Logo BeritaSatu

2021, AS Alami Banyak Cuaca Ekstrem Akibat Perubahan Iklim

Selasa, 21 Desember 2021 | 13:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Tahun 2021, Amerika Serikat (AS) mengalami banyak cuaca ekstrem akibat perubahan iklim. Seperti dilaporkan Xinhua, Senin (20/12/2021), bukti-bukti semakin menunjukkan bahwa gelombang panas bersejarah, peristiwa hujan parah, dan badai yang sangat intens diperparah oleh udara dan air yang lebih hangat dari planet yang terlalu panas.

"Satu-satunya dua kebenaran dalam hal ekstrem dalam perubahan iklim adalah hampir di mana-mana: Yang panas panas semakin panas dan lebih sering, dan yang basah basah semakin basah dan lebih sering," kata Daniel Swain, ilmuwan iklim di University of California, Los Angeles (UCLA), seperti dikutip The Washington Post awal pekan ini.

Menurut Swain, perubahan iklim telah menciptakan kondisi musim hujan di Barat lebih pendek, dan kelembapan sering kali turun dalam semburan dahsyat daripada perendaman yang berkepanjangan dan memadamkan kekeringan. Kondisi itu terjadi bahkan jika jumlah total hujan dan salju cukup stabil dari tahun ke tahun.

"Ini seperti perbedaan antara menyesap secangkir air versus membuangnya ke mulut Anda. Selama lima hari di akhir Januari, California dimuntahkan air," tutur peneliti yang mengkhususkan diri dalam hubungan antara perubahan iklim dan cuaca.

Sebagian besar air di Barat berasal dari sungai-sungai di atmosfer, yang seperti ban berjalan yang bergerak cepat di udara yang membawa uap air dari Pasifik ke Pantai Barat sekitar belasan kali setahun. Sungai di atmosfer itu terkenal tidak dapat diprediksi dan sering digambarkan sebagai selang kebakaran raksasa di langit, bunyi laporan itu menjelaskan lebih lanjut.

"Sungai atmosferik khusus ini mencurahkan hujan sebanyak 16 inci dan angin 100 mph di tengah negara bagian. Tanah longsor dan air banjir menutupi jalan raya utama. Sungai Big Sur meluber ke tepiannya. Puing-puing mengalir tanpa terkendali melalui daerah-daerah yang baru-baru ini dilanda kebakaran hutan,” tambahnya.

Melihat kembali pada tahun 2021, Texas pernah dingin membeku dan Seattle panas terpanggang. Sebagian California kebanjiran, terbakar, lalu banjir lagi. Badai juga pernah menghantam Louisiana setelah tergenang air sehingga sisa-sisanya membanjiri New York City. Badai salju pun sempat melanda Hawaii.

"Cuaca lebih liar dari biasanya tahun ini. Angin ganas dan tornado menempatkan tanda seru mematikan pada akhir tahun yang luar biasa untuk cuaca ekstrem di Amerika Serikat," kata laporan itu.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Minggu, Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memprakirakan sebagian wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat pada Minggu.

NEWS | 4 Desember 2022

Pemprov DKI Pastikan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas di BUMD

Pemprov DKI Jakarta wajib menyerap dua persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai negeri sipil atau PNS.

NEWS | 4 Desember 2022

ADDI Bantah Bencana Alam Akibat Tidak Terapkan Sistem Khilafah

ADDI membantah pandangan kelompok radikal yang menyebut bahwa bencana alam yang terjadi di Tanah Air akibat pemerintah tidak menerapkan sistem khilafah.

NEWS | 4 Desember 2022

Status Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang Lagi

Status tanggap darurat bencana gempa Cianjur, kembali diperpanjang untuk ketiga kalinya. Harapannya, seluruh korban bisa ditemukan seluruhnya.

NEWS | 4 Desember 2022

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak 35.601 Unit

Hingga hari ini Sabtu (3/12/2022) total jumlah rumah yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mencapai 35.601 unit.

NEWS | 3 Desember 2022

BPBD Jabar: Tiga Kecamatan Terdampak Gempa Garut

BPBD Jabar menyatakan, tiga kecamatan di Kabupaten Garut terdampak gempa Garut berkekuatan magnitudo (M) 6,1, Sabtu (3/12/2022) petang.

NEWS | 3 Desember 2022

BMKG Laporkan Ada Gempa Susulan di Kabupaten Garut

BMKG melaporkan, hasil pemantauan adanya satu kali gempa susulan dengan magnitudo M3,3 setelah gempa Garut yang utama.

NEWS | 3 Desember 2022

Pemkab Usul Perpanjangan Masa Pencarian Korban Gempa Cianjur

Pemkab mengusulkan perpanjangan masa operasi pencarian korban Gempa Cianjur selama tiga hari ke depan.

NEWS | 3 Desember 2022

Lebih Murah Rp 700, Telur Rusak Diminati Warga Bogor

Harga telur yang terus merangkak naik membuat warga Bogor, khususnya ibu rumah tangga, lebih meminati telur rusak daripada yang berkualitas baik.

NEWS | 3 Desember 2022

Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

Perayaan Natal ini dihadiri oleh lebih dari seratus ribu jemaat GTI se-Jabodetabek, dan perwakilan utusan GTI dari seluruh Indonesia.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Minggu, Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat

Minggu, Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE