Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:53 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Para ilmuwan dunia dan para ahli virologi masih belum memastikan seberapa besar ancaman yang ditimbulkan dari varian baru Covid-19, Omicron. Meskipun demikian, banyak otoritas negara sudah mengambil kebijakan pembatasan perjalanan internasional.

Setelah 27 negara mendeteksi, per 3 Desember 2021, Omicron diprediksi mengancam perekonomian dunia yang sedang dalam pemulihan.

Varian B.1.1.529 pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021. Sejauh ini, banyak laporan memang menyebut varian Omicron atau B.1.1.529 berasal dari Afrika Selatan atau Botswana, dua negara yang memperingatkan dunia akan varian baru itu.

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia
Seorang penumpang tiba di terminal internasional Bandara Sydney, Australia, 29 November 2021. (AFP)

Namun, Afsel dan Botswana tampaknya hanyalah negara yang pertama mendeteksi keberadaan Omicron berkat kemampuan pengurutan genetik terdepan di dunia. Dengan demikian kedua negara itu tidak bisa disebut sembarangan sebagai tempat awal mula munculnya Omicron.

Buktinya, pada Selasa (30/11/2021), pejabat kesehatan Belanda menyebut Omicron sudah ada di negara itu pada sampel 19-23 November 2021.

WHO telah mengategorikan Omicron sebagai variant of concern, dan menyatakan bukti awal menunjukkan varian itu memiliki risiko infeksi ulang yang lebih tinggi. Pada Selasa (30/11), WHO menyatakan belum ada kasus kematian terkait Omicron.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, kemunculan Omicron menunjukkan betapa berbahaya dan gentingnya situasi pandemi.

“Omicron menunjukkan mengapa dunia membutuhkan kesepakatan baru tentang pandemi,” katanya.

Richard Hatchett, CEO Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), satu yayasan yang mendanai pengembangan vaksin, mengatakan, kemunculan Omicron telah melengkapi prediksi bahwa penularan virus di daerah dengan tingkat vaksinasi rendah akan mempercepat evolusinya.

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia
Pelancong tiba di Bandara Tullamarine Melbourne, Australia, Senin (29/11/2021). (AFP)

“Ketidaksetaraan yang menjadi ciri respons global kini telah muncul kembali," katanya seraya mencatat bahwa vaksinasi dosis lengkap di Botswana dan Afrika Selatan baru mencapai seperempat populasi.

Sebagai zona panas, Afrika Selatan diharapkan bisa memberikan gambaran lengkap bagaimana Omicron memengaruhi penyebaran Covid. Para ahli sudah mencermati negara itu untuk memantau berapa banyak kasus yang meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

Indikator
Terkait Omicron, sebenarnya ada tiga indikator pertama jelas dan mudah dipahami semua orang: Apakah kasus meningkat? Apakah rawat inap meningkat? Apakah Omicron merupakan bagian terbesar dari seluruh kasus infeksi?

Para ahli epidemiologi mengukur pertumbuhan epidemi menggunakan R, jumlah rata-rata kasus baru yang disebarkan oleh setiap infeksi.

Pada akhir November, Institut Nasional untuk Penyakit Menular (NICD) Afrika Selatan di Johannesburg menetapkan bahwa R sudah di atas 2 di Gauteng, provinsi terkecil di Afrika Selatan.

Pantauan lonjakan kasus di Afrika Selatan cukup mengejutkan. Pada awal November, Afrika Selatan rata-rata mencatat sekitar 349 kasus Covid-19 baru setiap hari. Namun pada 1 Desember, rata-rata hampir 3.800 kasus baru setiap hari.

Tom Weseleers, ahli biologi evolusi di KU-Leuven di Belgia, mengatakan, berdasarkan kenaikan data kasus dan pengurutan Covid-19, Weseleers memperkirakan bahwa Omicron dapat menginfeksi orang tiga hingga enam kali lebih banyak daripada Delta, dalam periode waktu yang sama.

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia
Calon penumpang memberikan informasi menjelang tes Covid-19 gratis di Bandara Internasional Los Angeles. (AFP)

Sementara, Christian Althaus, seorang ahli epidemiologi komputasi di University of Bern, Swiss, berpendapat, pengawasan yang meningkat di Afrika Selatan dapat menyebabkan para peneliti melebih-lebihkan pertumbuhan cepat Omicron.

Tetapi, katanya, jika pola itu berulang di negara lain maka fakta itu baru menjadi bukti yang sangat kuat bahwa Omicron memiliki keunggulan penularan.

“Jika itu tidak terjadi, misalnya, di negara-negara Eropa, itu berarti segalanya sedikit lebih kompleks dan sangat bergantung pada lanskap imunologis. Jadi kita harus menunggu,” tambah Althaus.

Aris Katzourakis, pakar evolusi virus di University of Oxford, Inggris menilai seberapa cepat varian menyebar di tempat lain mungkin bergantung pada faktor-faktor seperti vaksinasi dan tingkat infeksi sebelumnya.

Mendominasi
Sebelum Amerika Serikat (AS) sebagai negara ke-24 yang mengidentifikasi Omicron, beberapa negara telah mengidentifikasi keberadaan Omicron yakni Inggris, Prancis, Israel, Belgia, Belanda, Jerman, Italia, Swedia, Denmark, Australia, Kanada, Hong Kong, India, Ghana, Arab Saudi, UEA, Singapura dan sejumlah negara di Afrika bagian selatan.

Omicron mungkin saja mendominasi pandemi Covid-19, seperti Delta, atau malah gagal seperti Beta dan Gamma, varian yang mungkin sudah terlupakan.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah itu menjadi dominan adalah bahwa jumlah kasus Covid-19 seperti AS atau negara lain, yang disebabkan oleh Omicron, akan mulai meningkat.

Untuk melengkapi gambaran, varian Delta menyebar di AS dimulai dari pertumbuhan kecil yakni sekitar 1% dari semua kasus Covid-19 pada Mei.

Namun, varian Delta menjadi 99 % dari keseluruhan kasus pada Agustus atau hanya berselang tiga bulan. Untuk saat ini, 99,9% sampel yang diurutkan di AS adalah varian Delta.

Dalam prediksi yang lebih ekstrem, Leong Hoe Nam, dokter penyakit menular di RS Mount Elizabeth Singapura, menyebut, Omicron akan membanjiri dunia dalam tiga sampai enam bulan mendatang.

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia
Antrean warga Washington DC, AS, di layanan vaksinasi Covid-19. (AFP)

Menurut Reuters, Delta, varian yang saat ini menyumbang 99% dari infeksi Covid, mulai menjadi lebih umum di negara bagian Maharashtra di India pada Maret 2021, dan lantas menjadi dominan secara global pada Juli.

Saat ini, pertanyaan kunci banyak orang adalah apakah Omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada varian Delta? Jika ya, jawaban itu akan menyiratkan gambaran masa depan yang suram. Meskipun demikian, semakin banyak temuan kasus Omicron, ada semakin banyak alasan orang untuk khawatir.

Omicron juga telah terdeteksi di Israel, negara yang cermat melacak data Covid-19.

Seperti AS, Israel bahkan telah lama menerapkan strategi vaksin penguat alias booster. Namun fenomena Omicron di Israel masih dini.

Di sisi lain, jika Omicron dapat menghindari antibodi penetralisir, hal itu tidak berarti bahwa respons imun yang dipicu oleh vaksinasi dan infeksi sebelumnya tidak akan memberikan perlindungan terhadap varian tersebut.

“Studi kekebalan menunjukkan bahwa tingkat antibodi penetralisir yang relatif rendah dapat melindungi orang dari bentuk Covid-19 yang parah,” kata Miles Davenport, seorang pakar imunologi di University of New South Wales di Sydney, Australia.

Beberapa dokter percaya bahwa vaksin yang ada saat ini akan dapat memberikan perlindungan terhadap varian baru.

Syra Madad, seorang peneliti di Belfer Center for Science and International Affairs menyebut, tubuh manusia menghasilkan "seluruh antibodi yang berbeda" sebagai respons terhadap vaksin.

“Saya pikir vaksin kita saat ini akan bertahan sampai batas tertentu, dengan varian baru ini. Omicron mungkin mengurangi efektivitas vaksin beberapa tingkat, tetapi itu belum terlihat. Vaksin saat ini, bersama dengan vaksin penguat tetap harus memberikan tingkat perlindungan yang baik,” katanya seraya mencatat bahwa vaksin cukup mampu memberikan perlindungan terhadap Delta.

Dampak Ekonomi
Menyikapi seluruh fenomena global, pada Kamis (2/12/2021), Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan, dampak Omicron cukup signifikan pada ekonomi global.

Varian Omicron dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global dengan memperburuk masalah rantai pasokan dan menekan permintaan.

“Mudah-mudahan itu bukan sesuatu yang akan memperlambat pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Ada banyak ketidakpastian, tetapi itu bisa menyebabkan masalah yang signifikan. Kami masih mengevaluasi itu,” kata Yellen.

Bagaimanapun, penyebaran Omicron telah mengguncang pasar keuangan dan mendorong pemerintah di seluruh dunia untuk memperketat pembatasan perjalanan dan tempat kerja.

Seperti Yellen, pada Selasa (30/11/2021), Ketua Federal Reserve Jerome Powell pun bersaksi bahwa varian Omicron mengancam pemulihan ekonomi Amerika. Jika memperpanjang pandemi, Omicron tetap bisa mendorong harga-harga naik, mengganggu pertumbuhan lapangan kerja, dan memperburuk krisis rantai pasokan.

“Kenaikan baru-baru ini dalam kasus Covid-19 dan munculnya varian Omicron menimbulkan risiko penurunan terhadap pekerjaan dan aktivitas ekonomi dan meningkatkan ketidakpastian inflasi,” tulis Powell.

Varian Omicron Mengancam Pemulihan Ekonomi Dunia
Jarome Powell. (AFP)

Powell mencatat, ekonomi mengalami pukulan berat di musim panas ketika varian Delta menyebar ke seluruh dunia.

Saat itu, banyak orang Amerika takut bepergian, berbelanja, makan di restoran, dan kembali ke kantor. Bagaimana pun, separuh dampak ekonomi dari pandemi datang dari konsumen yang secara sukarela memutuskan untuk menjaga jarak, terlepas dari batasan hukum.

Sampai saat ini, vaksin masih menjadi garis pertahanan terbaik menghadapi pandemi Covid, termasuk penyebaran Omicron. Nasib langsung ekonomi global, bagaimanapun, tergantung pada data rawat inap di banyak negara. Jadi ketidakpastian dampak Omicron mungkin akan berlanjut hingga tahun 2022, membebani ekonomi saat mulai kembali pemulihan normal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Berbagai Sumber

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Malta Akan Hapus Persyaratan Sertifikat Vaksin untuk Pengunjung Restoran

Malta akan menghapus persyaratan menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 untuk memasuki restoran mulai 7 Februari 2022.

DUNIA | 27 Januari 2022

Spanyol Selamatkan 319 Migran dari Laut

Layanan darurat di Kepulauan Canary Spanyol menyatakan 319 orang migran, termasuk 59 wanita dan 24 anak-anak.

DUNIA | 27 Januari 2022

AS Sudah Kirim 400 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke 112 Negara

Amerika Serikat (AS) telah mengirim 400 juta dosis vaksin Covid-19 sebagai bagian dari janji sebelumnya untuk menyumbangkan sekitar 1,2 miliar dosis ke 112 negara

DUNIA | 27 Januari 2022

Lebanon Sepakati Impor Listrik dari Yordania

Lebanon menandatangani kesepakatan pada Rabu (26/1/2022) untuk mengimpor listrik dari Yordania melalui Suriah.

DUNIA | 27 Januari 2022

Denmark Akan Akhiri Sebagian Pembatasan Covid-19

Pemerintah Denmark pada Rabu (26/1/2022) menyatakan akan menghapus sebagian besar pembatasan pandemi Covid-19 minggu depan.

DUNIA | 27 Januari 2022

Pasukan AS Kawal 130 Truk Tangki Minyak Suriah Curian ke Irak

Pasukan Amerika Serikat (AS) di timur laut Suriah mengawal 130 truk tangki "minyak Suriah hasil curian" ke Irak dalam beberapa jam terakhir.

DUNIA | 27 Januari 2022

Pelanggaran HAM pada Migran Ilegal Masih Terjadi di Libia

Tindakan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan penjaga pantai dan angkatan laut Libia terhadap para migran ilegal.

DUNIA | 27 Januari 2022

Presiden Tiongkok Tidak Ingin Target Iklim Kurangi Produktivitas

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, telah memperingatkan tujuan iklim negara itu jangan sampai menahan laju produktivitas sebagai pendorong ekonomi.

DUNIA | 27 Januari 2022

Rusia dan Ukraina Setuju Tetap Gencatan Senjata

Moskwa dan Kiev pada Rabu (26/1/2022) bersepakat dalam perundingan di Paris bahwa semua pihak harus mematuhi gencatan senjata di timur Ukraina.

DUNIA | 27 Januari 2022

Sekjen PBB Desak Taliban Junjung Hak Perempuan Afghanistan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak pemerintah Taliban untuk menjunjung hak-hak perempuan Afghanistan.

DUNIA | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

BOLA | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings