS Diberi Peringatan

Pasukan Tiongkok mengikuti dan memperingatkan sebuah kapal perang AS yang memasuki perairan dekat Kepulauan Paracel di Laut China Selatan (LCS),

DUNIA | 20 Januari 2022

Angkatan Laut Tiongkok, Rusia, dan Iran Gelar Latihan Bersama

Angkatan Laut (AL) Tiongkok, Rusia, dan Iran akan mengelar latihan bersama pada Jumat (21/1/2022).

DUNIA | 20 Januari 2022

Sudah Dihubungi, 6 WNI di Tonga Dipastikan Selamat

Kemenlu memastikan bahwa enam warga negara Indonesia (WNI) di Tonga telah menjalin komunikasi dengan perwakilan RI di Wellington.

DUNIA | 20 Januari 2022

Peru Sebut Tumpahan Minyak Akibat Erupsi di Tonga Bencana Ekologi

Tumpahan minyak di Peru selama gelombang tinggi yang disebabkan oleh erupsi gunung berapi dahsyat pekan lalu di Tonga menjadi bencana ekologi.

DUNIA | 20 Januari 2022

Austria Siapkan Lotre untuk Bujuk Warga Mau Divaksin

Pemerintah konservatif Austria pada Kamis mengatakan, sedang mengiming-imingi lotre untuk membujuk warga supaya bersedia divaksin Covid-19.

DUNIA | 20 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
Wiku: Optimistis, Indonesia Bisa Cegah Puncak Penularan Omicron

Wiku: Optimistis, Indonesia Bisa Cegah Puncak Penularan Omicron

KESEHATAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings